KETIK, SURABAYA – Pada tanggal 22 Desember diperingati sebagai Hari Ibu Nasional. Hari Ibu merupakan momentum untuk merayakan kekuatan dan perempuan dalam pembangunan Indonesia.
Istri Wali Kota Surabaya Rini Indriyani Eri Cahyadi menyebutkan bahwa memaknai Hari Ibu di tahun 2023 adalah hal yang luar biasa. Ibu dituntut untuk terus mengikuti perkembangan zaman.
"Jadi PR seorang ibu itu tentu tidak mudah, saya berharap bahwa seorang ibu itu bisa menyesuaikan zamannya, zaman dulu zaman sekarang kita harus bisa mengikuti," ujarnya kepada media online nasional Ketik.co.id pada Jumat (22/11/2023).
Ketua TP PKK Kota Surabaya ini juga menambahkan bahwa ibu di zaman sekarang dituntut harus bisa menjadi teman bagi buah hatinya.
"Jadi ibu zaman sekarang itu harus bisa menjadi seorang ayah, menjadi seorang ibu, seorang guru dan sahabat," tuturnya.
Peran seorang ibu juga untuk membentuk kepribadian dan karakteristik anak. Maka penting untuk mengikuti perkembangan zaman yang sesuai pada umur anak.
"Saya berharap seseorang ibu bisa menyesuaikan ketika umur anaknya kecil, dia harus seperti apa, ketika anak umur dewasa dia harus seperti teman. Tentunya komunikasi harus dibangun dari awal," jelas Ibu Dua anak ini.
Rini menegaskan pentingnya komunikasi sejak anak masih kecil hingga dewasa. Hal tersebut bertujuan agar anak mudah bercerita pengalamannya ataupun kesehariannnya kepada ibunya.
"Ketika komunikasi ini baik, insyaallah anak-anak ini akan menjadi anak yang struggle (berjuang), karena dia mendapat support sistem terbaik dari ibunya," ujar Ketua GOW Kota Surabaya ini.
Perkembangan zaman ditentukan oleh seorang ibu, karena ibu adalah madrasah pertama bagi anak dan kunci dari penanganan stunting ada di seorang ibu.
Maka dari itu Istri Wali Kota Surabaya ini terus mengingatkan bahwa Pemkot Surabaya terus menggandeng PKK agar gizi anak-anak tercukupi dengan pola asuh yang baik.
Tak hanya itu, pentingnya komunikasi pada anak agar memahami keingianan dan kebutuhan perkembangan anak sesuai dengan umurnya.
"Saya berharap pendampingan dari PKK itu bukan hanya dari gizinya, tetapi bagaimana pola asuhnya yang diterapkan terutama pada ibu-ibu muda ya," pungkas Rini Indriyani Eri Cahyadi. (*)
Makna Hari Ibu 2023 Menurut Rini Indriyani Eri Cahyadi
22 Desember 2023 06:53 22 Des 2023 06:53
Shinta Miranda, Mustopa
Redaksi Ketik.com
Rini Indriyani Istri Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi. (Foto: Shinta Miranda/Ketik.co.id)
Tags:
Hari Ibu Rini Indriyani Eri Cahyadi Pemkot SurabayaBaca Juga:
DPRD Surabaya Pastikan Pelayanan Publik Tetap Maksimal di Bawah Cak Ji Saat Wal Kota Naik HajiBaca Juga:
Even HJKS Ke-733 Sumbang Kenaikan Wisatawan, Eri Cahyadi: Naik 12,5 PersenBaca Juga:
Eri Cahyadi Terbitkan SE, Hewan Kurban Wajib Vaksin untuk Antisipasi PenyakitBaca Juga:
Surabaya Buka Lomba Paduan Suara Antar Gereja se-Jatim Perebutkan Piala Wali Kota 2026Baca Juga:
Surabaya Perkuat Transformasi Smart City Lewat SITS dan Integrasi Layanan DigitalBerita Lainnya oleh Shinta Miranda
30 Oktober 2025 15:28
Banyaknya Keluhan Masyarakat Soal Motor Brebet, DPRD Surabaya Dorong Pertamina Tak Hanya Minta Maaf
29 Oktober 2025 05:15
Pendidikan untuk Siapa? Petani Kedung Cowek Terancam Tergusur Demi Sekolah Rakyat
28 Oktober 2025 21:11
Makna Baru Sumpah Pemuda Menurut Yona Bagus: Gen Z Hadapi Perang Pikiran dan Inovasi
28 Oktober 2025 19:05
Marak Konten Mihol, Pemkot Surabaya Minta Influencer Tak Jadi Corong Iklan
28 Oktober 2025 18:57
Benang Emas, Saat Mesin Jahit Mengubah Nasib Ratusan Warga MBR Surabaya
27 Oktober 2025 16:00
[FOTO] Ketika Spesialis Mall Bangun Rumah Sakit, Begini Tampilan Istimewa Siloam Hospitals Surabaya, Gak Ada Bau Obat!
Trending
BGN Setop Operasional dan Penyaluran Dana 24 SPPG di Sampang, Ini Daftarnya
Kepsek Wanita Lansia Menangis Usai Dimutasi, Ormas 234 SC Kritik Kebijakan Pemkab Pemalang
Alun-Alun Kepanjen Kabupaten Malang Dibangun di Kanjuruhan, PDI Perjuangan: Jadi Simbol Tinggalkan Pola Pikir Kolonial
Polemik Mutasi Kepala Sekolah, PGRI Pemalang Sebut SK Bupati Bersifat Final
