Atasi Krisis Air Bersih, Pemkab Pacitan Keluarkan Senjata Rahasia

Jurnalis: Al Ahmadi
Editor: Naufal Ardiansyah

28 Jun 2024 06:07

Thumbnail Atasi Krisis Air Bersih, Pemkab Pacitan Keluarkan Senjata Rahasia
Krisis air bersih di Pacitan tahun lalu, yang meluas di 12 kecamatan. (Foto: Al Ahmadi/Ketik.co.id)

KETIK, PACITAN – Musim kemarau di Pacitan identik dengan krisis air bersih. Tak ingin terjebak dalam siklus tahunan yang sama, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pacitan, Jawa Timur mulai menyiapkan langkah lain untuk mengatasi permasalahan ini. 

Berjalan lama fokus pada pembangunan infrastruktur fisik seperti sumur, pipa, instalasi pengolahan air, dan banyak elemen lainnya, kini Pemkab Pacitan mulai melirik pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) pengelola air di tingkat desa.

"Selain infrastruktur jaringan air minum, kita perlu juga adanya pengelolaan SDM-nya di masing-masing desa melalui KPSPAM (Kelompok Pengelola Sistem Penyediaan Air Minum) di desa-desa," ujar Kepala Bidang Penyehatan Lingkungan dan Air Minum (PLAM) Dinas PUPR Pacitan, Tonny Setyo Nugroho, Jumat (28/6/2024).

Langkah ini didasari oleh kesadaran bahwa infrastruktur yang memadai tak akan optimal tanpa pengelolaan yang mumpuni.

Baca Juga:
Pacitan Catat 8 Kasus Kekerasan Anak, Usia 11-13 Tahun Jadi Korban Terbanyak

"Bisa dibayangkan, kurun waktu 2014-2023 pemerintah telah menggelontorkan anggaran Rp123,54 miliar. Tapi, Pacitan masih selalu kekeringan," ungkap Tonny.

Oleh karena itu, Pemkab Pacitan kedepan akan konsen untuk memperkuat SDM melalui masyarakat dalam pengelolaan air minum. 

Salah satu upaya yang dilakukan adalah dengan mereaktifkan asosiasi Kelompok Pengelola Sistem Penyediaan Air Minum (KPSPAM) di Pacitan yang sebelumnya non-aktif. 

"Asosiasi KPSPAM di Pacitan sebenarnya dulu sudah lama terbentuk, dan memang selama ini masih kurang aktif. Rencananya kedepan KPSPAM ini bakal kita data kembali, untuk menyamakan pandangan terkait pengelolaan air di wilayah," papar Tonny.

Baca Juga:
Anak Dianiaya di Rumah Nenek, Ibu di Pacitan Tempuh Jalur Hukum-Lapor Polda Jatim

Di samping itu, Pemkab Pacitan juga mendorong desa-desa untuk lebih aktif dalam mengelola air minum di wilayahnya. Mengingat rendahnya kepedulian warga terkait isu tersebut.

"Selain itu, ini juga soal pemerintah desa (Pemdes). Sejauh ini dari data Musrenbang tahun 2025, kalau tidak salah hanya 4-5 desa yang mengusulkan anggaran untuk pengelolaan air. Sementara, kalau kita lihat peta kekeringan BPBD tahun lalu, wilayah kekeringan hampir merata di 167 desa di Pacitan. Saya tidak tahu apa memang pihak desa tidak peduli, atau memang kurang tahu," sergahnya.

PUPR Pacitan berharap adanya sinergitas, pengentasan kekeringan ini tidak bisa hanya dilakukan Pemkab saja.

Harapannya, dengan penguatan kelembagaan dan SDM KPSPAM, serta partisipasi aktif dari desa-desa, pengelolaan air minum di Pacitan dapat lebih optimal dan efisien, sehingga dapat membantu mengatasi kekeringan yang kerap melanda wilayah tersebut.

Diharapkan dengan meningkatkan kapasitas SDM pengelola air, distribusi air bersih di desa-desa dapat berjalan lebih efektif dan merata, sehingga meminimalisir krisis air bersih saat musim kemarau.

"Karena ada desa yang sudah disupport Rp2,4 miliar tapi masih kekeringan. Ada juga yang hanya disupport Rp300 juta saja tapi bisa malah terkelola dengan baik," tandas Tonny.

Sekadar informasi, ada beberapa desa yang disebut berpotensi jadi percontohan soal pengelolaan air minum bagi wilayah lain, yakni:

  1. Desa Gedompol, Kecamatan Donorojo.
  2. Desa Kledung, Kecamatan Bandar.
  3. Desa Pucangombo, Kecamatan Tegalombo.
  4. Desa Wonogondo, Kecamatan Kebonagung.
  5. Desa Sidomulyo, Kecamatan Ngadirojo. (*)

Baca Sebelumnya

Maidi Diusulkan Jadi Ketua Gerindra Kota Madiun

Baca Selanjutnya

Ketua TP PKK Kabupaten Bandung Dapat Penghargaan Manggala Karya Kencana BKKBN 2024

Tags:

pacitan Air bersih

Berita lainnya oleh Al Ahmadi

Yonif TP 934 SBY Gelar Cek Kesehatan Gratis di GOR Pacitan, Ajak Warga Peduli Kesehatan

19 April 2026 12:21

Yonif TP 934 SBY Gelar Cek Kesehatan Gratis di GOR Pacitan, Ajak Warga Peduli Kesehatan

Iseng Jualan Es di Syawalan Fest Pacitan 2026, Penjual Ayam Ini Malah Cuan Jutaan Rupiah

18 April 2026 23:01

Iseng Jualan Es di Syawalan Fest Pacitan 2026, Penjual Ayam Ini Malah Cuan Jutaan Rupiah

Sejumlah Mantan Ketum PKC Jatim Hadiri Kick Off Harlah PMII ke-66 di Surabaya

17 April 2026 23:32

Sejumlah Mantan Ketum PKC Jatim Hadiri Kick Off Harlah PMII ke-66 di Surabaya

Hasil Uji Lab MBG di Pacitan Positif Tercemar Bakteri, Ini Langkah Dinkes

17 April 2026 12:47

Hasil Uji Lab MBG di Pacitan Positif Tercemar Bakteri, Ini Langkah Dinkes

Dilaporkan Warga, Penjual Ciu di Pacitan Diciduk Polisi: Kedapatan Simpan 41 Botol

16 April 2026 18:18

Dilaporkan Warga, Penjual Ciu di Pacitan Diciduk Polisi: Kedapatan Simpan 41 Botol

22 Pasien Rawat Inap MBG di Tegalombo Pulih, Dinkes Pacitan Lanjutkan Penanganan

16 April 2026 17:47

22 Pasien Rawat Inap MBG di Tegalombo Pulih, Dinkes Pacitan Lanjutkan Penanganan

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Resmi! Pesona Gondanglegi 2026 di Kabupaten Malang Ditiadakan

Resmi! Pesona Gondanglegi 2026 di Kabupaten Malang Ditiadakan

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Penyegelan Pabrik Ayam di Jombang, Aktivis: Penindakan Harus Berlaku Sama, Jangan Ada Kepentingan Bisnis

Penyegelan Pabrik Ayam di Jombang, Aktivis: Penindakan Harus Berlaku Sama, Jangan Ada Kepentingan Bisnis

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Begini Nasib Relawan SPPG Kebondalem Pacitan Usai Program MBG Disuspend

Begini Nasib Relawan SPPG Kebondalem Pacitan Usai Program MBG Disuspend