Alami KDRT, Perempuan di Jombang Pilih Lapor Damkar daripada Polisi

Jurnalis: Syaiful Arif
Editor: Muhammad Faizin

22 Mei 2025 17:00

Headline

Thumbnail Alami KDRT, Perempuan di Jombang Pilih Lapor Damkar daripada Polisi
Kantor Damkar Kabupaten Jombang. (Foto: Istimewa/ Diskominfo Pemkab Jombang)

KETIK, JOMBANG – Kejadian tak biasa terjadi di Kabupaten Jombang. Seorang ibu berinisial W (30), warga Kecamatan Diwek, memilih melaporkan kasus kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) yang dialaminya bukan ke kantor polisi, melainkan ke pos Pemadam Kebakaran (Damkar). 

Peristiwa ini terjadi pada Selasa, 13 Mei 2025. W datang ke Pos Damkar Kabupaten Jombang dalam kondisi menangis dan membawa serta dua anak perempuannya yang masih kecil, sekira pukul 15.00 WIB.

Komandan Regu Damkar BPBD Kabupaten Jombang, Hariyanto, mengatakan korban mengaku bingung harus ke mana dan takut melapor ke polisi.

“Dia bilang takut ke kantor polisi dan tidak tahu harus ke mana lagi. Dia ingin suaminya langsung ditangkap,” ungkap Hariyanto, Kamis, 22 Mei 2025.

Baca Juga:
Alsintan Combine Harvester Bantuan Hilang di Jombang, Disperta Tunggu Hasil Penyelidikan Polisi

Ternyata ini bukan kali pertama W mengalami KDRT. Ia mengaku kekerasan serupa sudah sering terjadi. 

Sebelumnya wanita asal Kecamatan Diwek, Kabupaten Jombang tersebut bahkan pernah melapor ke aparat desa dan Polsek saat tinggal di Kecamatan Mojoagung. Namun, laporan itu tidak membuahkan hasil karena dianggap kurang bukti dan saksi.

Alih-alih mendapat perlindungan, korban merasa lebih nyaman mendatangi Damkar yang notabene bukan institusi penegak hukum. Fenomena ini mencerminkan realita yang mengkhawatirkan: warga mulai mencari perlindungan ke institusi yang dirasa lebih responsif, walaupun tidak memiliki wewenang hukum.

Kekerasan yang dialami W ini sudah terjadi berulang kali, hingga pada Selasa, 13 Mei 2025 sekira pukul 14.00 WIB terulang kembali kekerasan terhadap dirinya dan anak-anaknya.

Baca Juga:
Kanopi Pasar Ploso Jombang Roboh, Praktisi Hukum Sebut Ada Potensi Jerat Pidana

Sang suami memarahi anak mereka dengan nada tinggi dan menyuruh mencuci piring. Saat itu, sang anak juga dipukul pada bagian lengan. 

Sang istri yang mencoba melindungi anaknya kemudian terlibat adu dorongan dengan suaminya. Dalam kejadian itu, korban mengalami luka lecet di punggung tangan kanan dan mengaku merasakan sakit di bagian pinggang.

Kemudian W yang merasa sudah tidak tahan lagi, mendatangi kantor Damkar Kabupaten Jombang untuk melaporkan KDRT yang dijalaninya.

"W saat bercerita mengungkapkan kejadian serupa pernah terjadi sebelumnya, dengan meninggalkan bekas luka di tangan dan kaki. Namun ia tidak ingat secara pasti lukanya itu habis diapakan, kayaknya luka memar," tuturnya.

Menanggapi laporan tersebut, pihak Damkar kemudian berinisiatif menghubungi Polsek Jombang Kota. 

W akhirnya diantar dan diterima di Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polres Jombang sekitar pukul 16.00 WIB.

Kasus ini kini sedang ditangani aparat kepolisian. Kanit PPA Satreskrim Polres Jombang, Ipda Faris Patriadinata, membenarkan bahwa penyelidikan masih berlangsung dan pihaknya telah meminta keterangan dari para saksi, termasuk Komandan Regu Damkar. (*)

Baca Sebelumnya

Mangkir Panggilan Polisi, Dokter Terduga Pelaku Pelecehan Seksual di Malang Bakal Dipanggil Paksa

Baca Selanjutnya

Anak 4 Tahun di Kabupaten Malang Diculik Orang Tak Dikenal, Pelaku Todongkan Pisau ke ART

Tags:

KDRT Kekerasan Perempuan Damkar Jombang polres jombang

Berita lainnya oleh Syaiful Arif

MBG di Jombang Belum Merata, Zulhas Ungkap Baru 15 Persen Sekolah Berbasis Agama Terlayani

10 April 2026 14:25

MBG di Jombang Belum Merata, Zulhas Ungkap Baru 15 Persen Sekolah Berbasis Agama Terlayani

Kronologi Kecelakaan Truk Muat Paket Seruduk Truk Pasir di Tol Jombang, Dua Meninggal

10 April 2026 10:53

Kronologi Kecelakaan Truk Muat Paket Seruduk Truk Pasir di Tol Jombang, Dua Meninggal

Penghentian Pembangunan Pabrik Ayam di Jombang, DPRD Nilai Ketaatan Perizinan Perusahaan Lemah

9 April 2026 07:20

Penghentian Pembangunan Pabrik Ayam di Jombang, DPRD Nilai Ketaatan Perizinan Perusahaan Lemah

Izin Belum Lengkap, Pabrik Pemotongan Ayam di Jombang Disetop Satpol PP

6 April 2026 14:21

Izin Belum Lengkap, Pabrik Pemotongan Ayam di Jombang Disetop Satpol PP

7 Nama Muncul dalam Muscab PKB Jombang 2026, Uji Kompetensi Jadi Penentu Kepemimpinan Partai

5 April 2026 14:37

7 Nama Muncul dalam Muscab PKB Jombang 2026, Uji Kompetensi Jadi Penentu Kepemimpinan Partai

Anggota DPR RI Sadarestuwati Sosialisasikan Empat Pilar di Jombang, Tekankan Persatuan dan Ketahanan Bangsa

4 April 2026 06:20

Anggota DPR RI Sadarestuwati Sosialisasikan Empat Pilar di Jombang, Tekankan Persatuan dan Ketahanan Bangsa

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar