KETIK, MALANG – Pertandingan Arema FC melawan Bali United dalam lanjutan pekan kedelapan Liga Super Indonesia 2026/2027 mendapat pengamanan ketat. Sebanyak 846 personel gabungan dikerahkan untuk mengawal jalannya pertandingan di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, Sabtu, 31 Oktober 2026.
Laga yang dijadwalkan kick-off pukul 15.30 WIB tersebut melibatkan personel Polres Malang, Polda Jawa Timur, TNI, Brimob, Pemerintah Kabupaten Malang, serta petugas pengamanan internal.
Ratusan personel itu disebar di sejumlah titik, mulai dari area stadion, pintu masuk, hingga jalur yang menjadi akses kedatangan suporter.
Kapolres Malang AKBP Rulian Syauri mengatakan, pengamanan dilakukan untuk memastikan pertandingan berlangsung aman dan tertib.
“Sebanyak 846 personel gabungan kami siagakan untuk mengamankan pertandingan ini. Kami ingin memastikan pemain, perangkat pertandingan, maupun suporter dapat menyaksikan pertandingan dengan aman dan nyaman,” ujar Rulian.
Baca Juga:
Besok! Event Singo Play-on Digelar di Stadion Gajayana, Bentuk Kolaborasi Antara Polresta Malang Kota dan Arema FCPengamanan juga tidak hanya dilakukan di dalam stadion. Petugas turut disiagakan di kawasan luar stadion untuk mengantisipasi potensi gangguan keamanan, mengatur kedatangan dan kepulangan suporter, serta menjaga kelancaran arus lalu lintas.
“Kami minta seluruh personel menjalankan tugas secara profesional dan humanis. Pengamanan ini bukan hanya soal menjaga situasi tetap kondusif, tetapi juga memberikan rasa aman dan nyaman bagi seluruh masyarakat,” jelasnya.
Di sisi lain, Kapolres mengimbau Aremania maupun suporter Bali United yang hadir agar menjaga ketertiban dan mengikuti arahan petugas.
Ia berharap pertandingan Arema FC kontra Bali United bisa berlangsung lancar serta menjadi hiburan bagi masyarakat tanpa diwarnai insiden yang mengganggu jalannya laga.
Baca Juga:
Arema FC, Polresta Malang Kota, dan Pemkot Malang Gelar Singo Play-on, Dorong Olahraga Alternatif hingga UMKM“Sepak bola harus menjadi hiburan yang menyenangkan. Mari jaga sportivitas, jangan mudah terprovokasi, dan bersama-sama menciptakan pertandingan yang aman serta kondusif,” pungkasnya. (*)