KETIK, SAMPANG – Musim kemarau panjang yang memicu krisis air bersih di Kabupaten Sampang, Jawa Timur menggugah kepedulian sosial Anggota DPRD Sampang dari Fraksi Partai NasDem, Juhari.

Sebagai wujud empati dan komitmen kemanusiaan, ia secara konsisten mendistribusikan bantuan air bersih langsung ke pemukiman warga serta fasilitas publik yang terdampak.

Langkah nyata ini diambil untuk meringankan beban masyarakat yang kesulitan mendapatkan akses air bersih untuk kebutuhan pokok harian.

"Setiap hari kami terus bergerak mendistribusikan bantuan air bersih kepada warga yang membutuhkan. Musim kemarau ini dampaknya cukup berat bagi masyarakat, sehingga pemenuhan kebutuhan dasar air bersih harus menjadi prioritas," ujar Juhari, Sabtu, 17 Oktober 2026.

Guna memastikan penyaluran bantuan tepat sasaran dan menjangkau seluruh lapisan masyarakat, pihaknya membuka kanal pengaduan langsung (hotline) melalui WhatsApp dan media sosial.

Baca Juga:
Sudah 4 Bulan Krisis Air Bersih, Kejari Brebes dan ASLINMAS Kirim 50 Ribu Liter Air ke Warga Desa Taraban

Melalui skema ini, titik pendistribusian air ditentukan berdasarkan laporan dan kebutuhan riil warga di lapangan.

"Kami ingin bantuan ini benar-benar menjangkau mereka yang membutuhkan. Karena itu, warga bisa mengusulkan titik distribusi secara langsung melalui hotline WhatsApp maupun media sosial yang kami sediakan," jelasnya.

Untuk tahap awal, penyaluran air bersih diprioritaskan di wilayah Kecamatan Tambelangan. Meski demikian, Juhari menegaskan tidak menutup kemungkinan cakupan bantuan akan diperluas ke kecamatan lain yang turut mengalami kekeringan ekstrem.

Menariknya, aksi kemanusiaan ini tidak hanya menyasar kawasan pemukiman warga. Bantuan air bersih juga disalurkan ke lembaga pendidikan, tempat ibadah, hingga pondok pesantren di daerah setempat.

Baca Juga:
Dilanda Kemarau Panjang, Harga Cabai di Pasar Besar Malang Capai Rp65 Ribu Per Kilogram

"Selain warga terdampak, pesantren, sekolah, dan tempat ibadah juga menjadi perhatian utama kami agar aktivitas belajar-mengajar dan ibadah masyarakat tetap berjalan lancar," tambah pria yang dikenal dermawan di lingkungan konstituennya tersebut.

Politisi Partai NasDem itu berharap inisiatif ini dapat memberi dampak nyata dan sedikit bernapas lega bagi masyarakat di tengah himpitan krisis air.

"Semoga bantuan ini membawa manfaat nyata dan dapat dimanfaatkan sebaik mungkin oleh warga untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari selama musim kemarau," pungkasnya. (*)