Banggar DPRD Jatim: TKD Dipangkas Rp 2,8 T, Pendapatan Daerah Diproyeksikan Turun Jadi Rp 26,3 T

Jurnalis: Caknow
Editor: Marno

12 Nov 2025 18:05

Thumbnail Banggar DPRD Jatim: TKD Dipangkas Rp 2,8 T,  Pendapatan Daerah Diproyeksikan Turun Jadi Rp 26,3 T
Juru Bicara Badan Anggaran (Banggar) DPRD Jatim Erick Komala, saat rapat paripurna, di Gedung DPRD Jatim, Surabaya, Rabu, 12 November 2025. (Foto: Humas DPRD Jatim)

KETIK, SURABAYA – Pemangkasan Transfer ke Daerah (TKD) dari pemerintah pusat, mengakibatkan pendapatan daerah Jawa Timur (Jatim) pada tahun anggaran 2026 diproyeksikan menurun menjadi Rp26,3 triliun.

Penurunan mencapai Rp1,96 triliun atau minus 6,94 persen dibandingkan dengan proyeksi dalam Nota Keuangan Gubernur Jawa Timur sebesar Rp28,26 triliun.

"Penurunan tersebut disebabkan oleh pemangkasan TKD dari pemerintah pusat, yang berkurang hingga Rp2,8 triliun dibandingkan APBD 2025," kata Juru Bicara Badan Anggaran (Banggar) DPRD Jatim Erick Komala, saat rapat paripurna, di Gedung DPRD Jatim, Surabaya, Rabu, 12 November 2025.

Erick menyebutkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) menjadi sumber dominan, menyumbang sekitar 66 persen dari total pendapatan daerah.

Baca Juga:
Ini Pendapat Akhir Raperda APBD 2026, 9 Fraksi DPRD Jatim Soroti Restrukrisasi Fiskal dan Reformasi BUMD

"Komposisi pajak daerah masih menjadi kontributor terbesar terhadap PAD dengan porsi 76 persen," jelas Erick saat menyampaikan laporan terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2026.

Banggar bersama TAPD, lanjut Erick, masih berhasil meningkatkan proyeksi pendapatan Rp215,32 miliar dibandingkan hasil revisi awal pasca pemangkasan TKD, berkat peningkatan pada PAD.

"Pajak daerah naik Rp171,2 miliar, retribusi daerah naik Rp26,73 miliar dan hasil Pengelolaan Kekayaan Daerah yang Dipisahkan naik Rp17,38 miliar," rinci politisi PSI itu.

Banggar sempat mengkritisi target pertumbuhan PAD tahun 2026 hanya diproyeksikan meningkat 2 persen dibandingkan tahun 2025. "Angka itu masih di bawah tingkat pertumbuhan moderat sebesar 5 persen," ujar Erick.

Baca Juga:
Soal Rekomendasi Banggar DPRD Jatim, Sekdaprov Jamin Stabilitas Fiskal

Meski demikian, kata Erick, target pertumbuhan PAD diharapkan dicapai secara maksimal. Tidak sekadar melalui upaya progresif pemungutan pajak dan retribusi daerah. 'Jauh lebih penting adalah melalui kebijakan reformatif dan korektif atas pengelolaan aset daerah maupun terhadap kekayaan daerah yang dipisahkan pada BUMD Jawa Timur,” papar Erick.

Untuk optimalisasi PAD, lanjut Erick, tidak hanya bertumpu pada peningkatan intensitas pemungutan pajak, melainkan juga pada tata kelola aset yang lebih transparan dan produktif. '"Reformasi kebijakan fiskal diharapkan menjadi momentum untuk memperkuat kemandirian keuangan daerah sekaligus meningkatkan daya saing BUMD di sektor-sektor strategis," sarannya.

Menurut Erick tantangan utama APBD 2026 Transfer ke Daerah (TKD) Provinsi Jawa Timur diproyeksikan diproyeksikan mengalami penurunan signifikan sebesar Rp2,8 triliun atau sekitar 24 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

"Penurunan tersebut disebabkan oleh berkurangnya beberapa komponen utama, yakni Dana Alokasi Umum (DAU), Dana Alokasi Khusus (DAK), serta Dana Bagi Hasil (DBH)," jelasnya dalam rapat paripurna yang dipimpin Wakil Ketua DPRD Jatim Blegur Prijanggono itu. (*)

Baca Sebelumnya

Kisah Panjang Persaudaraan Presiden Prabowo dan Raja Yordania, Berawal dari Sesama Komandan Pasukan Khusus

Baca Selanjutnya

Museum Virtual “Kamulan Bercerita”, Jelajahi Warisan Budaya Desa Secara Digital

Tags:

Banggar DPRD Jatim TKD Dipanglas Pendapatan Daerah Turun Erick Komala Juru Bicara Banggar Raperda APBD 2026

Berita lainnya oleh Caknow

Kadispora Jatim Berharap Pers Dorong Kemajuan Sektor Kepemudaan dan Prestasi Olahraga

10 Februari 2026 16:55

Kadispora Jatim Berharap Pers Dorong Kemajuan Sektor Kepemudaan dan Prestasi Olahraga

IKA Unair Tulungagung bersama Komunitas Peduli Lingkungan Hijaukan Bukit Dondong

8 Februari 2026 17:05

IKA Unair Tulungagung bersama Komunitas Peduli Lingkungan Hijaukan Bukit Dondong

IGI Jadi Motor Penggerak Kompetensi Guru di Era Digital

6 Februari 2026 20:05

IGI Jadi Motor Penggerak Kompetensi Guru di Era Digital

Kunker ke Jatim,  Komite II DPD RI Susun DIM untuk Pemberdayaan Petani

26 Januari 2026 20:05

Kunker ke Jatim, Komite II DPD RI Susun DIM untuk Pemberdayaan Petani

Rayakan Festive Season dengan Baking Class “Holiday Sweet Creation” bersama Zest Hotel Jemursari Surabaya

23 Desember 2025 15:10

Rayakan Festive Season dengan Baking Class “Holiday Sweet Creation” bersama Zest Hotel Jemursari Surabaya

Ibu dan Anak Kompak dalam Kids Yogurt Cooking Class  di Swiss-Belinn Airport Surabaya

22 Desember 2025 16:34

Ibu dan Anak Kompak dalam Kids Yogurt Cooking Class di Swiss-Belinn Airport Surabaya

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar