SWI Soroti Ketimpangan Dana Hibah Media di Aceh Singkil

Jurnalis: Zailani Bako
Editor: Muhammad Faizin

8 Apr 2026 19:28

Thumbnail SWI Soroti Ketimpangan Dana Hibah Media di Aceh Singkil
Razaliardi Manik, wartawan senior Aceh Singkil, mengaku miris dengan kondisi rekan media saat ini. (Foto:Zaelani Bako/Ketik.com)

KETIK, ACEH SINGKIL – Kondisi iklim pers di Kabupaten Aceh Singkil saat ini dinilai kurang kondusif. Sejumlah kalangan menilai masih terjadi praktik perlakuan tidak adil terhadap media dalam penyaluran dukungan pemerintah daerah.

Indikasi tersebut terlihat dari dugaan adanya pemilahan media dalam pemberian dana hibah. Situasi ini dinilai memicu ketimpangan di kalangan insan pers, terutama antara media yang rutin menerima bantuan dan media lain yang tidak mendapatkan kesempatan serupa.

"Kami melihat praktek pengkotak-kotakan alias tebang pilih media di daerah ini berlangsung terang-terangan. Beberapa media dan radio masih tetap menjadi langganan peraih dana hibah, sementara media kecil terpaksa hanya gigit jari," ujar Ketua DPD Sekretariat Bersama Wartawan Indonesia (SWI) Aceh Singkil, Yudi Sagala, Rabu, 8 April 2026. 

Persoalan ini mencuat dalam pertemuan antara insan pers dan Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Aceh Singkil. Yudi menilai pemerintah daerah belum menunjukkan komitmen keadilan dalam memberdayakan seluruh elemen media.

Baca Juga:
Tumbuh 16 Persen, KAI Daop 8 Surabaya Angkut 3.09 Penumpang Selama Triwulan I 2026

"Kami dari SWI melihat kata keadilan atau keberpihakan pemerintah daerah Aceh Singkil untuk memberdayakan elemen masyarakat yang bergerak di dunia jurnalistik masih jauh dari harapan. Malah pemkab mempertontonkan pengkotak-kotakan," ujarnya. 

Yudi menegaskan bahwa insan pers merupakan bagian dari masyarakat yang juga membutuhkan kesejahteraan ekonomi. Namun, jika distribusi dana hibah hanya berfokus pada kelompok tertentu, maka kesejahteraan tersebut akan sulit tercapai.

"Mestinya, pemerintah memberlakukan masyarakat jurnalistik secara berkeadilan, bukan malah yang itu-itu saja pemain utama yang mendapat setiap tahun. Harus dibudidayakan budaya antre atau budaya tunggu bagi calon lain untuk menerima dana kerja sama, tidak berkutat di pemain lama saja," lanjut Yudi.

Ia mengungkapkan, dalam pertemuan tersebut terungkap bahwa sejumlah media online dan radio di Aceh Singkil secara konsisten menjadi penerima dana hibah jurnalistik.

Baca Juga:
Warga Sajira Tuntut Kejelasan Ganti Rugi Lahan Waduk Karian, Soroti Ketimpangan Proses Pengadaan Tanah

"Jumlah uang rakyat yang mengalir ke beberapa media bervariasi antara Rp20 hingga Rp25 juta setahun," ucapnya.

Sementara itu, wartawan senior Aceh Singkil, Razaliardi Manik, juga menyoroti minimnya alokasi anggaran untuk media dibandingkan total APBK yang ada.

"Dari besaran APBK mencapai Rp800 miliar, hanya Rp200 juta dana diplot untuk lebih dari 50 rekan wartawan. Bagaimana cerita sejahtera dengan dana begitu?" katanya.

Ia juga meminta Diskominfo memfasilitasi pertemuan antara insan pers dengan Bupati Aceh Singkil, Safriadi Oyon, dalam waktu dekat untuk membahas persoalan tersebut secara terbuka.

Razaliardi menambahkan, pada masa pemerintahan sebelumnya, anggaran untuk media disebut jauh lebih besar.

"Pada masa bupati sebelumnya, dana untuk wartawan hampir mendekati Rp1 miliar per tahun. Sekarang hanya Rp200 juta untuk lebih dari 50 media di Aceh Singkil," tuturnya.(*)

Baca Sebelumnya

Terungkap Setelah Nikah Siri, Suami yang Lunasi Utang dan Janjikan Lamborghini Ternyata Wanita! Kok Bisa?

Baca Selanjutnya

Tingkatkan UMKM, TP PKK Kabupaten Asahan Gelar Pembinaan di Kelurahan Sentang

Tags:

Aceh Singkil dana pers dinikmati segelintir media hibah pertemuan dengan diskominfo 2026

Berita lainnya oleh Zailani Bako

SWI Jajaki Kerja Sama dengan BAZNAS RI, Dorong Sinergi Program Zakat dan Sosial Nasional

11 April 2026 08:59

SWI Jajaki Kerja Sama dengan BAZNAS RI, Dorong Sinergi Program Zakat dan Sosial Nasional

Membanggakan! 23 Siswa MAN Aceh Singkil Lolos PTN 2026 via Jalur Prestasi

9 April 2026 01:43

Membanggakan! 23 Siswa MAN Aceh Singkil Lolos PTN 2026 via Jalur Prestasi

SWI Soroti Ketimpangan Dana Hibah Media di Aceh Singkil

8 April 2026 19:28

SWI Soroti Ketimpangan Dana Hibah Media di Aceh Singkil

Boyolali Siap Gelar HKPS dan Munas SWI 2026, Bupati Agus Irawan Dukung Penuh

7 April 2026 23:19

Boyolali Siap Gelar HKPS dan Munas SWI 2026, Bupati Agus Irawan Dukung Penuh

Pengadaan Ayam Petelur BUMDes Lae Gecih Aceh Singkil Diduga Fiktif, APH Diminta Proaktif

6 April 2026 15:43

Pengadaan Ayam Petelur BUMDes Lae Gecih Aceh Singkil Diduga Fiktif, APH Diminta Proaktif

Ketum PERMAHI Tanggapi Wibawa Peradilan Militer dalam Perspektif Teoretis

6 April 2026 08:18

Ketum PERMAHI Tanggapi Wibawa Peradilan Militer dalam Perspektif Teoretis

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H