143 Tahun Cahaya Natal, Dari Laboratorium Edison hingga Tradisi Global!

Jurnalis: Frederico Yudyanto
Editor: Muhammad Faizin

24 Des 2025 23:45

Thumbnail 143 Tahun Cahaya Natal, Dari Laboratorium Edison hingga Tradisi Global!
Ilustrasi pohon natal yang dihiasi dengan lampu natal (Foto: Unsplash)

KETIK, SURABAYA – Cahaya kerlap-kerlip yang kita lihat di pohon Natal hari ini bukan sekadar dekorasi, melainkan hasil dari persaingan teknologi, strategi pemasaran, dan evolusi keamanan selama lebih dari satu abad.

Semuanya bermula pada Desember 1880. Thomas Edison baru saja mematenkan bola lampu pijar setahun sebelumnya. Untuk mempromosikan penemuannya, ia tidak hanya memasang lampu di dalam ruangan, tetapi merangkai untaian bola lampu di sepanjang pagar laboratorium Menlo Park miliknya.

Awalnya, Edison berniat meletakkan lampu tersebut sedemikian rupa agar para penumpang kereta api yang menempuh perjalanan antara New York dan Philadelphia bisa melihat "keajaiban" tersebut dari jendela mereka, dan tidak bermaksud agar lampu itu menjadi hiasan pohon natal.

Hingga pada 22 Desember 1882, Edward H. Johnson, wakil presiden perusahaan milik Edison menghias pohon natal di rumahnya di East 36th Street, New Yorok.

Baca Juga:
Bendungan Selorejo Kian Dilirik Wisatawan, Gabungkan Fungsi Irigasi dan Rekreasi

Ia tidak hanya melilitkan 80 bola lampu seukuran kenari, tetapi juga menghubungkannya dengan sebuah dinamo. Johnson menaruh pohon tersebut di atas sebuah kotak kayu yang berputar. Jadi, selagi lampu menyala, pohon itu berputar setiap beberapa detik. Ini adalah pencapaian teknik yang luar biasa rumit untuk zaman di mana kabel harus disambung satu per satu secara manual dengan tangan.

Ide cemerlang ini butuh waktu yang sangat lama untuk tersebar ke seluruh dunia. Bagaimana tidak, hingga tahun 1890-an, banyak kota belum memiliki jaringan listrik. Selain itu, menyewa teknisi listrik untuk memasang lampu Natal bisa memakan biaya setara gaji buruh selama beberapa bulan.

Tradisi ini mendapat dorongan besar pada tahun 1895, ketika Presiden Grover Cleveland meminta pohon Natal di Gedung Putih dihiasi dengan lampu listrik berwarna-warni. Foto-foto pohon tersebut menyebar dan memicu minat masyarakat kelas atas untuk meniru gaya hidup sang Presiden.

Lonjakan besar terjadi pada 1903. Sebelum tahun ini, Anda harus membeli bola lampu, soket, dan kabel secara terpisah, lalu merangkainya sendiri yang membuat risiko korsleting bagi para konsumen sangat tinggi.

Baca Juga:
Mengenal Fenomena Holiday Blues: Mengapa Libur Panjang Bisa Memicu Stres?

Perusahaan General Electric (GE) kemudian merilis kit "Festoon" pertama yang sudah terakit. Kit ini terdiri dari delapan lampu berwarna yang sudah terpasang pada kabel dengan colokan.

Meski harganya masih dianggap mewah (sekitar $12), ini adalah pertama kalinya lampu Natal dijual sebagai produk konsumen massal.

Pada 1917, inovasi keamanan untuk  lampu natal berkembang lagi dari tangan Albert Sadacca, seorang remaja yang keluarganya memiliki bisnis pencahayaan.

Setelah terjadi kebakaran hebat akibat lilin di sebuah rumah di New York, Sadacca mengusulkan agar perusahaannya menjual rangkaian lampu Natal yang dicat warna cerah dengan standar keamanan yang lebih baik. Perusahaan Sadacca nantinya menjadi NOMA Electric Co., yang mendominasi pasar lampu Natal dunia selama puluhan tahun.

Kini, setelah menempuh perjalanan panjang dari laboratorium Edison hingga ke ruang tamu kita, lampu Natal listrik telah resmi menjadi tradisi global selama lebih dari 143 tahun. Apa yang dimulai sebagai demonstrasi teknis yang rumit kini telah bertransformasi menjadi ritual musim liburan yang tak tergantikan, menyinari malam di berbagai belahan dunia dengan semangat inovasi yang tetap menyala hingga hari ini. (*)

Baca Sebelumnya

Manfaatkan Libur Sekolah, SPPG Beji Syair Kota Batu Sterilisasi Dapur Demi Jaga Higienitas

Baca Selanjutnya

Sosok Agwin Degaf, Kaprodi Nyentrik UIN Malang yang Ubah Stigma Dosen Killer Jadi Sahabat Mahasiswa

Tags:

Natal lampu natal sejarah lampu natal Thomas Edison inovasi teknologi natal lampu natal listrik

Berita lainnya oleh Frederico Yudyanto

Usai Liburan, Malas Mau Kerja Lagi? Bisa Jadi Kamu Kena Post-Holiday Blues

4 Januari 2026 12:01

Usai Liburan, Malas Mau Kerja Lagi? Bisa Jadi Kamu Kena Post-Holiday Blues

Dari Glenn Fredly hingga Iwan Fals, Inilah Ragam Makna Januari dalam Musik Indonesia

1 Januari 2026 05:30

Dari Glenn Fredly hingga Iwan Fals, Inilah Ragam Makna Januari dalam Musik Indonesia

Ini Lima Negara dengan Kembang Api Tahun Baru Paling Ikonik! No 1 Dubai

1 Januari 2026 01:00

Ini Lima Negara dengan Kembang Api Tahun Baru Paling Ikonik! No 1 Dubai

BMKG: Cuaca Kota Banda Aceh 31 Desember 2025 Diprakirakan Cerah Berawan, Sejumlah Kota Lainnya Hujan Ringan Hingga Petir

31 Desember 2025 10:15

BMKG: Cuaca Kota Banda Aceh 31 Desember 2025 Diprakirakan Cerah Berawan, Sejumlah Kota Lainnya Hujan Ringan Hingga Petir

Saat Piring Pecah Menjadi Pesan Cinta: Cerita dari Malam Tahun Baru di Denmark

31 Desember 2025 09:01

Saat Piring Pecah Menjadi Pesan Cinta: Cerita dari Malam Tahun Baru di Denmark

Anti-Ribet! Rahasia Liburan Pantai Seru dengan Persiapan yang Tepat

31 Desember 2025 05:30

Anti-Ribet! Rahasia Liburan Pantai Seru dengan Persiapan yang Tepat

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar