Beda Pandangan Politik di Pilkada 2024, Seorang Pengurus PKB Bondowoso Pilih Mundur

Jurnalis: Ari Pangistu
Editor: Muhammad Faizin

16 Agt 2024 11:47

Thumbnail Beda Pandangan Politik di Pilkada 2024,  Seorang Pengurus PKB Bondowoso Pilih Mundur
Muhlis Adi Rangkul (kiri) saat menyerahkan surat pengunduran dirinya ke DPC PKB Bondowoso (Ari Pangistu/Ketik.co.id)

KETIK, BONDOWOSO – Seorang pengurus harian DPC PKB Bondowoso mengundurkan diri. Surat pengunduran diri tersebut dihantarkan secara langsung ke kantor DPC PKB Bondowoso, Jalan Santawi, pada Jum’at (16/8/2024). 

Adalah Muhlis Adi Rangkul, yang merupakan salah satu pengurus harian DPC PKB Bondowoso.

Menurutnya, pengunduran dilakukan karena perbedaan pandangan politik. Tepatnya, dirinya secara pribadi mengharapkan  PKB mengusung Ahmad Dhafir, Ketua DPC PKB Bondowoso sebagai bakal calon bupati.  Tapi, keinginan yang bersifat pribadi itu berbeda dengan keputusan partai. 

“Itu perbedaan pandangan politik,” ungkapnya. 

Baca Juga:
PKB Dukung Kinerja Positif Pemprov Jatim, Dinilai Berdampak pada Masyarakat

Ia menerangkan, baginya Ahmad Dhafir adalah guru politiknya. Karena itulah, ketika Ahmad Dhafir tidak maju maka ia pun memberikan dukungan pada salah seorang yang dinilainya merupakan murid Ahmad Dhafir. Yakni Bambang Soekwanto di Pilkada 2024 Bondowoso. 

“Saya menganggapnya, Bambang Soekwanto adalah murid Ahmad Dhafir,” terangnya. 

Ia tak menyangkal bahwa alasan ini tak masuk akal. Karena, Ahmad Dhafir mendukung Ra Hamid. Namun bagi Muhlis, cinta itu kadang tidak bisa dinalar. 

“Saya memilih tidak mendukung Ra Hamid. Tapi bukan berarti tak menyukai Ra Hamid. Yaitu saya hanya mencintai Ahmad Dhafir sebagai guru politik, dan harapannya calon bupati,” tuturnya. 

Baca Juga:
Masuk Bursa Calon Ketua, Sosok Arvy Rizaldy Dinilai Strategis Pimpin PKB Banyuwangi

Menurutnya, pengunduran diri harus dilakukan karena dirinya tak ingin menjadi penghianat partai. 

“Jadi saya gentle, memutuskan keluar dari partai. Dari pada saya di PKB, kemudian tidak mendukung penuh apa yang diputuskan partai. Lebih baik mundur, karena ini juga berkaitan dengan hati nurani,” jelasnya. 

Menanggapi ini, Ketua DPC PKB Bondowoso, Ahmad Dhafir, mengaku, menghormati keputusan pengunduran diri salah seorang pengurusnya itu. 

Karena menurut Dhafir, organisasi itu kesadaran. Tidak bisa kemudian menggunakan paksaan. 

“Maka di saat sadar berorganisasi, maka mau tidak mau harus tunduk keputusan organisasinya,” jelasnya. 

Dirinya menyebut bahwa semua pimpinan partai pasti menginginkan partainya menjadi partai besar. Karena itu pimpinan partai politik sangat bangga di saat partainya besar. Tapi jauh lebih bangga, di saat orang-orang yang ada di orgnisasi itu mematuhi keputusan organisasinya. 

“Karena itu hakekat berorganisasi,” ujarnya. 

Ia menerangkan, berkenaan dengan rekomendasi yang tak jatuh padanya sehingga menjadi salah satu alasan pengunduran diri pengurusnya. Kata Dhafir, dirinya mematuhi kewenangan partai, dan tunduk pada organisasi.

Di lain sisi ini bukan persoalan jabatan, melainkan persoalan bagi tugas.

“Apa pun keputusannya, saya menghormati,” tuturnya. 

Disinggung tentang prosedur pengunduran diri pengurusnya ini, kata pria yang kini menjadi Ketua DPRD Bondowoso  itu, menjelaskan, dirinya akan melihat terlebih dahulu surat pengunduran diri yang bersangkutan mengingat masuk sebagai pengurus. 

Jika pengunduran dari kepengurusan maka pihaknya akan mengajukan SK perubahan. 

“Tetapi kalau kemudian tetap di anggota, anggota partai pun harus tunduk terhadap keputusan partai,” pungkasnya. (*) 

Baca Sebelumnya

Dua Anggota DPRK Terpilih Nyatakan Sikap Dukung Pasangan Aman di Pilkada Nagan Raya

Baca Selanjutnya

Beredar Surat Tugas DPC PPP Bondowoso untuk Ra Hamid-Ra As’ad, DPW Jatim: Cacat Prosedural

Tags:

Bondowoso Pilkada bondowoso pkb Ra Hamid Bambang soekwanto Pilkada 2024 Pilbup Bondowoso

Berita lainnya oleh Ari Pangistu

Kirab Maskot Pilkada Serentak Jawa Timur Tiba di Bondowoso

19 September 2024 16:47

Kirab Maskot Pilkada Serentak Jawa Timur Tiba di Bondowoso

Data Lansia Diduga Dicuri untuk Kredit Fiktif di Bondowoso, Korban Geruduk Kejaksaan

19 September 2024 14:49

Data Lansia Diduga Dicuri untuk Kredit Fiktif di Bondowoso, Korban Geruduk Kejaksaan

KPU Bondowoso Tetapkan DPT Pilkada Sebanyak 601.133, Pemilih Perempuan Lebih Banyak

19 September 2024 09:01

KPU Bondowoso Tetapkan DPT Pilkada Sebanyak 601.133, Pemilih Perempuan Lebih Banyak

Jumlah Pemilih Pemula Pilkada Bondowoso Capai 1.900an, Dispendukcapil Jemput Bola Perekaman E-KTP

19 September 2024 07:33

Jumlah Pemilih Pemula Pilkada Bondowoso Capai 1.900an, Dispendukcapil Jemput Bola Perekaman E-KTP

KPU Bondowoso Buka Rekrutmen 8 Ribuan Petugas KPPS Pilkada 2024

18 September 2024 15:00

KPU Bondowoso Buka Rekrutmen 8 Ribuan Petugas KPPS Pilkada 2024

Diduga Panen Alpukat Tetangga Satu Karung, Warga Sukosari Lor Dipolisikan

17 September 2024 20:05

Diduga Panen Alpukat Tetangga Satu Karung, Warga Sukosari Lor Dipolisikan

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar