KETIK, TRENGGALEK – DPC PDIP Trenggalek sukses menuntaskan salah satu program kerja partai, yakni Musyawarah Ranting (Musran) dan Musyawarah Anak Ranting (Musanran) di 14 kecamatan.
Musran dan Musanran itu diselesaikan sesuai target pada akhir Juli 2026. "Alhamdulillah kita berhasil menyelesaikan salah satu program kerja partai tepat waktu," kata Doding Rahmadi, Sekretaris DCP PDIP Trenggalek, kepada Ketik.com, Rabu, 29 Juli 2026.
Doding, sapaan dia, menjelaskan, musran dan Musanran merupakan salah satu langkah partai untuk mereorganisasi kepengurusan, baik di tingkat desa atau tingkat dusun.
"Kita sudah selesai menyusun kepengurusan sebanyak 1999 pengurus di tingkat desa, sedang di tingkat dusun ada 842 pengurus," ucapnya.
Orang nomor satu di DPRD Kabupaten Trenggalek itu menegaskan, di kepengurusan ranting dan anak ranting ada pembaharuan yang luar biasa.
Pertama, ada perubahan jumlah kepengurusan perempuan sebanyak 30 persen sesuai regulasi yang berlaku. "Jadi ada sekitar 380-an pengurus perempuan untuk tingkat desa. Sedangkan untuk tingkat dusun ada sekitar 270 pengurus," ungkapnya.
Ketiga, di struktur kepengurusan ranting dan anak ranting kelompok milenial dan gen Z di bawah 34 tahun ada tiga orang. Sehingga pola perjuangannya semakin bagus.
"Dulu perjuangan kita masih tergolong konvensional, tapi dengan kehadiran kelompok milenial dan gen Z tentu akan ada warna baru, termasuk bisa merambah ke media sosial dan lain-lain," tandasnya.
Ia menyebut, dengan merambah ke media sosial bisa membantu edukasi kepada masyarakat tentang dunia politik, dan sistem demokrasi. "Intinya kita mantabkan dulu organisasinya. Pendeknya belum ngomong soal elektoral," tegasnya.
Ia menuturkan, setelah mantab organisasinya kemudian mantab programnya, baru bicara mantab elektoralnya.
"Kita punya pekerjaan rumah yang akan dikerjakan pada 2027-2028, di antaranya adalah membentuk regu penggerak di tingkat RT. Kita butuh 9 ribu orang sebagai regu penggerak," tutupnya. (*)
