APKASI Siap Jadi Garda Terdepan Eliminasi TBC Nasional 2030

Jurnalis: Iwa AS
Editor: Akhmad Sugriwa

13 Nov 2025 12:28

Thumbnail APKASI Siap Jadi Garda Terdepan Eliminasi TBC Nasional 2030
Ketua Harian APKASI Dadang Supriatna saat rapat bersama Panja Komisi IX DPR RI, di Gedung DPR RI Jakarta, Rabu (12/11/25).(Foto:Iwa/Ketik)

KETIK, BANDUNG

Ketua Harian Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (APKASI) Bupati Bandung Dadang Supriatna menegaskan komitmennya untuk mendukung upaya percepatan eliminasi penyakit Tuberkulosis (TBC) di Indonesia.

Hal ini ditandaskan Ketua Harian Apkasi dalam Rapat Pengawasan Percepatan Eliminasi Tuberkulosis bersama Panja Komisi IX DPR RI, di Gedung DPR RI Jakarta, Rabu (12/11/2025).

Dalam rapat tersebut, Bupati yang akrab disapa Kang DS ini menegaskan pemerintah daerah memiliki peran strategis dalam mencapai target Indonesia Bebas TBC tahun 2030.

Baca Juga:
Bupati Bandung Sampaikan Keluhan Warga Soal SLIK, Menteri PKP Langsung Beri Solusi KUR Perumahan

“Keberhasilan eliminasi TBC mensyaratkan sinergi kuat antara kebijakan pusat dan aksi daerah. APKASI siap menjadi mitra strategis DPR dan pemerintah pusat dalam memastikan dukungan anggaran dan regulasi yang memperkuat kapasitas daerah,” kata Kang DS.

Bupati Kang DS menyampaikan, pemerintah daerah perlu menjadikan indikator TBC sebagai bagian dari rencana pembangunan daerah dan program prioritas. Upaya kesembuhan pasien pun harus menjadi bagian dari rencana aksi daerah yang berfungsi sebagai landasan strategis dalam merancang, melaksanakan, dan memantau kebijakan penanggulangan TBC secara terukur.

APKASI juga mengajukan sejumlah rekomendasi kunci, di antaranya:

1. Peningkatan diagnosis TBC hingga ke tingkat kabupaten;

Baca Juga:
Respons Cepat Bupati Bandung, Pastikan Warga Terdampak Banjir dan Puting Beliung Segera Dibantu

2. Afirmasi fiskal melalui Dana Alokasi Khusus (DAK) kesehatan atau Dana Insentif Daerah (DID) berbasis kinerja;

3. Dukungan regulasi agar daerah memiliki kewenangan lebih fleksibel dalam mengelola pembiayaan kesehatan untuk program prioritas nasional;

4. Peningkatan kapasitas tenaga kesehatan daerah, serta dorongan inovasi berbasis komunitas dan pemanfaatan teknologi digital untuk pelaporan kasus TBC secara akurat.

Lebih lanjut, Kang DS menyebutkan APKASI akan melakukan konsolidasi peran camat, lurah, kepala desa, posyandu, dan PKK untuk memperkuat pilar pengentasan TBC di tingkat akar rumput.

Selain itu, pemerintah daerah juga akan fokus pada penguatan kapasitas sumber daya manusia kesehatan melalui pelatihan, optimalisasi anggaran daerah, serta penerapan skema pendanaan inovatif guna mendukung eliminasi TBC yang berkelanjutan.

Kang DS pun menegaskan pemerintah kabupaten se-Indonesia melalui APKASI berkomitmen menjadi garda terdepan dalam mewujudkan Indonesia bebas TBC tahun 2030.

“Sinergi antara pemerintah pusat dan daerah adalah kunci keberhasilan percepatan eliminasi TBC. Kolaborasi lintas sektor, dukungan masyarakat, dan konsistensi kebijakan akan menjadi fondasi utama menuju Indonesia yang lebih sehat dan terbebas dari TBC,” pungkas Kang DS.(*)

Baca Sebelumnya

Keliling Dunia Tanpa Paspor! KAI Daop 7 Madiun Hadirkan Program Wisata Rail Tour Jawa Timur

Baca Selanjutnya

Putra Mars Angkat Piala Wali Kota Surabaya, Siap Bersaing di Kompetisi Piala Gubernur Jatim

Tags:

APKASI ketua harian apkasi DADANG SUPRIATNA ang ds TBC Tuberkulosis

Berita lainnya oleh Iwa AS

Dugaan Korupsi Rp128,5 Miliar di BUMD Kabupaten Bandung, Dirut PT BDS Ditahan Kejari

14 April 2026 17:44

Dugaan Korupsi Rp128,5 Miliar di BUMD Kabupaten Bandung, Dirut PT BDS Ditahan Kejari

Produksi Sampah 1.800 Ton per Hari, Waka DPRD Kabupaten Bandung Hailuki Dorong Terobosan Besar dan Kemitraan Swasta

14 April 2026 10:40

Produksi Sampah 1.800 Ton per Hari, Waka DPRD Kabupaten Bandung Hailuki Dorong Terobosan Besar dan Kemitraan Swasta

Bupati Bandung Sampaikan Keluhan Warga Soal SLIK, Menteri PKP Langsung Beri Solusi KUR Perumahan

14 April 2026 00:48

Bupati Bandung Sampaikan Keluhan Warga Soal SLIK, Menteri PKP Langsung Beri Solusi KUR Perumahan

Respons Cepat Bupati Bandung, Pastikan Warga Terdampak Banjir dan Puting Beliung Segera Dibantu

13 April 2026 18:18

Respons Cepat Bupati Bandung, Pastikan Warga Terdampak Banjir dan Puting Beliung Segera Dibantu

Farhan Apresiasi Bakat Penyandang Autisme, Ajak Warga Lebih Inklusif

13 April 2026 15:52

Farhan Apresiasi Bakat Penyandang Autisme, Ajak Warga Lebih Inklusif

Bupati Bandung Gercep  Perbaiki Enam Rumah Rusak Berat Akibat Angin Kencang Bojongsoang

11 April 2026 19:56

Bupati Bandung Gercep Perbaiki Enam Rumah Rusak Berat Akibat Angin Kencang Bojongsoang

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar