Pengamat Politik Muda Desak Gubernur Aceh dan Bupati Aceh Singkil Gagalkan Bimtek di Pulau Banyak

Jurnalis: Zailani Bako
Editor: Rahmat Rifadin

21 Nov 2025 22:09

Thumbnail Pengamat Politik Muda Desak Gubernur Aceh dan Bupati Aceh Singkil Gagalkan Bimtek di Pulau Banyak
Rahman, SH pengamat muda politik Aceh Singkil meminta Gubernur Aceh dan Bupati Aceh Singkil membatalkan bimtek di Pulau Banyak. (Foto: Zaelani Bako/Ketik.com)

KETIK, ACEH SINGKIL – Pengamat muda politik Aceh Singkil, mendesak Gubernur Aceh dan Bupati Aceh Singkil untuk membatalkan kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) yang rencananya akan dilaksanakan pada 24 sampai 26 November 2025 di Pulau Banyak.

Rahman, SH, menyampaikan bahwa secara prinsip kegiatan Bimtek, pelatihan, dan penyuluhan bagi perangkat desa memang bertujuan untuk meningkatkan kapasitas serta pengetahuan dalam pengelolaan dana desa.

Kegiatan tersebut seharusnya mampu melahirkan inovasi yang bermanfaat bagi kemajuan dan perekonomian masyarakat desa.

Namun, menurut hasil temuan di lapangan, pelaksanaan Bimtek di Aceh Singkil justru tidak memberikan dampak signifikan bagi perkembangan desa.

Baca Juga:
RAT 2026, KPRI Wana Raharja Dorong Inovasi dan Kesejahteraan Anggota

“Setiap tahun perangkat desa mengikuti Bimtek, 3 hingga 5 kali, tetapi hasilnya tidak terlihat. Kegiatan ini justru lebih mirip seperti ajang ‘bancakan’,” kata Rahman, Jumat, 21 November 2025.

Ia menilai kegiatan tersebut diduga dimanfaatkan untuk memperkaya diri atau kelompok tertentu. Di sisi lain, pemerintah saat ini sedang menerapkan kebijakan efisiensi anggaran sehingga setiap rupiah harus dimanfaatkan untuk kepentingan masyarakat, katanya.

"Ironisnya, kita menemukan adanya instruksi kepada ibu PKK, para geuchik/kepala kampong, serta kader Posyandu se-kabupaten Aceh Singkil untuk mengutus dua orang peserta untuk mengikuti Bimtek," jelasnya.

Acara ini mengangkat tema “Peningkatan Kapasitas dan Keterampilan TP Posyandu dalam Menangani Stunting” yang digagas oleh lembaga Pusat Pengembangan dan Pemberdayaan Aparatur Negara (PUSBANGPAN).

Baca Juga:
Serahkan LKPD 2025, Pemkot Madiun Target Raih WTP dari BPK

Kegiatan tersebut, tambahnya dibebankan biaya sebesar Rp4.000.000 per orang, sehingga total anggaran yang dikeluarkan diperkirakan mencapai lebih dari Rp1 miliar.

Ia menilai kegiatan ini terkesan dipaksakan dan sangat boros. Semestinya pelatihan tersebut dilaksanakan di Singkil saja tanpa harus memobilisasi peserta ke Pulau Banyak, sehingga pembiayaan dapat diminimalisir.

“Ini semakin menguatkan dugaan kami bahwa ada upaya memperkaya diri atau kelompok dengan dalih melaksanakan Bimtek,” ujar Dalian Bancin, dari LSM Cokro Prawiro Nusantoro (LSM CPN) menimpali.

Rahman, kembali menyerukan agar Gubernur Aceh dan Bupati Aceh Singkil segera mengambil langkah tegas untuk menghentikan kegiatan tersebut demi melindungi keuangan daerah dan memastikan program pelatihan benar-benar bermanfaat bagi masyarakat. (*)

Baca Sebelumnya

Agus Zaenal Siap Kebut Proyek Infrastruktur Usai Sertijab Kadis PUPR Kabupaten Blitar

Baca Selanjutnya

Pemkab Lebak Dorong Perangkat Daerah Implementasikan SAKIP dengan Benar

Tags:

Pengamat muda Desak gubernur dan bupati batalkan bimtek Pulau Banyak 2025

Berita lainnya oleh Zailani Bako

SWI Jajaki Kerja Sama dengan BAZNAS RI, Dorong Sinergi Program Zakat dan Sosial Nasional

11 April 2026 08:59

SWI Jajaki Kerja Sama dengan BAZNAS RI, Dorong Sinergi Program Zakat dan Sosial Nasional

Membanggakan! 23 Siswa MAN Aceh Singkil Lolos PTN 2026 via Jalur Prestasi

9 April 2026 01:43

Membanggakan! 23 Siswa MAN Aceh Singkil Lolos PTN 2026 via Jalur Prestasi

SWI Soroti Ketimpangan Dana Hibah Media di Aceh Singkil

8 April 2026 19:28

SWI Soroti Ketimpangan Dana Hibah Media di Aceh Singkil

Boyolali Siap Gelar HKPS dan Munas SWI 2026, Bupati Agus Irawan Dukung Penuh

7 April 2026 23:19

Boyolali Siap Gelar HKPS dan Munas SWI 2026, Bupati Agus Irawan Dukung Penuh

Pengadaan Ayam Petelur BUMDes Lae Gecih Aceh Singkil Diduga Fiktif, APH Diminta Proaktif

6 April 2026 15:43

Pengadaan Ayam Petelur BUMDes Lae Gecih Aceh Singkil Diduga Fiktif, APH Diminta Proaktif

Ketum PERMAHI Tanggapi Wibawa Peradilan Militer dalam Perspektif Teoretis

6 April 2026 08:18

Ketum PERMAHI Tanggapi Wibawa Peradilan Militer dalam Perspektif Teoretis

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H