KETIK, MALANG – Akses kunjungan wisata di area Penanjakan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) Jawa Timur telah dibuka kembali mulai Jumat, 23 Oktober 2026.
Diketahui, sebelumnya kunjungan wisatawan di area tersebut sempat dibatasi imbas terjadinya kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
Kepala Balai Besar TNBTS, Rudijanta Tjahja Nugraha mengatakan, pembukaan kembali dilakukan setelah hasil pemantauan menunjukkan kondisi di lapangan aman dan tidak ada lagi titik api.
"Sehubungan dengan kondisi terkini di area Penanjakan dan berdasarkan hasil pemantauan di lapangan, menunjukkan tidak ditemukan kembali titik api. Sehingga kepada seluruh wisatawan, pelaku jasa wisata, dan masyarakat bahwa akses kunjungan wisata di area Penanjakan yang sebelumnya dibatasi, kini telah dibuka kembali," jelasnya dalam keterangan resmi yang diterima oleh Ketik.com pada Jumat, 23 Oktober 2026.
Meski telah dibuka kembali, Balai Besar TNBTS tetap mengimbau kepada seluruh wisatawan, pelaku jasa wisata dan masyarakat tetap mematuhi seluruh aturan yang berlaku. Termasuk, mengikuti tiap petunjuk dan arahan petugas yang bersiaga di lapangan.
Baca Juga:
Berjibaku Padamkan Karhutla Bromo, Empat Petugas Gugur"Diimbau tetap mematuhi seluruh ketentuan kunjungan serta arahan dan petunjuk petugas di lapangan, termasuk apabila terdapat pembatasan atau pengaturan akses sesuai kondisi kawasan," terangnya.
Rudijanta juga menyampaikan kepada wisatawan yang datang berkunjung, untuk tidak melaukan aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran. Seperti membuat api unggun atau perapian, membakar sesuatu, serta membuang puntung rokok, korek api, atau benda lain yang dapat menjadi sumber api.
"Tetap menjaga kewaspadaan selama beraktivitas di kawasan, memperhatikan kondisi lingkungan, serta mengutamakan keselamatan bersama. Jaga kebersihan, ketertiban, keamanan, dan kelestarian kawasan serta tidak mengganggu kegiatan pemantauan, patroli, dan pengamanan yang dilakukan oleh petugas," bebernya.
Apabila wisatawan menemukan adanya asap, bara, titik api, atau kondisi lain yang berpotensi menimbulkan kebakaran, pihaknya mengimbau untuk segera melaporkannya kepada petugas yang bersiaga di lapangan.
Baca Juga:
Gunung Semeru Punya Flora Baru! Clerodendrum Ismaili Ditemukan di Ranu Darungan"Kami mengharapkan seluruh pihak dapat menyikapi pembukaan kembali akses ini. Tentunya, dengan tetap mengedepankan kedisplinan dan tanggung jawab bersama serta turut menjaga kawasan TNBTS tetap aman dan terhindar dari kebakaran," tandasnya. (*)