KETIK, PONOROGO – PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Ponorogo terus memperkuat kompetensi personel lapangan guna menjaga keandalan pasokan listrik kepada masyarakat.

Salah satunya melalui kegiatan Kampus Yantek (Knowledge Sharing) Tebang Potong Pohon yang digelar di Kantor Perum Perhutani BKPH Pulung, Kamis, 16 Juli 2026.

Kegiatan tersebut diikuti oleh 24 personel Tim Pelayanan Teknik (Yantek) dan menjadi bagian dari upaya peningkatan kapasitas sumber daya manusia, khususnya dalam pelaksanaan pekerjaan tebang potong pohon di sekitar jaringan distribusi listrik.

Manager PT PLN (Persero) UP3 Ponorogo, Indradi Pratama, mengatakan pekerjaan pemangkasan dan penebangan pohon memiliki peran penting dalam menjaga keandalan jaringan listrik, terutama untuk mencegah gangguan akibat ranting maupun pohon tumbang.

Baca Juga:
Sidang Tipikor, Bupati Nonaktif Ponorogo Sugiri Sancoko Dituntut 7 Tahun Penjara

"Keandalan sistem kelistrikan tidak hanya ditentukan oleh kondisi jaringan, tetapi juga oleh kompetensi dan kesiapan personel di lapangan. Melalui kegiatan Kampus Yantek ini, kami ingin memastikan seluruh personel memahami prosedur kerja yang benar, mengutamakan aspek K3, serta mampu melaksanakan pekerjaan secara profesional," ujar Indradi.

Materi dalam kegiatan tersebut disampaikan oleh narasumber dari Perum Perhutani KPH Madiun, Andik.

Peserta mendapatkan pembekalan terkait tata cara tebang potong pohon sesuai prosedur, penggunaan chainsaw yang aman, hingga penerapan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) pada setiap tahapan pekerjaan.

Tak hanya teori, para peserta juga diterjunkan langsung ke lapangan untuk mengikuti praktik di kawasan Gunung Tukul.

Baca Juga:
Kendala Listrik Diatasi, RSUD Teungku Peukan Abdya Kembali Layani Operasi Pasien

Praktik tersebut dilakukan guna memastikan seluruh personel memahami dan mampu mengimplementasikan standar operasional yang berlaku.

Menurut PLN, kegiatan ini menjadi bagian dari langkah preventif dalam menjaga kontinuitas pasokan listrik.

Gangguan akibat pohon yang menyentuh jaringan masih menjadi salah satu faktor yang dapat memengaruhi keandalan distribusi tenaga listrik di sejumlah wilayah.

Dengan peningkatan kompetensi tersebut, PLN berharap pekerjaan tebang potong pohon dapat dilakukan secara aman, tertib, dan efektif tanpa mengabaikan aspek keselamatan.

Selain itu, kegiatan Kampus Yantek juga menjadi sarana memperkuat budaya kerja yang menjunjung tinggi profesionalisme, kepatuhan terhadap prosedur, serta pelayanan prima kepada pelanggan.

"Melalui SDM yang kompeten dan berbudaya keselamatan, kami optimistis dapat terus menghadirkan pelayanan kelistrikan yang berkualitas, andal, dan berkelanjutan," tambah Indradi.

PLN UP3 Ponorogo menegaskan komitmennya untuk terus melaksanakan berbagai program pengembangan kompetensi sebagai bagian dari transformasi perusahaan.

Dengan demikian, pelayanan kelistrikan di wilayah Ponorogo dan sekitarnya diharapkan semakin responsif, aman, dan mampu mendukung aktivitas masyarakat serta pertumbuhan ekonomi daerah.(*)