23 Tahun Tembok Tutup Akses Jalan, Fraksi PDIP Kabupaten Malang Perjuangkan Hak Warga

Jurnalis: Gumilang
Editor: Muhammad Faizin

17 Sep 2025 21:31

Thumbnail 23 Tahun Tembok Tutup Akses Jalan, Fraksi PDIP Kabupaten Malang Perjuangkan Hak Warga
Warga yang dirugikan atas penutupan akses jalan dengan tembok ketika RDPU dengan Fraksi PDIP Kabupaten Malang. (Foto: Binar Gumilang/Ketik)

KETIK, MALANG – Sejumlah warga bersama Koordinator Pengaduan Publik Malang Raya Sudarno mendatangi Fraksi PDIP Kabupaten Malang, Rabu, 17 September 2025. Hal ini untuk mengadukan masalah tembok yang menutup akses jalan selama 23 tahun.

Warga Desa Landungsari, Dau, Kabupaten Malang ini pada kesempatan itu melakukan Rapat Dengar Pendapat Umum (RPDU) denga Fraksi PDIP. Mereka berharap masalah yang dialami telah lama tersebut dapat terselesaikan. 

Masalah tembok yang menutup akses jalan ini diduga dilakukan oleh pengembang perumahan Bukit Cemara Tujuh (BCT). Sehingga, masyarakat tidak bisa melakukan aktivitas apapun termasuk pertanian di tempat tersebut.

"Ada tiga warga yang memiliki lahan di Desa Landungsari, Kecamatan Dau (Kabupaten Malang) yang terdampak. Total semuanya sekitar 1.200 meter persegi," ujar Koordinator Pengaduan Publik Malang Raya Sudarno.

Baca Juga:
Bikin Bangga! Sekda Kabupaten Malang Budiar Sabet Penghargaan Bergengsi PWI, Diakui hingga Tingkat Nasional

Lebih lanjut ia mengatakan, masalah ini telah berlarut-larut. Sehingga, membuat warga terkatung-katung tidak bisa mengolah atau memanfaatkan lahan mereka.

"Masalah ini terjadi sejak tahun 2002. Lahan yang salah satunya bisa dimanfaatkan pertanian, akhirnya tidak bisa difungsikan. Aset milik warga termasuk rumah akhirnya mati, terbengkalai. Sehingga merugikan pemilik," ungkapnya.

Ia bilang berulang kali sudah mendampingi warga untuk menyelesaikan masalah tersebut. Namun, belum membuahkan hasil. Baru hari ini kembali diundang DPRD untuk melakukan RPDU.

"Terakhir tahun 2022 Satpol PP Kabupaten Malang sudah turun ke lokasi. Sedangkan hari ini Alhamdulillah direspon dengan baik oleh Fraksi PDIP," ungkapnya.

Baca Juga:
Bupati Malang Lantik Putranya Jadi Kepala Dinas, Fraksi PDIP: Jangan Hukum Orang karena Akte Kelahiran

Sementara itu, Ketua Fraksi PDIP Kabupaten Malang Abdul Qadir langsung merespon cepat pengaduan tersebut. Dalam waktu dekat pihaknya akan turun ke lokasi

"Tanggal 25 September nanti ada Bamus (Badan Musyawarah). Setelah itu akan turun ke lokasi. Karena kami bekerja atas dasar perintah Bamus," ungkapnya.

Ia menegaskan akan memperjuangkan apa yang menjadi hak-hak warga. Apalagi di situ ada lahan yang juga bisa dipergunakan untuk pertanian. Apabila itu ditutup maka aktivitas terganggu.

"Saya minta untuk dibuka aksesnya. Nanti kami juga lihat apakah PSUnya sudah diserahkan ke Pemerintah Kabupaten Malang atau belum. Kalau belum, maka kami minta untuk segera diserahkan," tegasnya 

Sebagai informasi, permasalahan ini bermula di tahun 2002. Saat itu, salah seorang warga sedang membangun rumah di area tersebut. Namun, saat pekerja libur, diduga pengembang perumahan BCT menutup akses perumahan tersebut.

Hal ini membuat warga bernama Heru menemui pengembang BCT. Namun, dari pengembang menyebutkan penutupan dilakukan oleh warga. Sedangkan warga juga menyalahkan pengembang. Hal ini membuat masalah tersebut tidak selesai dan terkatung-katung. (*)

Baca Sebelumnya

Puluhan Tahun Keluhkan Jalan Rusak, Warga Desa Cangak Pemalang Akhirnya Bergembira

Baca Selanjutnya

Dorong Percepatan Pembangunan Berbasis Riset, Bupati Situbondo MoU dengan Unej

Tags:

Tembok Tutup Jalan BCT Kabupaten Malang perumahan PDIP Kabupaten Malang

Berita lainnya oleh Gumilang

Bikin Bangga! Sekda Kabupaten Malang Budiar Sabet Penghargaan Bergengsi PWI, Diakui hingga Tingkat Nasional

17 April 2026 09:23

Bikin Bangga! Sekda Kabupaten Malang Budiar Sabet Penghargaan Bergengsi PWI, Diakui hingga Tingkat Nasional

Ketat! Suporter Persis Dicegah Masuk hingga Perbatasan, Laga Arema vs Persebaya Disarankan Tak di Kanjuruhan  ‎

16 April 2026 11:30

Ketat! Suporter Persis Dicegah Masuk hingga Perbatasan, Laga Arema vs Persebaya Disarankan Tak di Kanjuruhan  ‎

Bupati Malang Lantik Putranya Jadi Kepala Dinas, Fraksi PDIP: Jangan Hukum Orang karena Akte Kelahiran

16 April 2026 10:00

Bupati Malang Lantik Putranya Jadi Kepala Dinas, Fraksi PDIP: Jangan Hukum Orang karena Akte Kelahiran

Lewat Aksi Damai, DPD NasDem Kabupaten Malang Dorong Penyampaian Informasi Berimbang dan Beretika

15 April 2026 16:30

Lewat Aksi Damai, DPD NasDem Kabupaten Malang Dorong Penyampaian Informasi Berimbang dan Beretika

Malang Ikut Disorot Usai KPK OTT Bupati Tulungagung, Bupati Sanusi Buka Suara: Insya Allah Aman!

15 April 2026 06:26

Malang Ikut Disorot Usai KPK OTT Bupati Tulungagung, Bupati Sanusi Buka Suara: Insya Allah Aman!

Salurkan Alsintan Roda 4 di Kabupaten Malang, Chusni Mubarok: Bentuk Keseriusan Presiden Peduli Petani ‎

15 April 2026 05:00

Salurkan Alsintan Roda 4 di Kabupaten Malang, Chusni Mubarok: Bentuk Keseriusan Presiden Peduli Petani ‎

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Resmi! Pesona Gondanglegi 2026 di Kabupaten Malang Ditiadakan

Resmi! Pesona Gondanglegi 2026 di Kabupaten Malang Ditiadakan

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Penyegelan Pabrik Ayam di Jombang, Aktivis: Penindakan Harus Berlaku Sama, Jangan Ada Kepentingan Bisnis

Penyegelan Pabrik Ayam di Jombang, Aktivis: Penindakan Harus Berlaku Sama, Jangan Ada Kepentingan Bisnis

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Mantan Kepala SMAN 1 Situbondo Dilantik Jadi Kepsek Garuda

Mantan Kepala SMAN 1 Situbondo Dilantik Jadi Kepsek Garuda