KETIK, BREBES – DPSDAPR Brebes bergerak cepat menerjunkan alat berat jenis ekskavator untuk melakukan normalisasi sungai guna mengatasi banjir yang merendam pemukiman warga.
Langkah ini diambil menyusul adanya ketegangan yang sempat terjadi antara warga dari dua desa terdampak banjir di Kecamatan Wanasari.
Sebelumnya, situasi di lokasi sempat memanas karena warga dari salah satu desa berusaha melakukan solusi sepihak dengan menanggul saluran air di wilayah mereka agar air idak masuk wilayahnya.
Aksi tersebut ditentang oleh warga desa lainnya karena khawatir debit air tidak akan surut dan memperparah banjir di wilayah mereka.
"Kami langsung turunkan tim dan alat berat hari ini juga untuk mengeruk pendangkalan sungai. Ini adalah solusi teknis agar aliran air lancar dan tidak ada lagi pihak yang merasa dirugikan," ujar kepala Dinas PSDAPR l, Moh Zuhdan Fanani melalui sambungan telepon, Sabtu 3 Januari 2026.
Baca Juga:
Bupati Bandung Percepat Penanganan Banjir Tegalluar, Danau Retensi Segera DibangunSaat ini, fokus utama petugas adalah memperdalam palung sungai dan memastiakan air mengalir dengan baik.
Pemerintah daerah mengimbau warga untuk tetap tenang dan tidak mengambil tindakan sepihak yang dapat memicu konflik horizontal.
Pantauan Ketik.com, sebuah alat berat telah diterjunkan untuk mengeruk sedimantasi sungai.
Sementara warga menyampaikan terima kasih atas aksi cepat dinas terkait dan memberikan solusi.
Baca Juga:
Akademisi dan Pejabat Publik Brebes Bedah Otoritas Kekuasaan lewat Diskusi Sarasehan 81 Pancasila"Terima kasih dinas terkait merespon cepat, respon cepat ini sehingga meredam ketegangan yang sempat muncul, terimakasih." ujar salah satu warga.(*)