Arca Ganesha Torongrejo, Ikhtiar Warga Batu Kuno Redam Amuk Sungai Brantas

Editor: Dendy Ganda Kusumah

5 Des 2025 08:00

Thumbnail Arca Ganesha Torongrejo, Ikhtiar Warga Batu Kuno Redam Amuk Sungai Brantas
Arca Ganesha di Torongrejo, Kota Batu disebut sebagai upaya untuk meredam banjir dari Sungai Brantas, yang mengalir tak jauh dari letak arca ini. (Foto: Dendy Ganda/Ketik.com)

KETIK, BATU – Arca Ganesha di Desa Torongrejo, Kecamatan Junrejo, Kota Batu merupakan bukti upaya warga daerah tersebut hidup harmonis dengan alam. Peninggalan masa lampau ini menunjukkan niat mereka untuk bisa meredam amukan Sungai Brantas.

Bagi Kota Batu, aliran Sungai Brantas memberikan denyut kehidupan. Bahkan, menurut sebuah penelitian, pusat-pusat peradaban kuno di Kota Batu bermula dari tepian sungai terpanjang kedua di Pulau Jawa tersebut.

Namun, Brantas juga kerap mendatangkan bahaya. Konon, beberapa kali sungai yang bersumber di daerah Bumiaji, Kota Batu ini mengamuk dan menimbulkan korban.

Salah satu wilayah yang kerap menjadi saksi amuk Sungai Brantas adalah wilayah Torong Rejo, tak jauh dari lokasi arca ini berada. Di tempuran atau pertemuan antara Sungai Brantas dan Kali Lanang ini dikabarkan kerap terjadi banjir bandang. 

Baca Juga:
Terima Pimpinan Ketik.com, Cak Nur Ajak Kolaborasi Bangun Kota Batu Melesat

Lokasi arca Ganesha Torongrejo yang berada di tengah perkebunan warga. Sekitar 100 meter dari arca tersebut, terdapat pertemuan aliran Sungai Brantas dan Kali Lanang. (Foto: Dendy Ganda/Ketik.com)

Arca Ganesha yang berada di Torong Rejo ini memiliki tinggi 140 sentimeter dan lebar 85 sentimeter.

Menurut salah seorang arkeolog dari Badan Pengembangan Kebudayaan (BPK) Wilayah 11 Jawa Timur, arca ini berasal dari jaman Kediri, abad ke-12 Masehi. Hal ini bisa terlihat dari bentuk dan ragam hiasan pada arca tersebut.

"Ada hiasan bermotif tengkorak sedang menggigit bulan. Hiasan ini bernama chandrakapala, yang merupakan lambang Dewa Siwa, tapi lambang ini juga digunakan pada masa Kerajaan Kediri era Raja Bameswara," kata Wicaksono Dwi Nugroho, arkeolog BPK 11, di channel youtube Arkeovlog.

Baca Juga:
Sukses 8 Hari Program Gerebek Kota Batu Ketik.com, Ini 8 Hal Penting Pencapaiannya

"Di beberapa prasastinya, Raja Bameswara menggunakan chandrakapala," sambungnya.

Sementara itu, sejarawan Universitas Negeri Malang, M. Dwi Cahyono, menyebut arca Ganesha ini merupakan upaya warga sekitar tempuran untuk meredakan amuk Sungai Brantas, yang kerap melanda mereka.

"Dalam agama Hindu, fungsi khusus Ganesha demikian dinamai dalam bahasa Sanskreta dengan Vicnesvara, yang berarti: Penguasa Rintangan, Dewa Penguasa Rintangan, atau dapat juga dirtikan sebagai penolak bahaya," kata Dwi.

Arca Ganesha yang berfungsi menolak bahaya ini juga ditemukan di sejumlah lokasi lain, termasuk di lereng selatan Gunung Semeru.

"Selain itu, ada arca Ganesha berdiri di Karangkates, yang  berada di tepian jeram curam Kali Lahor, arca Ganesha di kompleks Candi Penataran, dan beberapa arca lain," tandasnya.
 

Baca Sebelumnya

Siapa Mulyono Juga “Pemilik” di Antara Rebutan Sengketa Tanah 16 Ha Antara Konglomerat JK dan Lippo di Makassar

Baca Selanjutnya

Unikama Akselerasi Visi Global: Kolaborasi Strategis dengan JGU India, Terapkan Standar Internasional

Tags:

Gerebek Batu GerebekBatu Arca Ganesha Ganesha Torongrejo Sri Bameswara Kediri

Berita lainnya oleh Dendy Ganda Kusumah

Sekda Kabupaten Malang Budiar Anwar Kunjungi Graha Ketik, Tekankan Peran Media Kawal Pembangunan

13 April 2026 13:26

Sekda Kabupaten Malang Budiar Anwar Kunjungi Graha Ketik, Tekankan Peran Media Kawal Pembangunan

Mindful Living Tanpa Plastik

11 April 2026 20:13

Mindful Living Tanpa Plastik

Hujan Deras Disertai Es Turun di Sawojajar Kota Malang

9 April 2026 13:12

Hujan Deras Disertai Es Turun di Sawojajar Kota Malang

Timnas Futsal Indonesia Bungkam Australia 3-2, Segel Juara Grup ASEAN Futsal Championship 2026

8 April 2026 15:14

Timnas Futsal Indonesia Bungkam Australia 3-2, Segel Juara Grup ASEAN Futsal Championship 2026

AS dan Iran Sepakat Gencatan Senjata Dua Pekan, Pembicaraan Damai Segera Dimulai

8 April 2026 12:16

AS dan Iran Sepakat Gencatan Senjata Dua Pekan, Pembicaraan Damai Segera Dimulai

Dalberto Luan Belo Kembali, Arema FC Dapat Tambahan Amunisi Kala Menantang Persita Tangerang

8 April 2026 12:08

Dalberto Luan Belo Kembali, Arema FC Dapat Tambahan Amunisi Kala Menantang Persita Tangerang

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar