Bedol Projo Hanggayuh Rejo, Semangat Baru Pasar Godean Sleman yang Makin Kekinian

Jurnalis: Fajar Rianto
Editor: Fisca Tanjung

29 Okt 2025 17:31

Thumbnail Bedol Projo Hanggayuh Rejo, Semangat Baru Pasar Godean Sleman yang Makin Kekinian
Sisi lain Pasar Godean yang telah direvitalisasi, menyambut pengunjung dengan tampilan modern dan akses yang lebih tertata. (Foto: Fajar Rianto/Ketik.com)

KETIK, SLEMAN – Pasar Godean di Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, kini bertransformasi menjadi pasar tradisional kekinian pasca revitalisasi.

Keberhasilan ini disebut menjadi momentum "Bedol Projo Hanggayuh Rejo," yang diwujudkan melalui keterpaduan dan komitmen seluruh pihak, mulai dari pedagang, pembeli, pemasok, hingga pengelola pasar, untuk menciptakan ekosistem pasar yang tertib, bersih, aman, dan nyaman.

Asisten Sekretaris Daerah Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda Sleman, Makwan, menegaskan bahwa perubahan fisik bangunan hanyalah langkah awal. Menurutnya, jantung dari revitalisasi adalah transformasi perilaku seluruh elemen pasar.

"Keterpaduan semua pihak menjadi kunci utama. 'Bedol Projo Hanggayuh Rejo' bukan hanya perpindahan, tetapi cita-cita bersama mewujudkan pasar tradisional yang naik kelas," ujar Makwan di ruangannya, Rabu sore, 29 Oktober 2025.

Baca Juga:
Strategi Bidang Cipta Karya DPUPKP Sleman Wujudkan Kedaulatan Air Desa: Menuju PAMdes yang Mandiri

Foto Fasilitas parkir modern Pasar Godean yang dilengkapi sistem gate, terintegrasi dengan bangunan pasar utama dan jembatan penghubung untuk kenyamanan pengunjung. (Foto: Fajar Rianto/Ketik.com)Fasilitas parkir modern Pasar Godean yang dilengkapi sistem gate, terintegrasi dengan bangunan pasar utama dan jembatan penghubung untuk kenyamanan pengunjung. (Foto: Fajar Rianto/Ketik.com)

Makwan menjelaskan, untuk mendukung ketertiban dan kenyamanan, Pasar Godean mengimplementasikan sistem pengelolaan yang modern, termasuk penataan parkir.

"Ini adalah yang pertama kali, kita menerapkan sistem gate parkir di pasar tradisional Sleman. Bukan sekadar mekanisme pembayaran, tetapi bagian dari upaya menciptakan pasar yang tertib dan modern," jelasnya.

Sistem parkir baru ini, lanjut Makwan, menjadi bagian integral dari keterpaduan seluruh infrastruktur pasar. Seluruh bangunan, mulai dari gedung pasar utama, jembatan penghubung, hingga area parkir, dirancang terintegrasi.

Baca Juga:
Bupati Harda Kiswaya Kukuhkan Pengurus LKK Banyuraden, Tekankan Sinergi Membangun Sleman

"Akses dari parkir dirancang nyaman, dengan adanya jembatan yang memadai. Rambu-rambu pun sudah disiapkan untuk memastikan akses yang mudah, aman, dan lancar bagi pengunjung/pembeli," imbuhnya.

Makwan menjelaskan, pasar tradisional kekinian dicirikan oleh kebersamaan dalam menciptakan lingkungan yaitu: tertib, rapi, dan bersih yakni transformasi dari kondisi kumuh dan "sakpenake" menjadi tertata, termasuk penataan parkir dan mekanisme pembayaran retribusi yang jelas.

Kemudian, aman, nyaman, dan akses mudah yakni didukung rambu yang memadai, akses dari area parkir yang nyaman dengan adanya jembatan penghubung, serta toilet yang terawat bersih dan tidak berbau pesing.

Serta, interaksi sosial intens dengan kata lain pedagang diharap terus menjaga suasana guyub, sementara pengelola dituntut bekerja secara profesional untuk memberikan informasi yang jelas kepada publik. Lebih lanjut, Makwan menyoroti aspek kebersihan dan penataan komoditas.

"Pengelolaan sampah menjadi perhatian serius. Sampah harus dikelola dengan baik agar tidak menimbulkan bau, begitu juga limbah cair dari kios ikan, daging, dan warung matengan wajib tertata dan tidak mencemari," tegasnya.

Penataan komoditas per lantai telah dilakukan untuk mempermudah pengunjung/pembeli.

Harapannya, dengan kemudahan akses dan suasana yang nyaman, pasar tradisional mampu bersaing dan menjadi pusat interaksi sosial ekonomi yang kuat.

"Semua pihak harus memiliki kesadaran kolektif. Pedagang tertib, pembeli nyaman, pengelola profesional. Inilah modal utama agar Pasar Godean benar-benar menjadi 'Projo Hanggayuh Rejo' yang memberikan kemakmuran bagi Sleman," tutup Asisten Sekretaris Daerah Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda Sleman, Makwan.(*)

Baca Sebelumnya

Toyota Pamer Land Cruiser FJ Terbaru di Japan Mobility Show 2025

Baca Selanjutnya

Deddy Corbuzier Digugat Cerai Sang Istri

Tags:

Pasar Godean revitalisasi Sleman Pasar Tradisional Modern Ketertiban kenyamanan Pengelolaan Pasar Transformasi Perilaku Sistem Parkir Modern Ekosistem Pasar Pemkab Sleman Makwan

Berita lainnya oleh Fajar Rianto

Zulfikri Sofyan: Vonis Bebas di PN Ruteng NTT Adalah Lompatan Keadilan Substantif

15 April 2026 12:27

Zulfikri Sofyan: Vonis Bebas di PN Ruteng NTT Adalah Lompatan Keadilan Substantif

Strategi Bidang Cipta Karya DPUPKP Sleman Wujudkan Kedaulatan Air Desa: Menuju PAMdes yang Mandiri

14 April 2026 15:49

Strategi Bidang Cipta Karya DPUPKP Sleman Wujudkan Kedaulatan Air Desa: Menuju PAMdes yang Mandiri

Pemkab Sleman dan Pengadilan Agama Perkuat Sinergi, Bidik Penurunan Pernikahan Dini

13 April 2026 22:04

Pemkab Sleman dan Pengadilan Agama Perkuat Sinergi, Bidik Penurunan Pernikahan Dini

Intip Perencanaan Sumber Daya Air (SDA) Sleman Tahun N+1: Fokus Rehabilitasi Irigasi dan Embung

13 April 2026 15:21

Intip Perencanaan Sumber Daya Air (SDA) Sleman Tahun N+1: Fokus Rehabilitasi Irigasi dan Embung

Pengamat Hukum Yogyakarta: Inkonsistensi Aktivis Ancam Kredibilitas Gerakan Anti-Korupsi

9 April 2026 16:31

Pengamat Hukum Yogyakarta: Inkonsistensi Aktivis Ancam Kredibilitas Gerakan Anti-Korupsi

Sleman Genjot Pemeliharaan Jalan, DPUPKP Targetkan Kemantapan Infrastruktur 80 Persen

9 April 2026 16:18

Sleman Genjot Pemeliharaan Jalan, DPUPKP Targetkan Kemantapan Infrastruktur 80 Persen

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar