KETIK, SURABAYA – Sebanyak 21 pelajar Surabaya bersiap membawa nama Kota Pahlawan ke pentas nasional. Terdiri dari 11 atlet SMP dan 10 atlet SMA, mereka akan berlaga dalam Festival Street Soccer Pelajar Nusantara di Jakarta Timur sebagai bagian dari kontingen Jawa Timur.

Persiapan para atlet Perssoci Putra Surabaya itu mendapat dukungan langsung Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya. Dukungan tersebut disampaikan Staf Ahli Wali Kota Surabaya Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia, drg. Bisukma Kurniawati, saat audiensi sekaligus pelepasan kontingen di Ruang Rapat Sekretaris Daerah, Rabu, 30 September 2026.

Mewakili Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi, Bisukma menyampaikan apresiasi kepada para pelajar yang mampu menyeimbangkan pendidikan dengan aktivitas olahraga. Menurutnya, prestasi anak muda menjadi bagian penting dalam membangun masa depan Kota Surabaya.

“Pak Wali Kota sangat senang dengan anak-anak muda, terlebih anak muda yang berprestasi,” ujar Bisukma.

Ia menilai street soccer bukan sekadar aktivitas untuk mengejar prestasi di lapangan. Olahraga tersebut juga menjadi sarana pembentukan karakter karena menuntut atlet memiliki kedisiplinan, kemampuan mengatur waktu, serta tanggung jawab terhadap pendidikan.

Baca Juga:
Persiapan TMMD Ke-130, Plt Bupati Tulungagung Hadiri Rapat Pemaparan di Kodam V/Brawijaya

“Tugas utama adik-adik adalah bersekolah, meski olahraga ini juga penting untuk membentuk karakter,” katanya.

Bisukma juga mendorong para atlet menjadi pemuda pelopor di lingkungan masing-masing. Mereka diharapkan tidak hanya berprestasi secara individu, tetapi juga mampu mengajak teman-temannya mengisi waktu dengan kegiatan yang positif.

Bisukma Kurniawati memberikan arahan saat audiensi sekaligus pelepasan kontingen di Ruang Rapat Sekretaris Daerahpada para atlit. (Foto: Kominfo Kota Surabaya for ketik.com)

Ajakan itu dikaitkan dengan program Kampung Pancasila yang dikembangkan Pemkot Surabaya.

Baca Juga:
Ketua LPJK Indonesia Kunjungi Sun Yat-sen University China, Bahas Teknologi Infrastruktur Masa Depan

Melalui semangat saling peduli, para atlet diharapkan dapat menjadi contoh bagi anak muda lainnya untuk aktif dalam kegiatan sosial, olahraga, maupun aktivitas positif di lingkungan sekitar.

“Jadi, ayo adik-adik menjadi pemuda pelopor yang mengajak anak muda lainnya mengikuti kegiatan positif, salah satunya olahraga ini,” tuturnya.

Menjelang keberangkatan, Bisukma berpesan agar seluruh atlet membawa karakter arek Suroboyo selama bertanding. Semangat tinggi harus berjalan bersama sportivitas dan kejujuran, termasuk ketika menghadapi situasi panas di lapangan.

“Tidak boleh emosi, harus bersemangat tinggi dan jujur. Jangan sampai terpancing emosi, jaga nama baik Kota Surabaya,” tegasnya.

Sebanyak 21 atlet tersebut akan didampingi empat pelatih, masing-masing dua pelatih untuk kategori SMP dan SMA. Mereka menjadi bagian dari kontingen Surabaya yang mewakili Provinsi Jawa Timur dalam Festival Street Soccer Pelajar Nusantara.

Pesan serupa disampaikan Kepala Bidang Olahraga Disbudporapar Kota Surabaya, Indriatno Heryawan. Ia mengingatkan atlet agar mampu mengendalikan diri, terutama ketika terjadi kontak fisik selama pertandingan.

“Jaga sportivitas. Jika terjadi kontak fisik, diharapkan tidak memicu gesekan di pertandingan nanti. Semoga semua berjalan lancar dan bisa menang sesuai harapan. Jaga nama baik tim dan Kota Surabaya,” pungkasnya.

Kini, 21 pelajar tersebut tinggal menuntaskan persiapan menuju Jakarta Timur. Mereka membawa bukan hanya target prestasi, tetapi juga tanggung jawab untuk menunjukkan semangat, kedisiplinan, sportivitas, dan karakter positif pelajar Surabaya di ajang tingkat nasional. (*)