Antisipasi Kemacetan, Kantong Parkir Terintegrasi di Kota Malang Butuh Standarisasi Pengelolaan

Jurnalis: Lutfia Indah
Editor: M. Rifat

12 Des 2024 15:46

Thumbnail Antisipasi Kemacetan, Kantong Parkir Terintegrasi di Kota Malang Butuh Standarisasi Pengelolaan
Bangunan eks Mandiri Syariah kota Malang yang akan dijadikan kantong parkir terintegrasi, 12 Desember 2024. (Foto: Lutfia/Ketik.co.id)

KETIK, MALANG – Pemkot Malang berencana mengintegrasikan dua titik parkir di lahan eks Mandiri Syariah dan eks DLH Kota Malang. Agar berhasil menjadi solusi kemacetan, dibutuhkan standarisasi pengelolaan untuk kawasan parkir tersebut.

Pakar Transportasi ITN Malang, Ir Nusa Sebayang menjelaskan Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Malang harus menakar potensi parkir di Kota Malang khususnya Kayutangan Heritage yang terletak di kawasan parkir terintegrasi.

"Perlu evaluasi dulu kira-kira potensi parkir itu berapa, karena objek wisata itu kadang ramai kadang tidak. Sebenarnya perlu dilakukan penelitian terkait potensinya. Supaya nanti berapa yang disediakan itu harapannya bisa memenuhi," ujarnya, Kamis 12 Desember 2024.

Dalam pembangunan fasilitas tempat parkir, Dishub Kota Malang juga perlu memenuhi standarisasi berupa analisis dampak lalu lintas (Andalalin). Pemenuhan standarisasi tersebut patut dirancan agar hadirnya titik parkir justru tidak menambah kemacetan di Kota Malang.

Baca Juga:
PHRI Kota Malang Ungkap Kenaikan Harga Avtur Belum Berdampak Spesifik pada Hotel

"Memang ada standarisasi yang harus dilalui yaitu Andalalin. Ini penting, karena dalam Andalalin itu akan direncanakan bagaimana sistem keluar masuknya, kapasitas yang harus disediakan, jadi ikuti saja ketentuannya," tuturnya.

Terlebih di akhir tahun selama natal dan tahun baru (Nataru) nanti, laha di eks Mandiri Syariah akan dijadikan kantong parkir sementara bagi pengunjung yang datang ke Kayutangan Heritage. Nusa menyebutkan diperlukan skenario pengelolaan agar tidak semakin menimbulkan kemacetan.

"Kalau itu digunakan untuk Nataru, saya kira bagus. Tapi harus ada sistem pengelolaannya, siapa yang menjaga, sirkulasi masuk keluarnya kendaraan itu harus jelas. Jadi di pintu keluar masuknya jangan sampai terjadi kemacetan, apalagi nanti sampai ke badan jalan," kata Wakil Rektor II ITN itu.

Sementara itu Kepala Dishub Kota Malang, Widjaja Saleh Putra menjelaskan dua titik parkir yang terkoneksi tersebut sesuai dengan arahan Pj Wali Kota Malang, Iwan Kurniawan.

Baca Juga:
Kedai Kopi Cahaya Baru, Ruang Singgah Anak Muda di Tengah Hiruk Pikuk Kota Malang

"Kantong parkir di Jalan Basuki Rahmat akan terkoneksi dengan parkir vertikal di lahan bekas perkantoran DLH, Jalan Majapahit. Langsung di belakang ini, menyambung. Harapannya seperti itu," katanya.

Widjaja juga menyebut diperlukan petunjuk teknis agar pengunjung dapat mengetahui alur masuk dan keluar parkir tersebut.

"Ada simbol yang mengarahkan, yang melarang kalau parkir di titik-titik tertentu gak boleh. Jadi artinya lengkapi dengan petunjuk untuk sirkulasi keluar masuk di lokasi," tutupnya. (*)

Baca Sebelumnya

Meraup Cuan dari Bisnis Frozen Food ala Ibu Rumah Tangga di Blitar

Baca Selanjutnya

BRI Siapkan Rp24,6 Triliun untuk Nataru 2024, Fokus Layanan Perbankan Digital

Tags:

Parkir Terintegrasi Kantong parkir parkir kota malang Kota Malang kemacetan

Berita lainnya oleh Lutfia Indah

Bukti Imunisasi Lengkap untuk Syarat Pendaftaran Sekolah di Kota Malang Sedang Dikaji

14 April 2026 16:31

Bukti Imunisasi Lengkap untuk Syarat Pendaftaran Sekolah di Kota Malang Sedang Dikaji

Relokasi Pedagang Pasar Gadang Molor, Diskopindag Targetkan Tuntas Akhir April

14 April 2026 16:25

Relokasi Pedagang Pasar Gadang Molor, Diskopindag Targetkan Tuntas Akhir April

Program RT Berkelas Menuai Keluhan, Wali Kota Malang: Wajar, Kami Terus Evaluasi

14 April 2026 15:34

Program RT Berkelas Menuai Keluhan, Wali Kota Malang: Wajar, Kami Terus Evaluasi

DPRD Kota Malang Terima Banyak Keluhan Soal RT Berkelas

14 April 2026 14:57

DPRD Kota Malang Terima Banyak Keluhan Soal RT Berkelas

DPRD Kota Malang Soroti Krisis Guru dan Ribuan Anak Tidak Sekolah di LKPJ Wali Kota

13 April 2026 19:05

DPRD Kota Malang Soroti Krisis Guru dan Ribuan Anak Tidak Sekolah di LKPJ Wali Kota

Tembok Pasar Besar Retak, Wali Kota Malang Instruksikan Perbaikan Sementara

13 April 2026 17:45

Tembok Pasar Besar Retak, Wali Kota Malang Instruksikan Perbaikan Sementara

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar