Pangdam IM dan Menko Yusril Tegaskan Komitmen Usut Insiden di Pidie

7 November 2026 11:23 7 Nov 2026 11:23

Helman Gusti F., Dendy Ganda K.

Redaksi Ketik.com
Thumbnail Pangdam IM dan Menko Yusril Tegaskan Komitmen Usut Insiden di Pidie

Pangdam Iskandar Muda Brigjen TNI Mahesa Fitriadi mendampingi Menko Kumham Imipas Yusril Ihza Mahendra dalam konferensi pers terkait insiden di Kabupaten Pidie, di Gedung VVIP Bandara Internasional Sultan Iskandar Muda, Aceh Besar, Jumat, 6 November 2026. (Foto: Helman/Ketik.com)

KETIK, ACEH BESAR – Menteri Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan (Menko Kumham Imipas) Yusril Ihza Mahendra menegaskan pemerintah akan mengusut tuntas insiden di Gampong Pulo Keunari, Kecamatan Tiro, Kabupaten Pidie, yang menewaskan seorang warga dan menyebabkan 13 orang lainnya menjadi korban.

Komitmen tersebut disampaikan Yusril dalam konferensi pers di Gedung VVIP Bandara Internasional Sultan Iskandar Muda (SIM), Aceh Besar, Jumat (6/11/2026). Dalam kegiatan itu, Panglima Komando Daerah Militer Iskandar Muda (Pangdam IM) Brigadir Jenderal TNI Mahesa Fitriadi, S.A.P., M.M., turut mendampinginya.

Yusril mengatakan, pemerintah telah berkoordinasi dengan Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) RI untuk melakukan pemantauan dan penyelidikan bersama Komnas HAM perwakilan Aceh. Tim tersebut dijadwalkan turun ke Aceh pada Minggu (8/11/2026).

Penyelidikan bertujuan mengungkap kronologi dan fakta peristiwa yang terjadi pada 4 November 2026, termasuk memastikan penyebab luka yang dialami para korban.

Yusril juga menyampaikan belasungkawa atas meninggalnya Abzalul Riza (20) dan berharap para korban lainnya segera pulih.

Sementara itu, Pangdam IM menyatakan Kodam Iskandar Muda tengah melakukan investigasi menyeluruh untuk memastikan penanganan peristiwa tersebut berjalan profesional dan sesuai ketentuan hukum.

Terkait pengamanan di lokasi kejadian, berdasarkan keterangan awal prajurit yang bertugas, tidak seluruh personel membawa senjata api. Adapun munisi yang digunakan disebut berupa munisi hampa dan karet. Keterangan tersebut masih menjadi bagian dari proses pendalaman.

Pangdam IM mengimbau masyarakat tetap tenang, tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum terverifikasi, serta bersama-sama menjaga persatuan dan keamanan Aceh.

Dalam kesempatan yang sama, Yusril menegaskan pemerintah menghormati tradisi masyarakat Aceh dalam memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW.

Ia juga mengajak para ulama, teungku, dan tokoh masyarakat untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat agar persoalan pengibaran bendera bulan bintang tidak kembali memicu konflik.

Tombol Google News

Tags:

Pangdam IM Kumham Imipas Banda Aceh Gampong Pulo Yusril Ihza Mahenda Mahesa Fitriadi Insiden Pidie Penembakan Pidie