Bawaslu kota Madiun Ajak Organisasi Perempuan Partisipatif Awasi Pilkada 2024

Jurnalis: Kurniawan
Editor: M. Rifat

1 Sep 2024 01:00

Thumbnail Bawaslu kota Madiun Ajak Organisasi Perempuan Partisipatif Awasi Pilkada 2024
Sosialisasi Peran Perempuan Dalam Pengawasan Partisipatif pada Pilkada Serentak 2025 di hotel Aston Kota Madiun, 31 Agustus 2024 (Foto: Kurniawan/Ketik.co.id)

KETIK, MADIUN – Keterbatasan jumlah personel Bawaslu terutama di tingkat kelurahan dan kecamatan menjadi tantangan besar dalam pengawasan Pilkada, Oleh sebab itu partisipasi seluruh elemen masyarakat sangatlah krusial, termasuk kontribusi aktif dari kaum perempuan.

Hal tersebut disampaikan Bawaslu Kota Madiun pada acara sosialisasi peran perempuan dalam pengawasan partisipatif Pemilihan Serentak 2024 di Hotel Aston Madiun, Sabtu 31 Agustus 2024.

"Dalam Pilkada Serentak 2024 dibutuhkan keterlibatan aktif perempuan dalam pengawasan. Kami tidak dapat melakukan pengawasan sendiri, sehingga peran pengawas partisipatif dari masyarakat, khususnya perempuan, sangat dibutuhkan. Misal dalam proses pemutakhiran daftar pemilih sementara (DPS), bantuan perempuan untuk memverifikasi data sangatlah vital," kata Komisioner Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Madiun, Mohda Alfian.

Sosialisasi tersebut menghadirkan narasumber Eka Rahmawati dari Bawaslu Jawa Timur dan Cahya Suryani, Koordinator Mafindo Mojokerto Raya. Acara diikuti 110 peserta dari 23 organisasi perempuan di kota Madiun.

Baca Juga:
Silaturahmi ke Lapas Narkotika, Kapolres Madiun Kota Dukung Program Pembinaan Warga Binaan

Foto Narasumber dari Bawaslu Jatim Eka Rahmawati  /Kurniawan (foto :ketik.co.id)Narasumber dari Bawaslu Jatim Eka Rahmawati (Foto: Kurniawan/Ketik.co.id)

Dalam pemaparannya, Eka Rahmawati dari Bawaslu Provinsi Jawa Timur mengatakan organisasi-organisasi perempuan bisa menggerakkan anggotanya untuk mengawasi seluruh tahapan Pilkada dan mendorong masyarakat lebih sadar akan hak pilihnya. Dia mengajak kaum perempuan turut mengawal Pilkada menjadi ajang pemilihan yang demokratis dan bermartabat. 

Pengawasan partisipatif lanjut Eka, adalah sebuah gerakan sosial yang harus ditumbuhkan agar masyarakat merasa "Handarbeni" atau memiliki rasa tanggung jawab terhadap keseluruhan proses Pemilu. Menurutnya, masyarakatlah yang paling berkepentingan dalam pemilihan ini, sehingga mereka perlu mengawasi agar proses pemilu berlangsung tanpa kecurangan dan menghasilkan calon yang benar-benar merepresentasikan aspirasi mereka.

"Perempuan diharapkan aktif mencari informasi mengenai calon-calon yang memiliki visi dan misi yang dapat menjawab isu-isu penting yang menyangkut kehidupan perempuan,"katanya.

Baca Juga:
Tidak Anti Kritik, DPMPTSP Kota Madiun Gandeng Pengusaha Minta Saran dan Masukkan

"Perempuan harus membangun posisi tawar yang kuat dengan calon-calon pemimpin, termasuk menjaga agar proses pemilihan lebih transparan, adil dan berkontribusi terhadap kesejahteraan seluruh lapisan masyarakat, termasuk perempuan dan kelompok-kelompok yang selama ini terpinggirkan," imbuh Eka

Isu-isu yang menyangkut perempuan sering kali kurang diperhatikan dan dianggap kurang penting. Faktanya lebih dari 50 persen pemilih adalah perempuan. Oleh sebab itu dia menekankan bahwa perempuan harus membawa ke permukaan isu-isu yang menjadi perhatian mereka, seperti kesehatan, pendidikan, kesejahteraan dan inklusi sosial. (*)

Baca Sebelumnya

Tingkatkan Minat Baca Anak, Kampung di Buduran Sidoarjo Gelar Gubuk Literasi

Baca Selanjutnya

PKN Raja Ampat Beri Dukungan Penuh ke Pasangan Ria Umlati-Benoni Saleo

Tags:

perempuan ras terkuat Bawaslu Jatim Kota Madiun Bawaslu Kota Madiun pilkada serentak Pilkada Madiun pilkada

Berita lainnya oleh Kurniawan

SMPN 1 Kare Madiun Terpilih Jadi Tuan Rumah Program Kemenkeu Mengajar

8 Oktober 2024 09:34

SMPN 1 Kare Madiun Terpilih Jadi Tuan Rumah Program Kemenkeu Mengajar

Awali Kampanye, Cawali Madiun Maidi Jenguk Pasien di RS

8 Oktober 2024 09:17

Awali Kampanye, Cawali Madiun Maidi Jenguk Pasien di RS

Jumlah RTLH di Kabupaten Madiun Berkurang, Ini Penjelasannya

7 Oktober 2024 20:55

Jumlah RTLH di Kabupaten Madiun Berkurang, Ini Penjelasannya

KAI Daop 7 Madiun Dapat Penghargaan Atas Kontribusi Sosial di Madiun

4 Oktober 2024 17:11

KAI Daop 7 Madiun Dapat Penghargaan Atas Kontribusi Sosial di Madiun

Beri Pengalaman Menyenangkan bagi Tamu, Aston Madiun Gelar Perayaan Hari Batik

4 Oktober 2024 16:00

Beri Pengalaman Menyenangkan bagi Tamu, Aston Madiun Gelar Perayaan Hari Batik

DLH Kota Madiun Uji Emisi Kendaraan Secara  Door to  Door

3 Oktober 2024 21:39

DLH Kota Madiun Uji Emisi Kendaraan Secara Door to Door

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H