KETIK, SITUBONDO – Badan Kehormatan DPRD Situbondo melaksanakan tes urine kepada jajaran pimpinan dan wakil pimpinan serta anggota DPRD Kabupaten, Senin 12 Oktober 2026.

Tes urine dilakukan menyusul adanya dugaan penyalahgunaan narkoba yang dilakukan salah satu anggota DPRD Situbondo dan tertangkap polisi di Surabaya, 

Sebanyak 19 anggota DPRD Kabupaten Situbondo, Jawa Timur menjalani tes urine. Sedangkan, anggota lainnya belum mengikuti pemeriksaan karena sedang menjalani kegiatan bimbingan teknis (bimtek).

Wakil Ketua Badan Kehormatan (BK) DPRD Situbondo, Muhammad Hasan Illiyin mengatakan, tes urine dilakukan oleh petugas Dinas Kesehatan (Dinkes) Situbondo dengan pengawasan dari Satuan Reserse Narkoba Polres Situbondo.

"Dari total 45 anggota DPRD Situbondo, sebanyak 44 orang dijadwalkan mengikuti tes urine. Sementara satu anggota lainnya tidak mengikuti pemeriksaan karena sedang menjalani rehabilitasi," jelas Illiyin.

Illiyin membenarkan bahwa hanya 19 anggota DPRD Situbondo yang melakukan tes urine.

"Insyaallah besok akan lebih banyak. Karena hari ini sebagian teman-teman ada yang bimtek, sehingga tidak bisa mengikuti untuk hari ini," kata Illiyin kepada awak media di Gedung DPRD Situbondo.

Illiyin berharap seluruh anggota yang belum mengikuti menjalani tes urine agar mengikuti besok, sesuai jadwal yang telah ditentukan.

Menurut Illiyin, tes urine tersebut menjadi salah satu langkah untuk mengembalikan kepercayaan masyarakat terhadap para wakil rakyat di Situbondo.

"Kita hanya ingin memberikan kepercayaan kembali kepada masyarakat bahwa tidak semua anggota dewan menyalahgunakan narkoba," ujar Wakil Ketua BK DPRD.

Sementara Kepala Satuan Reserse Narkoba Polres Situbondo Iptu Tatang Purwohadi mengatakan bahwa pihaknya hanya diundang untuk memantau proses pelaksanaan tes urine yang dilaksanakan petugas Dinas Kesehatan Situbondo.

"Kehadiran kami berdasarkan undangan untuk memantau pelaksanaan tes urine. Hasil pemeriksaan belum diterima pihak kepolisian. Hasil tes akan disampaikan secara tertulis oleh Laboratorium Kesehatan Daerah (Labkesda) atau Dinas Kesehatan Situbondo," ujar Iptu Tatang. (*)

Baca Juga:
Perkokoh Kemanunggalan TNI dan Rakyat, Kodim 0823 Situbondo Gelar Armyphoria
Baca Juga:
Terlibat Narkoba di Surabaya, Eko Febriyanto Desak BK DPRD Situbondo Sanksi RZ