KETIK, SURABAYA – Pesantren Digipreneur Al Yasmin menjalin kolaborasi strategis dengan AKSI Training & Consulting dalam pengembangan program pendidikan berbasis spiritual, healing, dan penguatan peran keluarga. Pertemuan yang berlangsung pada 6 Mei 2026 di lingkungan Pesantren Al Yasmin, Surabaya.
Ini menjadi langkah awal sinergi kedua lembaga untuk menghadirkan program “Sekolah Keluarga Hebat” sebagai ruang pembelajaran bagi orang tua dan santri dalam membangun karakter, kepemimpinan, serta potensi diri secara holistik.
Kolaborasi ini menjadi bentuk komitmen Pesantren Digipreneur Al Yasmin dalam menghadirkan pendidikan yang tidak hanya berfokus pada pengembangan akademik santri, tetapi juga memperkuat keterlibatan keluarga sebagai fondasi utama pembentukan karakter generasi muda.
Founder Pesantren Digipreneur Al Yasmin, Helmy M. Noor, menegaskan bahwa pembinaan santri perlu dilakukan secara menyeluruh, termasuk membangun jiwa kepemimpinan dan semangat entrepreneurship sejak dini.
“Santri perlu dibina jiwa kepemimpinannya agar dapat berkembang, khususnya dalam membangun semangat entrepreneurship. Untuk itu, kami membutuhkan trainer yang benar-benar kompeten di bidangnya,” ujarnya.
Baca Juga:
Pascapelantikan Syaifuddin Zuhri, RPH Surabaya Berharap Komunikasi dengan DPRD Semakin SolidMenurutnya, keberhasilan anak dalam mengembangkan bakat dan potensinya tidak dapat dilepaskan dari dukungan keluarga, khususnya peran orang tua dalam mendampingi proses tumbuh kembang anak.
“Ketika seorang anak memiliki bakat dan kemauan untuk mengembangkannya menjadi profesi, maka orang tua harus hadir untuk mendukung dan membersamai. Peran keluarga sangat penting dalam perjalanan kesuksesan anak,” tambahnya.
Founder AKSI Training & Consulting, Ir. H. Misbahul Huda, MBA, menyambut positif peluang kolaborasi tersebut. Ia menilai program-program yang dimiliki Pesantren Al Yasmin memiliki potensi besar untuk diperkuat melalui pendekatan berbasis kompetensi, pengembangan karakter, dan penguatan nilai spiritual.
“Kami melihat AKSI Training & Consulting dapat berkontribusi dalam berbagai program di Pesantren Al Yasmin. Tidak hanya berfokus pada santri, tetapi juga penting untuk melibatkan keluarga dalam pengembangan potensi anak,” jelasnya.
Baca Juga:
Menag RI Nasaruddin Umar Bentuk Satgas Ponpes, Cegah Tindak Tegas Kekerasan SeksualSementara itu, Direktur AKSI Training & Consulting, H. Sahid Sumitro, MM., CBC., CPC., turut mengapresiasi konsep pendidikan yang diusung Pesantren Digipreneur Al Yasmin yang dinilai memiliki karakter dan keunggulan tersendiri.
“Pesantren Al Yasmin memiliki keunggulan yang unik. Hal ini membuka peluang sinergi yang kuat, khususnya melalui program parenting dan penguatan peran keluarga,” ungkapnya.
Melalui kolaborasi ini, Pesantren Digipreneur Al Yasmin bersama AKSI Training & Consulting berharap dapat membangun ekosistem pendidikan yang terintegrasi antara santri dan keluarga.
Kehadiran program “Sekolah Keluarga Hebat” diharapkan mampu menjadi wadah pembelajaran bagi orang tua dalam mendampingi tumbuh kembang anak secara emosional, spiritual, dan pengembangan potensi diri, sekaligus memperkuat kesiapan generasi muda yang unggul, adaptif, dan berdaya saing di masa depan.(*)