KETIK, SURABAYA – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Surabaya mendorong Dinas Pendidikan (Dispendik) Surabaya untuk memperkuat server Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) 2026.
Harapan ini disampaikan oleh Anggota Komisi D DPRD Surabaya, Agus Mashuri. Ia mengatakan, persoalan server down kerap terjadi, terutama pada saat jam-jam sibuk. Peristiwa ini bisanya menimbulkan kepanikan masyarakat khususnya orang tua siswa.
"Kekuatan server harus dimatangkan supaya akses masyarakat tidak terganggu saat proses pendaftaran berlangsung," katanya pada Minggu, 14 Juni 2026.
Selain itu, ia juga meminta masyarakat agar segera melakukan pendaftaran dan tidak menunggu hingga mendekati batas akhir untuk meminimalisir kendala teknis yang tidak diinginkan. "Jangan menunggu jam-jam tertentu karena dikhawatirkan server mengalami down. Kalau sampai gagal mengakses dan tidak memiliki bukti pendaftaran tentu rugi sendiri," lanjutnya.
Selain menyoroti persoalan teknis, ia juga menyoroti syarat surat keterangan domisili dalam pelaksanaan SPMB yang harus benar-benar dipenuhi sesuai ketentuan. "Surat keterangan domisili sebagai persyaratan SPMB harus menunjukkan yang bersangkutan sudah tinggal minimal satu tahun di wilayah tersebut," sambungnya.
Baca Juga:
DPRD Surabaya Bertemu Demonstran, Apresiasi Kepedulian Mahasiswa Terhadap Persoalan BangsaPada kesempatan yang sama, Agus mengajak masyarakat untuk memahami jika tidak semua siswa dapat ditampung di sekolah negeri. Maka dari itu, ia meminta masyarakat mempertimbangkan pilihan sekolah swasta sejak awal pendaftaran.
“Kalau masuk lewat afirmasi harus dipersiapkan sejak awal. Banyak sekolah swasta favorit di Surabaya yang kualitasnya juga sangat baik,” tuturnya. (*)