Angka Prevalensi Stunting Bondowoso Turun Jadi 6,09 Persen

Jurnalis: Ari Pangistu
Editor: Mustopa

21 Jun 2024 08:24

Thumbnail Angka Prevalensi Stunting Bondowoso Turun Jadi 6,09 Persen
Pj Bupati Bondowoso, Bambang Soekwanto saat menyerahkan bantuan susu untuk penanganan stunting di Puskesmas Jambesari Ds (Humas Prokopim/Ketik.co.id)

KETIK, BONDOWOSO – Angka prevalensi stunting di Kabupaten Bondowoso mengalami penurunan menjadi 6,09 persen per bulan April 2024. 

Angka ini berdasarkan bulan timbang hingga April 2024. Penurunan angka prevalensi stunting tahun ini terbilang turun paling signifikan di banding tahun-tahun sebelumnya. 

Tercatat, pada tahun 2021 angka prevalensi stunting tersebut berada di angka 37 persen. Kemudian, di tahun 2022 turun lagi menjadi 32 persen, dan tahun 2023 menyentuh penurunan luar biasa yakni menjadi 17 persen. 

Pj Bupati Bondowoso, Bambang Soekwanto mengatakan bahwa penurunan ini merupakan buah kerja keras semua pihak. Baik pemerintah daerah, TNI, Polri, hingga jajaran vertikal lainnya.

Baca Juga:
Warga Bandelan Bondowoso Geger, Temukan Jenazah Bayi Perempuan dalam Kresek Hitam

"Jika semua pihak terus kompak, saya yakin angka stunting bisa kembali turun,” ujarnya. 

Ia menegaskan, ada banyak upaya yang dilakukan Pemkab Bondowoso untuk mencapai itu. Salah satunya yakni pemberiaan susu penanganan stunting dari APBD, bahkan dianggarkan sekitar Rp1,9 miliar. 

Kemudian, upaya preventif juga dilakukan dengan memberikan makanan tambahan dan pemantauan secara masif kepada ibu-ibu hamil melalui bidan-bidan yang ada desa. 

"Nanti juga akan dianggarkan kembali di APBD perubahan," urainya. 

Baca Juga:
Atap Gedung GKJW Bondowoso Ambruk Diterjang Hujan Lebat, Bupati Hamid Tinjau Lokasi

Sementara itu, Plt Kadinkes Bondowoso, dr. Selamet Santoso, menjelaskan, susu khusus penanganan stunting atau susu pangan olahan untuk keperluan medis khusus (PKMK) diberikan secara gratis bagi balita dua tahun (baduta). 

Tepatnya, Baduta yang mengalami stunting atau pun balita kondisi tertentu seperti yang mengalami penyakit penyerta. 

Pemberian susu PKMK melalui resep oleh dokter spesialis anak, di mana baduta stunting dirujuk ke RS tiap bulan untuk dilakukan pemeriksaan oleh dokter spesialis, mendapatkan resep susu PKMK sesuai kebutuhannya, dan diambil di masing-masing puskesmas.

Karena, kebutuhan susu untuk bayi stunting berbeda-berbeda. Tergantung kondisinya.

“Tidak semua balita stunting kebutuhan susunya sama. Ada yang mendapatkan enam tiap bulannya, ada delapan,” tuturnya. 

Upaya penurunan stunting ini juga dilakukan pendampingan oleh puskesmas, TPK kecamatan dan desa juga kader kesehatan pada semua sasaran remaja putri, catin, bumil, bulin, serta balita.

Dengan kegiatan sesuai kelompok sasaran gerakan aksi bergizi, minum tablet tambah darah, pencegahan pernikahan usia dini, penyuluhan kesehatan catin, screening ibu layak hamil, dan pemberian PMT lokal bumil.

“Semua ini diharapkan sebagai upaya pencegahan  tidak muncul kasus stunting baru,” pungkasnya.(*)

Baca Sebelumnya

Hooligan Bahagia! Bruno Mars Bakal Konser di Indonesia

Baca Selanjutnya

Terdakwa Kasus Kekerasan Anak hingga Tewas di Situbondo Dituntut Bervariasi

Tags:

Bondowoso #StuntingBondowoso #DinkesBondowoso #PjBupatiBondowoso

Berita lainnya oleh Ari Pangistu

Kirab Maskot Pilkada Serentak Jawa Timur Tiba di Bondowoso

19 September 2024 16:47

Kirab Maskot Pilkada Serentak Jawa Timur Tiba di Bondowoso

Data Lansia Diduga Dicuri untuk Kredit Fiktif di Bondowoso, Korban Geruduk Kejaksaan

19 September 2024 14:49

Data Lansia Diduga Dicuri untuk Kredit Fiktif di Bondowoso, Korban Geruduk Kejaksaan

KPU Bondowoso Tetapkan DPT Pilkada Sebanyak 601.133, Pemilih Perempuan Lebih Banyak

19 September 2024 09:01

KPU Bondowoso Tetapkan DPT Pilkada Sebanyak 601.133, Pemilih Perempuan Lebih Banyak

Jumlah Pemilih Pemula Pilkada Bondowoso Capai 1.900an, Dispendukcapil Jemput Bola Perekaman E-KTP

19 September 2024 07:33

Jumlah Pemilih Pemula Pilkada Bondowoso Capai 1.900an, Dispendukcapil Jemput Bola Perekaman E-KTP

KPU Bondowoso Buka Rekrutmen 8 Ribuan Petugas KPPS Pilkada 2024

18 September 2024 15:00

KPU Bondowoso Buka Rekrutmen 8 Ribuan Petugas KPPS Pilkada 2024

Diduga Panen Alpukat Tetangga Satu Karung, Warga Sukosari Lor Dipolisikan

17 September 2024 20:05

Diduga Panen Alpukat Tetangga Satu Karung, Warga Sukosari Lor Dipolisikan

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar