Ajaib! Sapi di Pacitan Lahirkan Pedet Jantan 10 Kali, Pemilik Disebut Punya Jimat

Jurnalis: Al Ahmadi
Editor: Hetty Hapsari

17 Apr 2025 16:40

Thumbnail Ajaib! Sapi di Pacitan Lahirkan Pedet Jantan 10 Kali, Pemilik Disebut Punya Jimat
Rohmad saat mengumbar pedet urutan ke 10 di Lapangan Banjarjo, selepas dimandikan. Ia bandrol senilai Rp30 juta, Kamis 17 April 2025. (Foto: Al Ahmadi/Ketik.co.id)

KETIK, PACITAN – Tak ada mantra apalagi jimat pun rekayasa genetik, tapi apa yang dialami Rohmad (61), warga Dusun Galit, Desa Banjarjo, Kecamatan Kebonagung, Pacitan, sungguh bikin geleng-geleng kepala.

10 tahun terakhir, sapi betina miliknya sudah 10 kali melahirkan, dan semuanya berkelamin jantan.

"Istiqomah, Mas. Tiap tahun lahiran, dan selalu jantan. Tetangga sampai heran, dikira saya punya jimat atau amalan khusus," ujar Rohmad sambil terkekeh di kandangnya, Kamis, 17 April 2025.

Induk sapi yang dibelinya sejak masih dara di Pasar Pon Pacitan pada 2012 itu mulai melahirkan pada 2013. Sejak itu, seperti sudah ditakdirkan, setiap pedet yang lahir berjenis kelamin jantan. 

Baca Juga:
Anak Dianiaya di Rumah Nenek, Ibu di Pacitan Tempuh Jalur Hukum-Lapor Polda Jatim

Terakhir, kelahiran ke-10 terjadi pada 2023 lalu.

“Alhamdulillah, setiap tahun jual sapi jantan terus,” katanya.

Rohmad bilang, sapi peliharaannya cuma dua ekor, hanya indukan sama anaknya. Selepas dewasa pedet langsung dijual.

"Setelah itu indukannya minta kawin lagi, ya begitu-begitu terus," ucapnya.

Baca Juga:
Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Tak ada teknik khusus, tak pula pakan spesial. Rohmad mengaku perawatannya seperti peternak lain.

Ia hanya rutin mencari rumput, menjaga kebersihan, dan mengobati bila sapi sakit. Soal reproduksi, induknya juga tak neko-neko.

Paling-paling, dia cuma menambahkan pakan konsentrat untuk pedet supaya cepat gemuk.

“Kalau minta kawin, suntik sekali langsung jadi. istilahnya ‘babonnya memang genjah’,” celetuknya sambil tertawa.

Ia menjual anak sapi saat berumur 10 hingga 19 bulan, dengan harga berkisar antara Rp18 juta sampai Rp30 juta, tergantung besar dan kondisi fisik.

“Kalau betina paling cuma Rp13 sampai Rp18 juta,” katanya membandingkan.

Kini, anak jantan ke-10 sudah berusia 2,5 tahun dan sedang ditawarkan seharga Rp30 juta.

“Sudah mandi, siap kirim kalau ada yang cocok,” ucapnya dengan gaya bak juragan sapi.

Rohmad tidak sendiri dalam merawat sapi-sapinya. Ia dibantu sang istri, Sriyatun (57), dari urusan mencari rumput hingga penambahan gizi serta menangani penyakit.

“Kami berdua saja, tiap hari rutinitasnya ya gitu. Sapi udah kayak keluarga,” ujar Sriyatun yang juga hafal betul siklus kehamilan indukan mereka.

Soal dugaan adanya doa atau jampi-jampi khusus, Rohmad langsung membantah.

“Wah, saya orang biasa, Mas. Doanya juga biasa. Sholat, berdoa kepada Allah SWT, itu saja. Kalau jantan semua ya mungkin rezeki saya di situ,” katanya merendah.

Sementara tetangganya masih mencoba menerka-nerka "rahasia" di balik kejantanan massal itu, Rohmad hanya berharap indukan selanjutnya bisa lebih ‘produktif’.

“Kalau bisa, sampai anak ke-11 juga jantan lagi. Tapi indukannya sudah tua, sudah ngga kuat lagi untuk hamil,” tutupnya Rohmad. (*)

Baca Sebelumnya

Komisi IV DPRD Sampang Sidak RSUD dr Mohammad Zyn, Pastikan Pelayanan Optimal Jelang dan Sesudah Lebaran

Baca Selanjutnya

Dinkes Kota Malang Siagakan Paredis Selama Mudik Lebaran

Tags:

pacitan Peternak Sapi di Pacitan Rohmad

Berita lainnya oleh Al Ahmadi

Paket Sinkronisasi dan Monitoring Tata Ruang Pacitan Telan Anggaran Ratusan Juta

14 April 2026 11:18

Paket Sinkronisasi dan Monitoring Tata Ruang Pacitan Telan Anggaran Ratusan Juta

Luas Lahan Sawah Kurang 11 Persen, RDTR Tiga Kecamatan di Pacitan Mandek di Pusat

14 April 2026 10:18

Luas Lahan Sawah Kurang 11 Persen, RDTR Tiga Kecamatan di Pacitan Mandek di Pusat

Anak Dianiaya di Rumah Nenek, Ibu di Pacitan Tempuh Jalur Hukum-Lapor Polda Jatim

13 April 2026 19:55

Anak Dianiaya di Rumah Nenek, Ibu di Pacitan Tempuh Jalur Hukum-Lapor Polda Jatim

Anggaran Cupet, Bakesbangpol Pacitan Cari Penginapan Gratis untuk Karantina Paskibraka 2026

13 April 2026 19:53

Anggaran Cupet, Bakesbangpol Pacitan Cari Penginapan Gratis untuk Karantina Paskibraka 2026

Orang Tua Desak SPPG Tanggungjawab, Korban Dugaan Keracunan MBG Pacitan Tembus Ratusan

13 April 2026 14:32

Orang Tua Desak SPPG Tanggungjawab, Korban Dugaan Keracunan MBG Pacitan Tembus Ratusan

Rem Blong, Turunan Tajam Jalur Rawan Pacitan-Ponorogo Tewaskan Sopir Truk

13 April 2026 13:23

Rem Blong, Turunan Tajam Jalur Rawan Pacitan-Ponorogo Tewaskan Sopir Truk

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar