690 KPM di Desa Karanganyar Pemalang Terima Bantuan Beras Bulog

Jurnalis: Slamet Sumari
Editor: Mustopa

25 Jul 2025 17:10

Thumbnail 690 KPM di Desa Karanganyar Pemalang Terima Bantuan Beras Bulog
Kasi Pemerintahan Desa Karanganyar Syamsuddin saat memimpin penyaluran bantuan beras, Jumat, 25 Juli 2025 (Foto: Slamet/Ketik)

KETIK, PEMALANG – Pemerintah Desa Karanganyar, Kecamatan Bantarbolang, Kabupaten Pemalang, menyalurkan bantuan beras dari Badan Urusan Logistik (Bulog) untuk warga yang masuk dalam daftar Keluarga Penerima Manfaat (KPM), Jumat, 25 Juli 2025.

Sebanyak 690 KPM tercatat menerima bantuan pangan berupa beras sebanyak dua kantong, masing-masing seberat 10 kilogram.

Kepala Desa Karanganyar, Nakhdhudin, melalui Kasi Pemerintahan, Syamsuddin, menjelaskan bahwa pembagian kali ini berbeda dibandingkan tahun-tahun sebelumnya karena diberikan dalam jumlah ganda.

“Tahun ini diterimakan double. Jadi satu nama mendapatkan dua kantong beras, masing-masing 10 kilogram. Totalnya 20 kilogram per penerima,” jelas Syamsuddin saat ditemui di lokasi kegiatan.

Baca Juga:
Intip Perencanaan Sumber Daya Air (SDA) Sleman Tahun N+1: Fokus Rehabilitasi Irigasi dan Embung

Menurutnya, kegiatan serupa memang sudah pernah dilaksanakan pada tahun 2024, namun pembagian di tahun 2025 ini merupakan yang pertama kalinya.

Ia juga menambahkan bahwa kategori penerima bantuan difokuskan kepada warga miskin, lanjut usia, dan keluarga yang memiliki balita.

“Yang jelas dari kalangan masyarakat miskin, ada lansia, dan balita. Semoga bantuan ini bisa sedikit meringankan beban mereka,” ujarnya.

Syamsuddin berharap program pembagian beras ini bisa rutin dilakukan, bahkan jika memungkinkan, setiap bulan. Apalagi, banyak petani di Desa Karanganyar yang mengalami kerugian akibat gagal panen, salah satunya karena serangan hama tikus.

Baca Juga:
Menko Zulkifli Hasan Kunjungi Ponpes Al-Rosyid Bojonegoro, Bahas Ketahanan Pangan dan MBG

“Kalau bisa sih sebulan sekali. Karena banyak petani juga yang merugi, bahkan ada yang hasilnya habis dimakan tikus,” tambahnya.

Terkait beberapa warga yang sebelumnya menerima bantuan namun tahun ini tidak, Syamsuddin menjelaskan bahwa hal itu disebabkan hasil verifikasi dan validasi (verval) data terbaru. Warga yang tidak lagi menerima bantuan, kemungkinan ekonominya sudah mengalami peningkatan.

“Kalau dulu dapat dan sekarang nggak, itu karena hasil vervalnya ekonomi mereka sudah naik. Jadi nggak masuk lagi. Yang masuk itu nilai verifikasinya rendah, artinya memang masih layak menerima,” terangnya.

Meski jumlah penerima bantuan tahun ini mengalami penurunan dibandingkan tahun lalu, pihak desa justru menilai hal tersebut sebagai indikator positif meningkatnya kondisi ekonomi warga.

“Jumlahnya agak turun dibanding tahun kemarin. Artinya ekonomi masyarakat Desa Karanganyar sudah sedikit membaik,” pungkas Syamsuddin.

Salah satu penerima bantuan, Muktirah (45), mengaku senang mendapatkan 20 kilogram beras yang langsung diterima di kantor desa setempat.

"Senang banget, Pak. Saya kerja tiap hari sebagai buruh pabrik, jadi bantuan ini sangat membantu," ujar Muktirah saat diwawancarai usai menerima bantuan.

Muktirah merupakan salah satu dari sekian warga yang mendapat bantuan. Ia tinggal bersama suami dan seorang anaknya, dan menggantungkan penghasilan dari bekerja di salah satu pabrik di wilayah Pemalang.

Saat ditanya apakah bantuan semacam ini rutin diterimanya, Muktirah menjelaskan bahwa selama ada program dari pemerintah desa, biasanya ia terdata sebagai penerima. Namun untuk tahun 2025, ini merupakan kali pertama bantuan beras dari Bulog yang diterimanya.

Ia juga berharap agar bantuan seperti ini bisa terus berlanjut ke depannya, mengingat kondisi ekonomi keluarga yang masih serba pas-pasan.

"Saya enggak punya sawah, jadi ya beras bantuan seperti ini sangat membantu kebutuhan dapur," tambahnya.

Program bantuan pangan dari Bulog ini diharapkan mampu meringankan beban masyarakat, khususnya kalangan pekerja informal dan buruh harian, di tengah harga kebutuhan pokok yang terus berfluktuasi.(*)

Baca Sebelumnya

Rumah Sakit Asing Diizinkan Beroperasi di Indonesia, IDI Jatim Harap Tenaga Kerja Lokal Diprioritaskan

Baca Selanjutnya

Datangnya RS Asing di Indonesia, Dosen Unair Sebut Kondisi Lokal Perlu Diperhatikan

Tags:

bantuan beras Bulog Desa Karanganyar Bantarbolang pemalang ketahanan pangan Bantuan Sosial Beras Gratis

Berita lainnya oleh Slamet Sumari

Modal Swadaya, Ratusan Guru PAUD KWK Pemalang Sukses Gelar Halalbihalal

15 April 2026 01:09

Modal Swadaya, Ratusan Guru PAUD KWK Pemalang Sukses Gelar Halalbihalal

Jelang Pilkades 2026, Camat Comal Ajak Warga Jaga Kerukunan Meski Beda Pilihan

14 April 2026 05:40

Jelang Pilkades 2026, Camat Comal Ajak Warga Jaga Kerukunan Meski Beda Pilihan

Dindikpora Pemalang Minta Sekolah Tunda Study Tour

13 April 2026 20:43

Dindikpora Pemalang Minta Sekolah Tunda Study Tour

Kebakaran di Sragi Pekalongan, Warung Semi Permanen dan Kanopi Rumah Hangus

12 April 2026 01:49

Kebakaran di Sragi Pekalongan, Warung Semi Permanen dan Kanopi Rumah Hangus

Warga Jatiroyom Pemalang Soroti Dugaan Penyelewengan Bantuan Sumur Bor hingga Treser

10 April 2026 21:12

Warga Jatiroyom Pemalang Soroti Dugaan Penyelewengan Bantuan Sumur Bor hingga Treser

Paguyuban Merah Putih Kaliprau di Pemalang Gotong Royong Tanggulangi Rob

10 April 2026 16:15

Paguyuban Merah Putih Kaliprau di Pemalang Gotong Royong Tanggulangi Rob

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar