Anak Dianiaya di Rumah Nenek, Ibu di Pacitan Tempuh Jalur Hukum-Lapor Polda Jatim

Editor: Al Ahmadi

13 Apr 2026 19:55

Thumbnail Anak Dianiaya di Rumah Nenek, Ibu di Pacitan Tempuh Jalur Hukum-Lapor Polda Jatim
Konselor DPPKB dan PPPA bersama Citra Yulia Margareta (kanan) saat memberikan keterangan terkait laporan dugaan kekerasan anak di Pacitan, Senin, 13 April 2026. (Foto: Al Ahmadi/Ketik.com)

KETIK, PACITAN – Seorang ibu di Kabupaten Pacitan, Citra Yulia Margareta, melaporkan dugaan kekerasan terhadap anak yang dialami putranya, RZ (13), yang terjadi pada 2023.

Peristiwa itu terjadi saat korban berada di rumah neneknya. 

Citra menceritakan, saat itu anaknya hendak meminta uang jajan kepada neneknya, namun justru mendapat perlakuan kasar dari pelaku berinisial AD.

“Anak saya waktu itu pergi ke rumah neneknya. Setelah beberapa saat di sana, ia berniat minta uang untuk jajan. Namun pelaku berinisial AD yang kebetulan ada di rumah emosi dan langsung marah lalu memukuli anak saya,” ujar Citra, Senin, 13 April 2026.

Baca Juga:
Pemkab Sleman dan Pengadilan Agama Perkuat Sinergi, Bidik Penurunan Pernikahan Dini

Ia menganggap situasi tersebut seharusnya wajar dan tidak semestinya berujung kekerasan.

“Kan sudah biasa ya cucu main ke rumah neneknya, terus minta uang ke neneknya. Wajar kan? Kenapa si AD marah sampai pukul anakku sampai luka-luka,” imbuhnya.

Akibat kejadian itu, korban mengalami luka di sejumlah bagian tubuh hingga harus mendapat perawatan di RSUD dr. Darsono Pacitan. 

Warga sekitar disebut sempat melerai dan membantu membawa korban ke rumah sakit.

Baca Juga:
Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

“Pas kejadian itu tetangga neneknya teriak-teriak sambil melerai. Takut terjadi apa-apa, anak saya sama tetangga dibawa ke rumah sakit,” katanya.

Ia menyebut, kasus ini baru terungkap secara detail setelah anaknya berani bercerita. Sebelumnya, upaya pelaporan sempat terhambat.

“Awalnya mau saya laporkan, tapi sempat dihalangi. Baru setelah anak saya cerita detail, saya tahu bagaimana dia dianiaya,” katanya.

Citra mengaku terpukul setelah mengetahui hal tersebut. Pasalnya, terduga diketahui berprofesi sebagai anggota kepolisian.

“Orang tua mana yang boleh anaknya ditonjok, ditendang pakai dengkul seperti itu. Saya merasa miris dengan kejadian yang menimpa anak saya,” ujarnya.

Citra menyatakan telah melaporkan kasus ini ke Polres Pacitan terkait pidana umum, ia juga mengadukan kasus ini ke Propam Polda Jawa Timur terkait dugaan pelanggaran kode etik.

“Hari ini sudah saya laporkan juga ke Propam Polda Jatim. Untuk pidana umum di sini, tapi kode etik di Polda Jatim,” ujarnya.

Ia berharap proses hukum berjalan dan memberikan efek jera. 

“Saya maunya dia dipidanakan, dipenjara, dan dipecat,” imbuhnya.

Sementara itu, Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, serta Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPKB dan PPPA) Kabupaten Pacitan menyatakan, selain kasus kekerasan anak, AD juga dilaporkan istrinya, BAHP (24), atas tindakan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT).

Pihaknya telah menerima laporan tersebut dan melakukan pendampingan terhadap korban.

“Berdasarkan surat itu, Bu Citra mengadukan dua kasus. Kekerasan terhadap perempuan yang dialami adiknya, serta kekerasan terhadap anak yang dialami putranya,” kata Kepala Dinas PPKB dan PPPA Pacitan, Jayuk Susilaningtyas.

Ia mengungkapkan, dalam pendampingan awal, korban disebut sempat mengalami trauma.

“Ada, sempat trauma putranya. Secara psikologis sangat trauma, ia takut bertemu dengan pelaku,” katanya.

Dinas memastikan akan terus memantau kondisi korban hingga pulih sepenuhnya.

“Kita tindak lanjut terus untuk korban sampai betul-betul terlepas dari trauma, kita pantau dan evaluasi. Kami juga mendampingi saat proses persidangan untuk dimintai keterangan,” jelasnya.

Saat ini proses asesmen korban telah dilakukan dan hasilnya akan digunakan sebagai kelengkapan laporan ke pihak kepolisian.

Ia mengatakan pihaknya mengecam segala bentuk kekerasan, terutama terhadap perempuan dan anak.(*)

Baca Sebelumnya

Usai Visum, Jenazah Yai Mim Dimakamkan di Blitar

Baca Selanjutnya

Anggaran Cupet, Bakesbangpol Pacitan Cari Penginapan Gratis untuk Karantina Paskibraka 2026

Tags:

kekerasan anak pacitan DPPKBPPPA trauma anak pendampingan psikososial Oknum Polisi Propam Polda Jatim perlindungan anak

Berita lainnya oleh Al Ahmadi

Anak Dianiaya di Rumah Nenek, Ibu di Pacitan Tempuh Jalur Hukum-Lapor Polda Jatim

13 April 2026 19:55

Anak Dianiaya di Rumah Nenek, Ibu di Pacitan Tempuh Jalur Hukum-Lapor Polda Jatim

Anggaran Cupet, Bakesbangpol Pacitan Cari Penginapan Gratis untuk Karantina Paskibraka 2026

13 April 2026 19:53

Anggaran Cupet, Bakesbangpol Pacitan Cari Penginapan Gratis untuk Karantina Paskibraka 2026

Orang Tua Desak SPPG Tanggungjawab, Korban Dugaan Keracunan MBG Pacitan Tembus Ratusan

13 April 2026 14:32

Orang Tua Desak SPPG Tanggungjawab, Korban Dugaan Keracunan MBG Pacitan Tembus Ratusan

Rem Blong, Turunan Tajam Jalur Rawan Pacitan-Ponorogo Tewaskan Sopir Truk

13 April 2026 13:23

Rem Blong, Turunan Tajam Jalur Rawan Pacitan-Ponorogo Tewaskan Sopir Truk

Kronologi Siswa Pacitan yang Diduga Keracunan MBG, Kini Masih Dirawat di RS

11 April 2026 23:22

Kronologi Siswa Pacitan yang Diduga Keracunan MBG, Kini Masih Dirawat di RS

Buntut Dugaan Keracunan Siswa di Tegalombo, DPRD Pacitan Desak Evaluasi Total MBG

11 April 2026 19:06

Buntut Dugaan Keracunan Siswa di Tegalombo, DPRD Pacitan Desak Evaluasi Total MBG

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar