86 Sertifikat PTSL Dibagikan ke Warga Desa Sumublor Pekalongan, Biaya Rp 150 Ribu

Jurnalis: Slamet Sumari
Editor: Gumilang

31 Jan 2025 16:30

Thumbnail 86 Sertifikat PTSL Dibagikan ke Warga Desa Sumublor Pekalongan, Biaya Rp 150 Ribu
Warga Desa Sumublor menerima sertipikat program PTSL di Kantor Desa setempat, Jumat, 31 Januari 2025. (Foto: Slamet/ketik.co.id)

KETIK, PEKALONGAN – Sebanyak 86 Sertifikat Hak Milik (SHM) tanah dibagikan ke warga Desa Sumublor, Kecamatan Sragi, Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah, Jumat, 31 Januari 2025. Pembagian dilakukan di Kantor Desa Setempat.

Kepala Desa Sumublor Karso mengatakan, pembagian sertifikat ini sebagai kelanjutan program PTSL (Program Tanah Sistematis Lengkap) tahun 2024. Antusias masyarakat banyak yang mengikuti program ini.

"Yang dibagikan ke masyarakat ada 86 dari jumlah pendaftar 166. Yang belum jadi ada 80 bidang," kata Karso kepada wartawan.

Karso menambahkan, untuk yang berjumlah 80 menunggu program dari pihak Kantor Cabang Agraria Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Kabupaten Pekalongan. Rencananya akan terealisasi di Tahun 2025.

Baca Juga:
ATR/BPN Dukung Program Ketahanan Energi Lewat Penyediaan Lahan dan Tata Ruang

Foto Antusias warga Sumublor antri mengikuti program PTSLAntusias warga Sumublor antri mengikuti program PTSL

"Nanti kalau sudah ada program di bulan berapa kita akan sosialisasikan ke masyarakat," tambahnya.

Lebih lanjut, Karso mengatakan bahwa biaya program PTSL di Desa Sumublor yang ditanggung pemohon senilai Rp 150 ribu. Hal tersebut sesuai dengan Surat Keputusan Bersama (SKB) 3 Menteri, meliputi Menteri ATR/BPN, Menteri Dalam Negeri, serta Menteri Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (PDTT).

Masih banyak warga yang belum mengikuti program PTSL, kata dia, hal itu karena menunggu proses pengukuran terlebih dahulu.

Baca Juga:
Satker Kementerian ATR/BPN Raih Predikat WBBM dan Puluhan WTAB

"Banyak yang mendaftar tapi kalau yang belum pengukuran kami tolak. Yang belum pengukuran tanah terletak di Kadus 3, 2, dan 1," ungkapnya.

Karso berpesan kepada warga agar menjaga sertipikat tersebut jangan sampai hilang karena sebagai bukti kepemilikan sah tanah yang dimilikinya.

"Harus dijaga karena itu modal utama legalitas kita punya tanah adalah sertipikat. Jangan sampai hilang dan jangan sampai mengutak-atik atau geser patok atau pembatas karena sudah tercantum di sertipikat tersebut," pesannya.

Cokro Binanjoyo (42) salah seorang warga Desa Sumublor merasa terbantu dengan adanya program PTSL di desanya.

"Dengan adanya program sertipikat massal ini (PTSL) kita terbantu sekali. Biayanya Rp 150 ribu. Saya mengajukan dua bidang, Alhamdulillah jadi semua," ungkapnya.

Dia juga mengungkapkan proses semenjak pendaftaran hingga pembagian sertipikat terbilang cepat karena menunggu tidak sampai satu tahun.

"Saya tahu program ini dari mulut ke mulut, dari perangkat desa. Prosesnya ngga sampai setahun. Cepet banget," ucapnya. (*)

Baca Sebelumnya

Rayakan HUT ke-21, Novotel Palembang Adakan Beragam Kegiatan Seru

Baca Selanjutnya

Warga Tolak Lapangan Sepak Bola Dibangun RS Surabaya Selatan, Wakil Ketua DPRD Bilang Begini

Tags:

Sertipikat PTSL Sertifikat massal ATR/BPN Sumublor Sragi

Berita lainnya oleh Slamet Sumari

Modal Swadaya, Ratusan Guru PAUD KWK Pemalang Sukses Gelar Halalbihalal

15 April 2026 01:09

Modal Swadaya, Ratusan Guru PAUD KWK Pemalang Sukses Gelar Halalbihalal

Jelang Pilkades 2026, Camat Comal Ajak Warga Jaga Kerukunan Meski Beda Pilihan

14 April 2026 05:40

Jelang Pilkades 2026, Camat Comal Ajak Warga Jaga Kerukunan Meski Beda Pilihan

Dindikpora Pemalang Minta Sekolah Tunda Study Tour

13 April 2026 20:43

Dindikpora Pemalang Minta Sekolah Tunda Study Tour

Kebakaran di Sragi Pekalongan, Warung Semi Permanen dan Kanopi Rumah Hangus

12 April 2026 01:49

Kebakaran di Sragi Pekalongan, Warung Semi Permanen dan Kanopi Rumah Hangus

Warga Jatiroyom Pemalang Soroti Dugaan Penyelewengan Bantuan Sumur Bor hingga Treser

10 April 2026 21:12

Warga Jatiroyom Pemalang Soroti Dugaan Penyelewengan Bantuan Sumur Bor hingga Treser

Paguyuban Merah Putih Kaliprau di Pemalang Gotong Royong Tanggulangi Rob

10 April 2026 16:15

Paguyuban Merah Putih Kaliprau di Pemalang Gotong Royong Tanggulangi Rob

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar