Banjir Nagan Raya Mulai Surut, Warga Tripa Makmur Berjibaku dengan Lumpur Tanpa Bantuan

Editor: T. Rahmat

29 Nov 2025 14:39

Thumbnail Banjir Nagan Raya Mulai Surut, Warga Tripa Makmur Berjibaku dengan Lumpur Tanpa Bantuan
Jalan aspal porak-poranda akibat banjir yang terjadi di Tripa Makmur, Nagan Raya, Sabtu, 29 November 2025. (Foto: Ipol/Ketik)

KETIK, NAGAN RAYA – Setelah dua hari dihantam banjir besar, kondisi air di sejumlah wilayah Kabupaten Nagan Raya seperti Desa Panton Pange, Kecamatan Tripa Makmur, serta Desa Lamie, Kecamatan Darul Makmur dan sekitarnya, mulai surut sejak pukul 04.00 WIB, Jumat, 28 November 2025.

Meski air telah turun, pemandangan memilukan masih terlihat di hampir seluruh sudut desa yang terdampak. Lumpur-lumpur masih larut di antara rumah warga. Genangan air pun tak terhindarkan.

Sejak pagi, warga mulai sibuk membersihkan rumah mereka yang penuh dengan lumpur. Tebalnya lumpur yang mencapai lutut hingga paha menyulitkan proses pembersihan. Bau lumpur bercampur genangan air yang belum kering masih menyelimuti wilayah tersebut.

Hingga hari ini, warga mengaku belum ada bantuan dari pihak manapun. Mereka masih berjuang dengan alat seadanya untuk membersihkan rumah, memperbaiki yang tersisa, dan mengeringkan perabotan yang masih dapat diselamatkan.

Baca Juga:
Bupati Bandung Instruksikan Kecamatan Margahayu Tangani Persoalan Banjir Secara Pentahelix

Tak hanya itu, beberapa warga juga harus menerima kenyataan pahit. Rumah mereka sebagian rusak diterjang kuatnya arus banjir, sebagian lainnya kehilangan harta benda, pakaian, dan perlengkapan rumah tangga karena ikut hanyut terbawa air.

“Kami benar-benar butuh bantuan. Banyak rumah yang terdampak banjir, barang-barang hilang, dan lumpur sangat tebal. Sampai sekarang belum ada bantuan datang. Kami hanya mengandalkan tenaga sendiri,” ujar Eka, salah satu warga Desa Panton Pange dengan suara berat, Sabtu, 29 November 2025.

Selain memporak-porandakan pemukiman penduduk, banjir juga merusak infrastruktur jalan. Jalur penghubung antara Kecamatan Darul Makmur dan Kecamatan Tripa Makmur sempat putus karena derasnya air.

Kondisi tersebut membuat kendaraan tidak dapat melintas. Hanya sepeda motor yang dapat melalui jalur tersebut, itu pun harus mengandalkan tutu (papan penyangga) agar dapat menyeberang. Informasi terkait akses Tripa Bawah (Lamie – Kuala Tuha) masih belum dapat dipastikan karena komunikasi dan akses lapangan terhambat.

Baca Juga:
Akademisi NU Unej Tawarkan Kajian Peta Prioritas Mitigasi Banjir di Situbondo

Dengan kondisi perkampungan yang porak-poranda, lumpur yang menutupi lantai dan halaman rumah, serta jalur transportasi yang rusak parah, warga berharap pemerintah maupun lembaga kemanusiaan segera turun ke lokasi.

“Kami bukan hanya butuh makanan dan air bersih. Banyak anak-anak, orang tua, dan ibu-ibu yang trauma. Kami butuh uluran tangan segera, sebelum kondisi semakin sulit,” tambah Eka.

Untuk saat ini, masyarakat di Desa Panton Pange, Lamie, Tripa Makmur dan desa sekitar hanya bertahan dengan apa yang tersisa. Mereka berharap bantuan logistik, alat kebersihan, pakaian layak pakai, dan dukungan pemerintah segera datang.

Situasi pasca banjir di Nagan Raya masih jauh dari pulih. Warga kini mempertaruhkan tenaga dan harapan agar kehidupan bisa kembali normal, meski bekas luka banjir masih jelas terlihat di setiap sudut desa. (*)

Baca Sebelumnya

Investasikan Rp100 Miliar, Goed President Hotel Resmi Dibangun di Pacitan

Baca Selanjutnya

Target Wisata Malang Hampir Capai 100%! Kayutangan Heritage dan Jodipan Jadi Primadona

Tags:

Banjir Aceh Banjir Nagan Raya Nagan Raya Tripa Makmur Bencana Aceh banjir

Berita lainnya oleh T. Rahmat

Gowes ke Sekolah, Kapospol Jeumpa Jadi Pembina Upacara dan Inspirasi Siswa

13 April 2026 12:33

Gowes ke Sekolah, Kapospol Jeumpa Jadi Pembina Upacara dan Inspirasi Siswa

PP AMPG Gelar Bakti Sosial di Nagan Raya, Salurkan 130 Paket Sembako untuk Warga

6 April 2026 18:43

PP AMPG Gelar Bakti Sosial di Nagan Raya, Salurkan 130 Paket Sembako untuk Warga

Kolaborasi Bupati Safaruddin dan Jamaluddin Idham Dorong Kampung Nelayan Modern Abdya

6 April 2026 08:00

Kolaborasi Bupati Safaruddin dan Jamaluddin Idham Dorong Kampung Nelayan Modern Abdya

Jamaluddin Idham, dari Ketua DPD PDI-I Aceh Kini Jadi Bendahara Umum MPTT-I

3 April 2026 19:13

Jamaluddin Idham, dari Ketua DPD PDI-I Aceh Kini Jadi Bendahara Umum MPTT-I

Dari Pesisir yang Terlupa, Jamaluddin Idham Usul Kampung Nelayan di Aceh Jaya

2 April 2026 14:43

Dari Pesisir yang Terlupa, Jamaluddin Idham Usul Kampung Nelayan di Aceh Jaya

ATR/BPN Serahkan 33 Sertipikat untuk Rumah Ibadah di Sulawesi Tengah

1 April 2026 22:27

ATR/BPN Serahkan 33 Sertipikat untuk Rumah Ibadah di Sulawesi Tengah

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar