Bangunkan Sahur dengan Cara Berisik, Bagaimana Etikanya dalam Islam?

Jurnalis: Fariha Al Jihan
Editor: Al Ahmadi

24 Feb 2026 21:24

Thumbnail Bangunkan Sahur dengan Cara Berisik, Bagaimana Etikanya dalam Islam?
Sound Horeg dihentikan petugas kepolisian saat jam Sahur, Senin, 25 Maret 2025 dini hari. (Foto: Eko Hardianto/Ketik.com)

KETIK, JAKARTA – Setiap bulan ramadan, membangunkan sahur dengan menggunakan alat sederhana atau pengeras suara sudah umum di masyarakat.

Kendati begitu, acapkali tradisi tersebut menimbulkan respons tak baik. Banyak masyarakat yang merasa terganggu.

Lantas Bagaimana Tuntunan Islam?

Persoalan ini turut dibahas oleh Buya Yahya dalam kajian yang tayang melalui akun Al-Bahjah TV pada 5 Maret 2025.

Baca Juga:
Khutbah Jumat Syawal di Masjid Al-Akbar! Gubes Unisma Prof Mas’ud Said: Istiqomah Pasca Ramadan Jadi Kunci Kemuliaan

Dalam kajian tersebut, seorang jamaah perempuan menanyakan sikap yang seharusnya diambil umat Islam ketika tradisi membangunkan sahur dilakukan di lingkungan yang juga terdapat warga nonmuslim.

“Di lingkungan masyarakat juga terdapat warga non muslim, ketika bulan Ramadan tiba dan ada tradisi membangunkan sahur, bagaimana seharusnya cara beradab yang perlu dijaga?” ujar penanya.

Menanggapi pertanyaan itu, Buya Yahya menjelaskan bahwa membangunkan sahur merupakan tradisi lama yang bertujuan mengingatkan umat Islam agar tidak melewatkan waktu sahur.

Meski demikian, pelaksanaannya harus tetap memperhatikan adab dan etika.

Baca Juga:
Tips Hemat Lebaran: 11 Cara Mengatur Keuangan agar Tidak Boncos Setelah Idulfitri

Ia menyampaikan bahwa Islam tidak mengajarkan umatnya untuk menimbulkan kebisingan yang dapat mengganggu orang lain, termasuk dalam menjalankan ibadah.

Menurutnya, yang perlu diperhatikan bukan sekadar tradisinya, melainkan ketepatan waktu dan cara pelaksanaannya.

“Adab dan tata krama harus selalu dijaga,” ujar Buya Yahya.

Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga silaturahmi dan komunikasi dengan tetangga, terlebih jika tinggal berdampingan dengan warga nonmuslim.

Sikap saling memahami serta meminta izin dinilai menjadi langkah bijak agar tidak menimbulkan ketidaknyamanan.

Buya Yahya menambahkan, membangunkan sahur bisa dilakukan dengan cara yang lebih sederhana dan tidak berlebihan, seperti menggunakan bel secukupnya atau alarm pribadi melalui ponsel.

Menurutnya, setiap orang memiliki hak untuk beristirahat. Bahkan sesama Muslim pun dapat merasa terganggu jika dibangunkan terlalu awal atau dengan cara yang berlebihan.

Kondisi semacam itu berpotensi memicu rasa kesal dan merusak hubungan bertetangga.

“Niat baik untuk saling mengingatkan akan lebih terasa manfaatnya jika disampaikan dengan cara yang baik pula, bukan menimbulkan keresahan di tengah masyarakat,” tutupnya.(*)

Baca Sebelumnya

Permudah Layanan Keuangan hingga Lebaran, BRI BO Kotapinang Optimalisasi Sumber Daya

Baca Selanjutnya

Ki Ageng Gribig Muda Diduga Tumenggung Surantani, Panglima Mataram di Malang

Tags:

Ronda sahur ramadan Pengeras Suara Niat Baik Kenyamanan lingkungan

Berita lainnya oleh Fariha Al Jihan

Gubernur Khofifah Kukuhkan 400 Paralegal Muslimat NU Jateng, Dorong Akses Keadilan Perempuan dan Anak

12 April 2026 14:26

Gubernur Khofifah Kukuhkan 400 Paralegal Muslimat NU Jateng, Dorong Akses Keadilan Perempuan dan Anak

Percepat Sertifikasi Tanah, Gubernur Khofifah Siapkan 7.500 Relawan "Laskar Karomah" dan Gerakan Partisipatif

11 April 2026 12:50

Percepat Sertifikasi Tanah, Gubernur Khofifah Siapkan 7.500 Relawan "Laskar Karomah" dan Gerakan Partisipatif

Gubernur Khofifah Tutup LKS Dikmen Jatim 2026, Targetkan Juara Umum Nasional Empat Kali Beruntun

10 April 2026 16:34

Gubernur Khofifah Tutup LKS Dikmen Jatim 2026, Targetkan Juara Umum Nasional Empat Kali Beruntun

Tiket Pesawat Berpotensi Naik, Ekonomi Jatim Terancam Melambat: DPRD Desak Mitigasi

10 April 2026 11:43

Tiket Pesawat Berpotensi Naik, Ekonomi Jatim Terancam Melambat: DPRD Desak Mitigasi

Perkuat Daya Tahan Ekonomi di Tengah Tekanan Pendapatan, Gubernur Khofifah Bagi-Bagi Bensin Gratis untuk 200 Ojol

9 April 2026 12:02

Perkuat Daya Tahan Ekonomi di Tengah Tekanan Pendapatan, Gubernur Khofifah Bagi-Bagi Bensin Gratis untuk 200 Ojol

Pansus DPRD Jatim Nilai LKPJ Gubernur 2025 Layak Dibahas, Soroti Dampak Program

8 April 2026 14:17

Pansus DPRD Jatim Nilai LKPJ Gubernur 2025 Layak Dibahas, Soroti Dampak Program

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar