Bagaimana Cara Keluar Dari Jeratan Judi

Jurnalis: Husni Habib
Editor: Mustopa

3 Jan 2024 17:56

Thumbnail Bagaimana Cara Keluar Dari Jeratan Judi
Ilustrasi permainan judi. (Foto: Pixabay)

KETIK, JAKARTA – Semakin lama judi semakin berkembang dengan berbagai jenis. Judi memang sudah ada sejak ribuan tahun lalu, dan pada prakteknya walaupun sudah dilarang di banyak negara, judi tetap eksis hingga kini.

Lalu seperti apa kondisi orang yang berjudi ? Menurut Riza Wahyuni, S.Psi, M.Si, psikolog klinis dan forensik di LPP Geofira, orang yang berjudi pada kenyataanya selalu terperdaya oleh ilusi bahwa mereka akan menang dan menjadi kaya. 

"Artinya, ada ilusi, ada semacam angan-angan yang tidak realistis yang menyebabkan mereka selalu bertaruh. Lebih parahnya lagi, ketika dia kalah, dia merasa masih punya kesempatan. Ini yang membuat orang bertahan dan menjadi addict," jelas Riza.

Hal itu juga dipengaruhi oleh hormon dopamin yang dilepaskan otak ketika seseorang memenangkan taruhan sehingga membuatnya merasa nyaman dan senang.

Baca Juga:
Mayat Pria Ditemukan Mengapung di Sungai Brantas Binangun Blitar, Polisi Pastikan Tanpa Tanda Kekerasan

Menurut Dr. Robert Lefever dalam laman BBC News, kebanyakan penjudi adalah laki-laki karena mereka lebih berani mengambil risiko daripada perempuan.

Selain itu, laki-laki juga lebih impulsif (cenderung bertindak tanpa berpikir) dan lebih hedonis (memprioritaskan kesenangan atas nilai-nilai kehidupan lainnya).

Banyak dampak negatif yang ditimbulkan dari kecanduan berjudi seperti stres, kecemasan, harga diri rendah, dan depresi. Bahkan, menurut penelitian yang dipublikasikan dalam jurnal Frontiers in Psychiatry pada 26 Oktober 2022, tidak sedikit yang menyakiti diri sendiri (self-harm) dan memiliki pikiran untuk bunuh diri. Alasannya tentu bisa ditebak, yaitu karena utang dan rasa malu.

Selain masalah kesehatan, judi juga berdampak buruk terhadap hubungan sosial seseorang terutama pasangannya, mereka bisa mengalami kekerasan dalam rumah tangga (KDRT), berisiko dilecehkan oleh orang-orang yang menagih utang, dan kesulitan dalam menghidupi anak-anaknya.

Baca Juga:
Zaafer Indonesia Dorong Tren Fashion Muslim Pria 2026 Lewat Desain Baju Koko Modern

Oleh sebab itu diperlukan kerja keras dan dorongan kuat bila seseorang ingin benar benar keluar dari jeratan judi. Siapkan diri untuk menghadapi gejala penarikan (withdrawal symptoms) yang bisa memicu rasa sedih, cemas, cepat marah atau mudah tersinggung, jantung berdegup kencang, sakit kepala, gemetar, hingga sulit bernapas.

Salah satu cara untuk mengatasi kecanduan judi adalah dengan terapi perilaku kognitif (CBT). Terapi ini bertujuan untuk mengubah pola pikir dan perilaku. Sebagian orang mungkin memerlukan obat-obatan, seperti antidepresan dan penstabil suasana hati. 

Yang tidak kalah penting, jauhi orang-orang yang mendorong untuk kembali berjudi.(*)

Baca Sebelumnya

Tim Pentanque Unesa Raih Dua Medali Emas dalam Kejurnas Petanque di Bali

Baca Selanjutnya

TNI AL Hibahkan Tanah ke Pemkab Malang untuk Pelebaran Jalan Menuju Pantai Balekambang

Tags:

#Judi KDRT Psikologis Kejiwaan Pria Anti depresan

Berita lainnya oleh Husni Habib

Kolaborasi SMAN 19 Surabaya dan BKKBN Jatim Edukasi Siswa Soal Kesehatan Mental

29 Juli 2025 11:08

Kolaborasi SMAN 19 Surabaya dan BKKBN Jatim Edukasi Siswa Soal Kesehatan Mental

Awas Screen Time Berlebihan dapat Mengganggu Tumbuh Kembang Anak

28 Juli 2025 20:20

Awas Screen Time Berlebihan dapat Mengganggu Tumbuh Kembang Anak

Laviere Bar & Lounge Tampilkan Eksplorasi Rasa Berkelas Lewat Bar Takeover Spesial

25 Juli 2025 22:00

Laviere Bar & Lounge Tampilkan Eksplorasi Rasa Berkelas Lewat Bar Takeover Spesial

Kumpul Kenyang di Favehotel Rungkut, Makan Enak Bareng Keluarga dengan Beragam Menu Favorit

25 Juli 2025 13:48

Kumpul Kenyang di Favehotel Rungkut, Makan Enak Bareng Keluarga dengan Beragam Menu Favorit

Pelindo Tambah X-Ray di Terminal GSN, Tingkatkan Keamanan Pelayaran Laut

25 Juli 2025 12:32

Pelindo Tambah X-Ray di Terminal GSN, Tingkatkan Keamanan Pelayaran Laut

ITS Gelar Workshop Gender Action Plan, Dorong Inklusivitas dan Kesetaraan di Kampus

24 Juli 2025 13:36

ITS Gelar Workshop Gender Action Plan, Dorong Inklusivitas dan Kesetaraan di Kampus

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar