Listrik Padam Tiga Hari, 18 Ribu Ayam di Abdya Mati Massal, Peternak Rugi Rp800 Juta

Editor: T. Rahmat

2 Okt 2025 01:27

Thumbnail Listrik Padam Tiga Hari, 18 Ribu Ayam di Abdya Mati Massal, Peternak Rugi Rp800 Juta
18 ribu ekor ayam milik Muhammad Hatta, warga Desa Blang Raja, Babahrot, Aceh Barat Daya (Abdya) mati total akibat pemadaman listrik, Rabu, 1 Oktober 2025. (Foto: for: Ketik)

KETIK, ACEH BARAT DAYA – Tragedi memilukan menimpa seorang peternak ayam di Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya). Muhammad Hatta, warga Desa Blang Raja, Kecamatan Babahrot, harus menelan pil pahit setelah 18 ribu ekor ayam broiler miliknya mati massal akibat pemadaman listrik yang berlangsung tiga hari.

Ayam-ayam yang mati itu sejatinya sudah memasuki masa panen. Rata-rata bobotnya mencapai dua kilogram per ekor. Jika ditotal, kerugian yang diderita Hatta mencapai lebih dari Rp800 juta.

“Semua ayam potong milik saya mati karena listrik padam. Padahal besok-besok sudah siap dipanen,” keluh Hatta kepada wartawan, Rabu, 1 Oktober 2025.

Tergantung Blower, Genset Tak Mampu Bertahan

Baca Juga:
Kampung Nelayan di Abdya, Harapan Lama yang Kembali Menyala Seperti Era 90-an

Peternakan ayam milik Hatta dikelola dengan sistem close house (CH), di mana ventilasi udara sepenuhnya mengandalkan blower. Sistem ini membuat peternakan lebih bersih dan ramah lingkungan, namun sangat bergantung pada pasokan listrik.

Pada hari pertama dan kedua pemadaman, ayam-ayam masih bisa bertahan berkat suplai dari genset. Namun, malapetaka terjadi pada hari ketiga. Sekitar pukul 15.00 WIB, genset mendadak mati karena tak sanggup menahan beban kerja yang terlalu lama.

“Begitu genset mati, blower langsung berhenti. Dalam hitungan jam, ayam mulai berguguran sampai habis semua,” kata Hatta dengan suara lirih.

Kesal pada PLN, Harap Ada Tanggung Jawab

Baca Juga:
Sempat Jadi Sorotan, Kini Perum Bulog Blangpidie Gandeng Kilang Padi Lokal

Hatta mengaku sangat kecewa dengan pihak PLN. Menurutnya, tidak ada informasi yang jelas mengenai durasi pemadaman maupun upaya penanganannya.

“Kalau sejak awal ada kepastian, mungkin saya bisa mengambil langkah lain. Saya berharap PLN bertanggung jawab, karena kerugian yang saya alami tidak sedikit,” tegasnya.

Potret Duka Dunia Peternakan

Kerugian besar yang dialami Hatta bukan hanya soal uang, tetapi juga menjadi pukulan telak bagi dunia peternakan rakyat di Abdya. Ribuan ekor ayam yang semestinya bisa menjadi sumber pangan dan rezeki bagi banyak orang justru berakhir mati sia-sia.

Di halaman kandang, tumpukan bangkai ayam terlihat memutih, menyisakan pemandangan pilu. Tragedi ini menjadi pelajaran betapa rapuhnya sektor peternakan modern yang sangat bergantung pada kestabilan pasokan listrik. (*)

Baca Sebelumnya

Perjalanan Batu Alam Pacitan Sampai ke Jatim Fest 2025

Baca Selanjutnya

Selamat Hari Batik Nasional! Yuk, Eksplor Sejarah Kampoeng Batik Jetis di Sidoarjo

Tags:

Ayam Broiler Pengusaha Ayam Listrik Padam Listrik Mati Aceh Barat Daya abdya Aceh

Berita lainnya oleh T. Rahmat

Kampung Nelayan di Abdya, Harapan Lama yang Kembali Menyala Seperti Era 90-an

18 April 2026 16:20

Kampung Nelayan di Abdya, Harapan Lama yang Kembali Menyala Seperti Era 90-an

Sempat Jadi Sorotan, Kini Perum Bulog Blangpidie Gandeng Kilang Padi Lokal

17 April 2026 21:09

Sempat Jadi Sorotan, Kini Perum Bulog Blangpidie Gandeng Kilang Padi Lokal

Kolaborasi Safaruddin dan Jamaluddin Idham, KKP Survei Kampung Nelayan Abdya

17 April 2026 20:48

Kolaborasi Safaruddin dan Jamaluddin Idham, KKP Survei Kampung Nelayan Abdya

Soroti Kebijakan Kemitraan, YARA Desak Kanwil Bulog Aceh Copot Pinca Blangpidie

17 April 2026 13:43

Soroti Kebijakan Kemitraan, YARA Desak Kanwil Bulog Aceh Copot Pinca Blangpidie

Berhasil Susun Dokumen PJPK Berkualitas, Bupati Nagan Raya Raih Penghargaan dari BKKBN

15 April 2026 21:13

Berhasil Susun Dokumen PJPK Berkualitas, Bupati Nagan Raya Raih Penghargaan dari BKKBN

Perkuat Kepastian Hukum Tanah, Kantah Abdya Gandeng Kejari dan Kemenag

14 April 2026 14:58

Perkuat Kepastian Hukum Tanah, Kantah Abdya Gandeng Kejari dan Kemenag

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Resmi! Pesona Gondanglegi 2026 di Kabupaten Malang Ditiadakan

Resmi! Pesona Gondanglegi 2026 di Kabupaten Malang Ditiadakan

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Penyegelan Pabrik Ayam di Jombang, Aktivis: Penindakan Harus Berlaku Sama, Jangan Ada Kepentingan Bisnis

Penyegelan Pabrik Ayam di Jombang, Aktivis: Penindakan Harus Berlaku Sama, Jangan Ada Kepentingan Bisnis

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Mantan Kepala SMAN 1 Situbondo Dilantik Jadi Kepsek Garuda

Mantan Kepala SMAN 1 Situbondo Dilantik Jadi Kepsek Garuda