KETIK, GRESIK – Aliansi Perguruan Tinggi Badan Usaha Milik Negara (APERTI BUMN) menggelar acara penganugerahan (Awarding) Beasiswa APERTI BUMN Tahun 2026 di Universitas Internasional Semen Indonesia (UISI) selaku tuan rumah, pada Kamis, 2 Juli 2026,
Penganugerahan tahun ini mengusung tema utama yang sangat krusial bagi masa depan industri nasional: “Membangun Talenta Muda Unggul dalam Transformasi Energi, Teknologi, dan Logistik Menuju Industri Berkelanjutan Indonesia.”
Acara ini menandai puncak dari rangkaian seleksi ketat program beasiswa nasional yang telah diinisiasi sejak tahun 2019 tersebut.
Di tahun kedelapan pelaksanaannya ini, ketertarikan generasi muda terhadap APERTI BUMN mencatat angka yang luar biasa dengan total pendaftar mencapai 10.244 orang. Dari ketatnya persaingan tersebut, aliansi menetapkan 312 talenta muda terbaik sebagai penerima beasiswa.
Rincian alokasi terdiri dari 47 penerima Beasiswa Penuh dan 265 penerima Beasiswa Parsial yang tersebar di enam perguruan tinggi anggota aliansi yaitu Universitas Internasional Semen Indonesia (UISI), Institut Teknologi PLN (ITPLN), Universitas Pertamina (UPER), Universitas Logistik dan Bisnis Internasional (ULBI), Telkom University (Tel-U), serta Politeknik Semen Indonesia (Poltek-Si).
Baca Juga:
Seminar Stimbara UISI Gresik Soroti Ancaman Nyata Akibat Polusi PlastikPenentuan kuota dan skema pembebasan biaya pendidikan pada masing-masing institusi tersebut disesuaikan sepenuhnya berdasarkan kebijakan dan kesiapan internal kampus masing-masing.
Ketua Aperti BUMN, Prof. Dr. Ir. Iwa Garniwa, menekankan pentingnya peran strategis para penerima beasiswa dalam menghadapi tantangan transisi global.
"Transformasi menuju industri berkelanjutan membutuhkan fondasi teknologi yang kuat, ketahanan logistik yang adaptif, serta kesiapan energi yang bersih. Beasiswa APERTI BUMN 2026 ini hadir untuk membuka pintu bagi para pemimpin masa depan, memadukan potensi terbaik anak bangsa dengan ekosistem BUMN guna mewujudkan kemandirian bangsa di era transisi global." ungkapnya.
Ia menegaskan bahwa perguruan tinggi di bawah BUMN yang kini bertransformasi di bawah koordinasi Danantara memiliki posisi strategis sebagai think tank negara serta membawa visi nasionalisme yang kuat.
Baca Juga:
Telkom University Buka Rekrutmen 9 Posisi Project Based di Jakarta"Dalam lima tahun ke depan, seluruh perguruan tinggi anggota APERTI BUMN mampu menembus jajaran 10 besar terbaik di bidang kekhususannya masing-masing. komitmen ini akan diperkuat melalui program strategis yang lebih luas, mulai dari riset bersama, pertukaran dosen dan mahasiswa, hingga kemitraan erat dengan dunia industri," bebernya
Senada dengan ketua Aperti BUMN, Rektor UISI, Dr. Eka Ananta Sidharta, turut menyampaikan rasa bangga dan harapan positifnya bagi masa depan pendidikan yang terintegrasi dengan industri.
"Kami di UISI, bersama seluruh perguruan tinggi anggota APERTI BUMN, merasa terhormat dapat menjadi bagian dari perjalanan transformatif para mahasiswa ini. Kehadiran mereka di kampus-kampus berbasis industri akan mempercepat lahirnya inovasi-inovasi baru yang siap mendukung ketahanan nasional dan keberlanjutan industri Indonesia," jelasnya.
Karakteristik perguruan tinggi di bawah aliansi ini memiliki keunggulan tersendiri karena lahir langsung dari BUMN. Ia juga menekankan pentingnya penguasaan kompetensi masa depan seperti komunikasi, kepemimpinan, hingga pengambilan keputusan yang kompleks (complex decision making).
"Kami sangat sadar, kami lahir dari BUMN yang kami tahu persis bagaimana persoalan di dalam industri. Sehingga karena kami tahu persis persoalannya, maka kami juga pasti tahu persis bagaimana solusinya," tegasnya.
Anggaran beasiswa ini murni berasal dari internal universitas dan badan penyelenggara masing-masing, sehingga nominal totalnya bervariasi secara proporsional.
Komponen utama yang diberikan adalah pembebasan biaya pendidikan seperti SPP dan DPP (uang gedung), sementara fasilitas pendukung seperti uang saku atau asrama bergantung pada kebijakan dan kapasitas kondisional tiap kampus.
Terkait peluang kerja, Direktur Politeknik Semen Indonesia (POLTEKSI), Dr. Erlina Diamastuti, menjelaskan bahwa status kepemilikan tidak serta merta memberikan jaminan otomatis masuk ke perusahaan induk tanpa seleksi. Namun, pihak kampus berkomitmen penuh memfasilitasi program magang industri sebagai jembatan utama menuju dunia kerja.
"Kita pasti membantu memfasilitasi terkait dengan magang dan sebagainya. Karena sekarang program pemerintah diarahkan ke magang terlebih dahulu baru bisa ditarik menjadi pekerja," tuturnya.
Sebaliknya, skema berbeda diterapkan oleh beberapa kampus lain seperti ULBI dan ITPLN yang memiliki program khusus. Kampus ULBI menyediakan jalur ikatan kerja langsung dengan PT Pos Indonesia sejak masa perkuliahan.
Salah satu calon mahasiswa yang berhasil mendapatkan beasiswa, Nashwa Kaila Putri, alumni SMK Negeri 1 Surabaya jurusan Desain Komunikasi Visual, mengaku bersyukur bisa berhasil mendapat beasiswa penuh di UISI.
"Tentunya saya sangat bersyukur dapat menerima beasiswa APERTI BUMN ini. Beasiswa ini juga bukan penunjang finansial saja, tetapi juga akan menunjang karier saya di masa depan," katanya.
Muhammad Fahlul Umam, lulusan SMK Negeri 3 Tuban jurusan Teknik Pemesinan yang diterima pada Program Studi D3 Teknologi Mesin Politeknik Semen Indonesia. Ia menegaskan kesiapannya untuk menjaga kepercayaan yang telah diberikan.
"Saya mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya. Saya akan berkomitmen penuh untuk menjaga prestasi saya dan untuk ke depannya saya bisa menjadi seseorang yang profesional dalam bidang saya," pungkasnya. (*)