Bawaslu Petakan 32 Titik Kerawanan dalam Proses Pemutakhiran Data Pemilih Jember

Jurnalis: Fenna Nurul
Editor: Muhammad Faizin

4 Jul 2024 06:15

Thumbnail Bawaslu Petakan 32 Titik Kerawanan dalam Proses Pemutakhiran Data Pemilih Jember
Kordiv Pencegahan, Parmas dan Humas Bawaslu Jember, Wiwin Riza Kurnia (Foto: Fenna/Ketik.co.id)

KETIK, JEMBER – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Jember memetakan 32 titik kerawanan potensi kecurangan pemutakhiran data pemilih.

Proses pencocokan dan penelitian (coklit) yang dilakukan Pantarlih (Petugas Pemutakhiran Data Pemilih) berlangsung selama satu bulan.

Antisipasi potensi kecurangan tersebut, Bawaslu melakukan pengawasan melekat dan membuka posko aduan masyarakat. Yang tersebar di 31 kecamatan se-Kabupaten Jember.

“Bagi masyarakat yang hak pilihnya tidak terakomodir bisa melaporkan ke posko aduan. Total ada 32 posko termasuk di kantor Bawaslu Kabupaten Jember,” ungkap Kordiv Pencegahan, Parmas dan Humas Bawaslu Jember, Wiwin Riza Kurnia.

Baca Juga:
Target Nol Kemiskinan Ekstrem 2029, Bupati Jember Dorong Optimalisasi Hutan Sosial

Meskipun hingga saat ini masih belum ada aduan yang diterima, Wiwin mengatakan di tingkat kecamatan masih dalam tahap inventarisasi. Bila ada temuan nantinya Bawaslu akan melakukan supervisi dan monitoring.

Wiwin menjelaskan 32 kerawanan tersebut meliputi akurasi data pemilih maupun ketaatan prosedur.

“Entah itu pantarlih tidak melakukan coklit, pantarlih yang diwakilkan atau yang tidak sesuai SK, atau secara prosedur mengandung unsur sara, juga pantarlih tidak menggunakan atribut,” sambungnya.

Selain itu, masyarakat juga bisa melaporkan kepada Bawaslu apabila ditemukan pantarlih tidak mendatangi pemilih secara langsung atau menggunakan sarana teknologi informasi. Pantarlih mencoret pemilih yang memenuhi syarat maupun sebaliknya.

Baca Juga:
Viral Kasus Bullying Siswa di Jember, Akademisi Soroti Bahaya Normalisasi Kekerasan Remaja

Disamping itu juga, Bawaslu akan berkoordinasi untuk menyusun kerawanan bersama dengan stakeholder, seperti Polres dan Bakesbangpol setempat, serta awak media.

“Kami akan membuat indeks kerawanan Pilkada dengan berkaca pada gelaran pemilu maupun pilkada sebelumnya,” kata Wiwin.

Data kerawanan pemilu yang dimiliki stakeholder nantinya akan digabungkan untuk mengembangkan formula dalam mengantisipasi hal-hal yang berkaitan dengan dugaan pelanggaran.

“Misal titik rawan kekerasan yang sering terjadi di sejumlah tempat pemungutan suara (TPS) sampai praktik politik uang,” pungkasnya.(*)

Baca Sebelumnya

Polisi Sita Ratusan Ribu Pil Okerbaya dari 8 Residivis di Jember

Baca Selanjutnya

Verfak Calon Independen Jember TMS, KPU: Banyak yang Tidak Mengenal Bakal Calon

Tags:

titik kerawanan pemilu serentak Pilkada 2024 Jember Bawaslu Jember

Berita lainnya oleh Fenna Nurul

Polije Raih Tiga Penghargaan di Ajang Bergengsi Vokasi Berinovasi

17 Desember 2024 08:46

Polije Raih Tiga Penghargaan di Ajang Bergengsi Vokasi Berinovasi

Kembangkan Ekosistem Halal, KPwBI Jember dan Pemkab Luncurkan Zona KHAS di Unej

2 Desember 2024 15:34

Kembangkan Ekosistem Halal, KPwBI Jember dan Pemkab Luncurkan Zona KHAS di Unej

Polije Fokus Cetak Agripreneur Muda Melalui Project Based Learning Exhibition and Talkshow

13 November 2024 14:56

Polije Fokus Cetak Agripreneur Muda Melalui Project Based Learning Exhibition and Talkshow

Utus Rahayu Saraswati ke Jember, Prabowo Pastikan Dukung Gus Fawait-Djoko

10 November 2024 06:30

Utus Rahayu Saraswati ke Jember, Prabowo Pastikan Dukung Gus Fawait-Djoko

Ketum PP Tidar Rahayu Saraswati Tanam Pohon Bersama Arum Sabil di City Forest Jember

9 November 2024 18:04

Ketum PP Tidar Rahayu Saraswati Tanam Pohon Bersama Arum Sabil di City Forest Jember

Cabup Hendy Siap Tingkatkan Program Layak Anak dengan Bangun Fasilitas Ibu dan Anak di Pusat Perbelanjaan

30 Oktober 2024 08:02

Cabup Hendy Siap Tingkatkan Program Layak Anak dengan Bangun Fasilitas Ibu dan Anak di Pusat Perbelanjaan

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H