KETIK, TANGERANG – Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan (Menko IPK) Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) bersama Gubernur Banten Andra Soni meninjau progres pembangunan Underpass Bitung di Kabupaten Tangerang, Jumat (6/11/2026).

Peninjauan dilakukan untuk memastikan pembangunan proyek strategis tersebut berjalan sesuai target. Underpass Bitung ditargetkan beroperasi pada Februari 2027 dan diharapkan menjadi solusi atas kemacetan di wilayah tersebut.

Proyek lintas bawah sepanjang 350 meter ini merupakan hasil kolaborasi antara Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang dan Kementerian Pekerjaan Umum (PU) dengan dukungan anggaran sebesar Rp 87,31 miliar.

Menko IPK Agus Harimurti Yudhoyono menyampaikan, progres pembangunan Underpass Bitung saat ini telah mencapai 70,7 persen dan berjalan sesuai dengan tenggat waktu yang direncanakan. Ia berharap kualitas dan standar keselamatan konstruksi tetap menjadi prioritas utama.

"Insyaallah akan terus dikejar hingga tahun depan, dan pada Februari (2027) akan ada serah terima pertama atau Provisional Hand Over (PHO)," ujar AHY.

Baca Juga:
AHY dan Andra Soni Tinjau Kali Perancis di Kota Tangerang, Antisipasi Banjir Akses Bandara Soetta

Ia menambahkan, lokasi pembangunan ini sangat strategis karena menjadi titik utama yang selama ini menghambat arus kendaraan dari arah Kota Tangerang maupun Kabupaten Serang.

"Ini penting sekali. Sudah terlalu lama masyarakat yang melewati jalur ini terdampak kemacetan. Konektivitas merupakan urat nadi dari pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat," tegasnya.

Sementara itu, Gubernur Banten Andra Soni memproyeksikan kehadiran Underpass Bitung dapat mengurangi kemacetan hingga 50 persen. Namun, ia menekankan, penanganan infrastruktur di kawasan tersebut tetap memerlukan langkah lanjutan agar arus lalu lintas benar-benar lancar.

Kawasan Bitung, lanjut Andra Soni, merupakan urat nadi penghubung berbagai wilayah, baik menuju Serang, Jakarta, maupun kawasan utara Tangerang.

Baca Juga:
Banten Luncurkan Musrenbang Non-APBD Pertama di Indonesia, Libatkan Dunia Usaha

"Dampaknya nanti bisa mengurai kemacetan hingga separuh dari kondisi saat ini. Artinya, masih ada beberapa hal lagi yang harus dikerjakan secara berkelanjutan supaya lalu lintas bisa lancar," jelas Andra Soni.

Sebagai penutup, ia mengapresiasi sinergi antara pemerintah pusat dan Pemkab Tangerang. Andra Soni berharap kolaborasi lintas pemerintahan ini dapat terus diperkuat guna meningkatkan konektivitas dan kelancaran mobilitas masyarakat di Banten. (*)