KETIK, JAKARTA – Tim nasional sepak bola Afrika Selatan atau yang lebih dikenal dengan julukan Bafana Bafana, merupakan salah satu wakil dari benua Afrika yang berada di bawah naungan konfederasi CAF (Confederation of African Football).

Afrika Selatan adalah negara yang terletak di ujung selatan benua Afrika dan memiliki sejarah penting dalam sepak bola internasional, terutama ketika menjadi tuan rumah Piala Dunia FIFA 2010, yang sekaligus menjadi edisi pertama turnamen tersebut yang digelar di benua Afrika. Peristiwa tersebut menjadi momen bersejarah dan meningkatkan popularitas sepak bola di tingkat nasional.

Dalam sejarah Piala Dunia FIFA, Afrika Selatan telah tampil sebanyak tiga kali, yaitu pada edisi 1998 di Prancis, 2002 di Korea Selatan dan Jepang, dan 2010 sebagai tuan rumah. Meskipun telah beberapa kali berpartisipasi di ajang terbesar sepak bola dunia tersebut, Afrika Selatan belum pernah berhasil melangkah melewati fase grup.

Adapun prestasi terbaik Afrika Selatan di Piala Dunia adalah selalu mencapai babak penyisihan grup, dengan pencapaian paling berkesan terjadi pada Piala Dunia 2002 ketika mereka meraih kemenangan pertama di ajang tersebut setelah mengalahkan Slovenia dengan skor 1-0. Selain itu, mereka juga sempat mencatat hasil imbang penting melawan Denmark pada Piala Dunia 1998.

Meskipun belum mampu menembus fase gugur, pengalaman tersebut menjadi bagian penting dalam perkembangan sepak bola mereka di level internasional.

Baca Juga:
Berstatus Juara Euro 2024, Spanyol Incar Gelar Dunia Kedua di Piala Dunia 2026

Selain mengandalkan kekuatan kolektif tim, Afrika Selatan juga memiliki sosok pemimpin yang menjadi figur sentral dalam skuad mereka, yaitu Ronwen Williams. Kiper berusia 34 tahun tersebut menjabat sebagai kapten tim nasional sekaligus menjadi pemain paling berpengaruh dalam skuad Bafana Bafana saat ini.

Dengan 62 penampilan internasional, Williams merupakan pemain dengan pengalaman terbanyak di dalam tim. Namanya semakin mendapat sorotan setelah tampil gemilang pada Piala Afrika 2023, ketika ia berhasil menggagalkan empat tendangan penalti dalam satu babak adu penalti melawan Tanjung Verde.

Penampilan heroiknya tersebut menjadi salah satu momen paling ikonik dalam sejarah modern Bafana Bafana. Pada Piala Dunia 2026, kehadiran Williams diyakini akan menjadi faktor penting bagi Afrika Selatan. Kemampuannya menjaga gawang memberikan rasa percaya diri kepada rekan-rekannya untuk bermain lebih agresif, melakukan pressing tinggi, dan mengambil risiko dalam menyerang karena mengetahui lini pertahanan mereka berada di tangan yang aman. 

Skuad Afrika Selatan untuk turnamen ini terdiri atas kombinasi pemain berpengalaman dan talenta muda yang tengah berkembang, berikut daftar pemain yang masuk dalam skuad: 

Baca Juga:
Weverton: Brasil Harus Buang Ego Jika Ingin Juara Dunia Lagi

 

Penjaga gawang (Kiper): Ronwen Williams, Sipho Chaine, Ricardo Goss

Bek: Khuliso Mudau, Nkosinathi Sibisi, Ime Okon, Khulumani Ndamane, Aubrey Modiba, Samukelo Kabini, Thabang Matuludi, Olwethu Makhanya, Kamogelo Sebelebele, Bradley Cross, Mbekezeli Mbokazi

Midfielders (Gelandang): Teboho Mokoena, Thalente Mbatha, Sphephelo Sithole, Jayden Adams, Themba Zwane

Forwards (Penyerang): Lyle Foster, Evidence Makgopa, Iqraam Rayners, Oswin Appollis, Relebohile Mofokeng, Tshepang Moremi, Thapelo Maseko 

 

Pada Piala Dunia 2026, Afrika Selatan tergabung di Grup E bersama Meksiko, Republik Ceko, dan Korea Selatan. Persaingan di grup ini diprediksi berlangsung ketat karena tidak ada tim yang benar-benar mendominasi di atas kertas. 

 

Jadwal pertandingan Afrika Selatan di Grup E: 

1. Meksiko vs Afrika Selatan - 12 Juni, 02.00 WIB (Estadio Azteca, Mexico City)

2. Republik Ceko vs Afrika Selatan - 18 Juni, 23.00 WIB (Mercedes-Benz Stadium, Atlanta)

3. Afrika Selatan vs Korea Selatan - 25 Juni, 08.00 WIB (Estadio BBVA, Monterrey)

 

Meski tidak masuk dalam daftar unggulan utama, Bafana Bafana memiliki peluang untuk menjadi salah satu tim kejutan di turnamen ini. Perpaduan antara pemain muda yang penuh energi, sejumlah sosok berpengalaman, serta kepemimpinan Ronwen Williams memberikan harapan bagi Afrika Selatan untuk mencatatkan sejarah baru dengan menembus babak gugur Piala Dunia untuk pertama kalinya. (*)