125 Juta Hektare Hutan Hanya Dijaga 4.800 Personel, Menhut Raja Juli Ingin Tambah Polisi Hutan dan Patroli Drone

Jurnalis: Muhammad Hatta
Editor: Muhammad Faizin

22 Feb 2026 10:00

Headline

Thumbnail 125 Juta Hektare Hutan Hanya Dijaga 4.800 Personel, Menhut Raja Juli Ingin Tambah Polisi Hutan dan Patroli Drone
Menteri Kehutanan, Raja Juli Antoni saat menyampaikan kajian Ramadan bertemakan lingkungan yang digelar PW Muhammadiyah Jatim di kampus Unmuh Jember. (Foto: Humas Unmuh Jember)

KETIK, JEMBER – Ketimpangan antara luas kawasan hutan dan jumlah aparat pengawas menjadi sorotan serius Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni. Dari total sekitar 125 juta hektare kawasan hutan di Indonesia, pengawasan hanya ditopang sekitar 4.800 polisi hutan. Kondisi ini dinilai jauh dari ideal dan menjadi salah satu akar persoalan lemahnya pengendalian pelanggaran di sektor kehutanan.

Fakta tersebut diungkapkan Raja Juli saat memberikan sambutan dalam Kajian Ramadhan 1447 Hijriah Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Jawa Timur di Universitas Muhammadiyah Jember (Unmuh Jember), Sabtu, 21 Februari 2026.

"Ketimpangan ini tidak dapat lagi dibiarkan jika kita ingin memperbaiki tata kelola hutan secara menyeluruh. Sehingga perlu ada reforasi tata kelola kehutanan secara menyeluruh," ujar Raja Juli di hadapan ribuan warga Muhammadiyah yang menghadiri kajian tersebut. 

Raja Juli mengungkapkan, kesenjangan itu terlihat mencolok pada daerah-daerah di luar Jawa. Di Aceh, sekitar 3,5 juta hektare hutan hanya dijaga 64 personel polisi hutan. Sementara di Sumatera Utara, kurang lebih 3 juta hektare kawasan hutan diawasi sekitar 240 petugas.

Baca Juga:
Ekoteologi dan Amanah Kekhalifahan, Raja Juli: Jaga Hutan Bagian dari Ibadah

"Dengan rasio tersebut, pengawasan terhadap praktik illegal logging, perkebunan sawit ilegal, perburuan liar, hingga tambang ilegal di kawasan hutan mustahil berjalan optimal," paparnya. 

Menurut Raja Juli, kondisi ini menjadi “lecutan bahkan tamparan” bagi pemerintah untuk melakukan evaluasi besar terhadap sistem forest governance nasional. Ia bahkan mengutip pandangan Albert Einstein tentang definisi kegilaan, yakni melakukan hal yang sama berulang kali dan berharap hasil berbeda. Pola lama, tegasnya, tidak akan menghasilkan perubahan jika tidak dibarengi reformasi struktural.

"Sebagai solusi, Kementerian Kehutanan merancang penambahan signifikan jumlah polisi hutan. Rasio ideal yang tengah dikaji adalah satu petugas untuk setiap 2.000 hingga 2.500 hektare kawasan hutan. Jika skema tersebut direalisasikan, puluhan ribu personel baru akan dibutuhkan untuk memperkuat pengawasan di seluruh Indonesia," papar pria asal Pekanbaru, Riau ini.

Langkah tersebut menjadi bagian dari reformasi total tata kelola hutan pascabencana yang melanda Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Bencana tersebut disebut sebagai momentum koreksi besar atas sistem pengelolaan hutan yang selama ini berjalan.

Baca Juga:
Menhut Raja Juli Dikritik Aktivis Lingkungan Soal Hutan Bambu

Tak hanya memperkuat sumber daya manusia, pembenahan juga akan dilakukan di tingkat kelembagaan. Raja Juli berencana membentuk Pusat Koordinasi Wilayah (Puskorwil) di setiap provinsi guna memperpendek rentang kendali antara pemerintah pusat dan unit teknis di daerah. Skema ini dirancang tanpa bertentangan dengan prinsip otonomi daerah, sekaligus menghadirkan layanan terpadu satu pintu dalam penanganan persoalan kehutanan.

Modernisasi pengawasan turut menjadi prioritas. Kementerian Kehutanan akan memanfaatkan teknologi seperti pesawat ringan dan drone dalam sistem patroli cerdas atau smart patrol.

"Dengan pendekatan tersebut, deteksi dini terhadap kebakaran hutan, pembalakan liar, maupun aktivitas tambang ilegal di kawasan hutan diharapkan dapat dilakukan lebih cepat dan efisien," ungkap politikus PSI ini. 

Raja Juli menegaskan bahwa pembenahan tata kelola hutan bukan lagi pilihan, melainkan kebutuhan mendesak. Tanpa penguatan pengawasan dan reformasi sistem, risiko kerusakan hutan dan bencana ekologis akan terus menghantui berbagai daerah di Indonesia. (*)

Baca Sebelumnya

Kiai Zuhri Zaini: Salat Adalah Mi‘raj Orang Beriman, Harus Dihadirkan dengan Hati dan Khusyuk

Baca Selanjutnya

Edukasi Konten Positif, PAC Fatayat NU Sampang Gelar Pengajian Daring via TikTok

Tags:

Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni Polisi Hutan penambahan jumlah personel polhut

Berita lainnya oleh Muhammad Hatta

Kebakaran di Permukiman Padat Jember, 3 Rumah Terdampak, Kerugian Capai Rp100 Juta

5 April 2026 21:15

Kebakaran di Permukiman Padat Jember, 3 Rumah Terdampak, Kerugian Capai Rp100 Juta

Video Percikan Api Lokomotif Viral di TikTok, KAI Pastikan Bukan Kebakaran

4 April 2026 11:51

Video Percikan Api Lokomotif Viral di TikTok, KAI Pastikan Bukan Kebakaran

Diduga Terpeleset Saat Menimba Air, Perempuan di Puger Jember Tewas Tercebur Sumur

4 April 2026 11:25

Diduga Terpeleset Saat Menimba Air, Perempuan di Puger Jember Tewas Tercebur Sumur

Terungkap, Dugaan Bullying Siswa SMA di Jember Dipicu Voice Note dan Konflik Lama

4 April 2026 11:00

Terungkap, Dugaan Bullying Siswa SMA di Jember Dipicu Voice Note dan Konflik Lama

Korban Bullying di Jember Alami Trauma, Dinsos Libatkan Psikolog

4 April 2026 10:00

Korban Bullying di Jember Alami Trauma, Dinsos Libatkan Psikolog

Polisi Selidiki Kasus Bullying Siswa SMA di Jember, Diduga Libatkan 10 Remaja

4 April 2026 09:05

Polisi Selidiki Kasus Bullying Siswa SMA di Jember, Diduga Libatkan 10 Remaja

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar