Truk Hauling Bijih Besi Ugal-ugalan, Wakil Ketua DPRK Abdya Murka

Editor: T. Rahmat

15 Des 2025 19:43

Thumbnail Truk Hauling Bijih Besi Ugal-ugalan, Wakil Ketua DPRK Abdya Murka
Wakil Ketua I DPRK Abdya, Tgk Mustiari atau Mus Seudong. (Foto: T. Rahmat/Ketik.co.id)

KETIK, ACEH BARAT DAYA – Aktivitas truk hauling pengangkut bijih besi dari Kecamatan Babahrot, Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya), Aceh, kembali menuai keluhan warga. Kendaraan bertonase besar milik sejumlah perusahaan tambang disebut kerap melaju dengan kecepatan tinggi di jalan umum, sehingga membahayakan keselamatan masyarakat.

Keluhan tersebut kini mendapat sorotan serius dari Wakil Ketua I Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Abdya, Tgk Mustiari. Politisi yang akrab disapa Mus Seudong itu secara tegas mengingatkan perusahaan tambang agar tidak menggunakan jalan raya secara semena-mena.

Mus Seudong menyebut, truk hauling bijih besi milik PT Juya Aceh Mining (JAM), PT Leuser Karya Tambang (LKT), dan PT Bumi Babahrot yang berlokasi di sejumlah desa dalam Kecamatan Babahrot harus mematuhi aturan lalu lintas dan mengutamakan keselamatan pengguna jalan lain.

“Jalan raya bukan milik perorangan, termasuk juga bukan milik pribadi perusahaan, namun fasilitas umum milik negara yang semestinya digunakan untuk kepentingan bersama. Keselamatan pengguna jalan harus menjadi prioritas,” tegasnya, Senin, 15 Desember 2025.

Baca Juga:
Gowes ke Sekolah, Kapospol Jeumpa Jadi Pembina Upacara dan Inspirasi Siswa

Menurutnya, ruas jalan raya digunakan masyarakat setiap hari untuk berbagai aktivitas, mulai dari anak-anak berangkat ke sekolah hingga warga yang mencari nafkah. Karena itu, perilaku ugal-ugalan truk hauling sangat meresahkan.

“Jangan ugal-ugalan di jalan raya. Kasihan masyarakat yang melintas. Penggunaan jalan ini bukan hanya untuk dilalui oleh pihak perusahaan, namum masyarakat umum,” ujar Mus Seudong.

Ia mengungkapkan, DPRK Abdya telah menerima banyak laporan warga terkait truk pengangkut bijih besi yang dinilai membahayakan. Kendaraan-kendaraan tersebut disebut kerap melaju dengan kecepatan tinggi tanpa mengindahkan pengguna jalan lain.

Keluhan itu, kata Mus Seudong, bukan sekadar laporan di atas kertas. Ia mengaku menyaksikan langsung bagaimana mobil hauling melintas kencang di jalan raya yang padat aktivitas warga.

Baca Juga:
Kolaborasi Bupati Safaruddin dan Jamaluddin Idham Dorong Kampung Nelayan Modern Abdya

“Saya lihat sendiri bagaimana mobil hauling melaju dengan kecepatan tinggi. Ini sangat berbahaya dan berpotensi menimbulkan kecelakaan,” katanya.

Mus Seudong menilai, kendaraan bermuatan berat seharusnya berada dalam pengawasan ketat karena memiliki risiko kecelakaan yang jauh lebih besar dibanding kendaraan biasa. Namun hingga kini, keluhan masyarakat dinilainya belum direspons secara memadai.

Selain perusahaan, ia juga menyoroti peran aparat penegak hukum, khususnya Satuan Lalu Lintas Polres Abdya dan pihak terkait. Ia menilai pengawasan di lapangan terkesan longgar.

“Ini jalan umum. Seharusnya ada pengawasan. Tapi yang terlihat, mobil hauling ini seperti bebas melaju tanpa penindakan. Masyarakat menilai Satlantas terkesan membiarkan,” ujarnya.

Menurutnya, pembiaran tersebut berpotensi menurunkan kepercayaan publik terhadap penegakan hukum. Ia menegaskan, aturan lalu lintas berlaku untuk semua pengguna jalan tanpa kecuali, termasuk kendaraan perusahaan.

Mus Seudong pun mendesak pihak perusahaan dan penyedia jasa angkutan bijih besi untuk memperketat pengawasan terhadap sopir dan memastikan seluruh armada mematuhi aturan.

“Kecepatan harus dibatasi. Aturan harus dipatuhi. Jangan sampai aktivitas perusahaan justru mengorbankan keselamatan masyarakat,” tegasnya.

Ia menambahkan, DPRK Abdya akan terus memantau persoalan ini. Jika tidak ada perbaikan nyata, pihaknya membuka opsi memanggil perusahaan maupun instansi terkait untuk dimintai klarifikasi.

“Keselamatan warga jauh lebih penting. Aktivitas ekonomi boleh berjalan, tapi jangan sampai membahayakan nyawa orang lain,” pungkas Mus Seudong. (*)

Baca Sebelumnya

Jatim Park 3 Kota Batu Siapkan Pertunjukan Spesial Edisi Nataru, Simak Promonya!

Baca Selanjutnya

Viral Pengendara Keluhkan Pertamax Tercampur Air, SPBU Gandus Palembang Diperiksa Polisi

Tags:

Tambang Bijih besi babahrot juya aceh mining Bumi Babahrot Leuser Karya Tambang Aceh Barat Daya mus seudong abdya Dprk abdya

Berita lainnya oleh T. Rahmat

Berhasil Susun Dokumen PJPK Berkualitas, Bupati Nagan Raya Raih Penghargaan dari BKKBN

15 April 2026 21:13

Berhasil Susun Dokumen PJPK Berkualitas, Bupati Nagan Raya Raih Penghargaan dari BKKBN

Gowes ke Sekolah, Kapospol Jeumpa Jadi Pembina Upacara dan Inspirasi Siswa

13 April 2026 12:33

Gowes ke Sekolah, Kapospol Jeumpa Jadi Pembina Upacara dan Inspirasi Siswa

PP AMPG Gelar Bakti Sosial di Nagan Raya, Salurkan 130 Paket Sembako untuk Warga

6 April 2026 18:43

PP AMPG Gelar Bakti Sosial di Nagan Raya, Salurkan 130 Paket Sembako untuk Warga

Kolaborasi Bupati Safaruddin dan Jamaluddin Idham Dorong Kampung Nelayan Modern Abdya

6 April 2026 08:00

Kolaborasi Bupati Safaruddin dan Jamaluddin Idham Dorong Kampung Nelayan Modern Abdya

Jamaluddin Idham, dari Ketua DPD PDI-I Aceh Kini Jadi Bendahara Umum MPTT-I

3 April 2026 19:13

Jamaluddin Idham, dari Ketua DPD PDI-I Aceh Kini Jadi Bendahara Umum MPTT-I

Dari Pesisir yang Terlupa, Jamaluddin Idham Usul Kampung Nelayan di Aceh Jaya

2 April 2026 14:43

Dari Pesisir yang Terlupa, Jamaluddin Idham Usul Kampung Nelayan di Aceh Jaya

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar