KETIK, SURABAYA – Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Timur bersama Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kota Surabaya melakukan ziarah ke makam pencipta lambang/logo NU KH Ridlwan Abdullah di Makam Tembok, Kecamatan Bubutan, Kota Surabaya, pada Selasa, 20 Oktober 2026, dalam rangkaian peringatan Hari Santri Nasional 2026.
Ziarah ke makam KH Ridlwan Abdullah itu merupakan salah satu dari ziarah ke-10 muassis/pendiri NU di Zona Surabaya yang diawali pembacaan Surah Yasin oleh KH Ahmad Ahid Sufiaji SQ MSi (Ketua JQWH PWNU Jatim), lalu Tahlil dipimpin Rais Syuriah PCNU Surabaya Dr. KH Ahmad Dzulhilmi, KHA Kholiq (doa), dan sambutan Ketua PCNU Surabaya Ir. KH Masduqi Thoha. Acara dilanjutkan dengan silaturrahmi para dzurriyah muassis/muharrik di Kantor PCNU Surabaya.
Dalam waktu yang bersamaan, sejumlah MWCNU (pengurus NU tingkat kecamatan) di Kota Surabaya juga berziarah ke makam KH Hasan Gipo (Ketua Umum PBNU pertama pada 1926-1934 di sisi timur Makam Ampel), KH Mas Alwi bin Abdul Azis (pencipta/pengusul nama NU di makam Rangkah), KH Mujib Ridlwan (pencipta nama/logo PagarNusa di Makam Tembok), KH Husaini Tiway, KH Thohir Bakri, KH Abdullah Ubaid, KH Thohir Syamsuddin, KH Dahlan Ahyat, dan KHM Noer.
Silaturrahmi Dzurriyah Muassis/Muharrik NU di Kantor PCNU Surabaya. (Foto: Humas PWNU)
Secara serentak, Ziarah HSN 2026 juga dilakukan Tim PWNU bersama PCNU di zona lain yakni Zona Bangkalan (makam Syaichona Kholil dan KH Doro Muntoha), Zona Gresik (KH Faqih Maskumambang dan KH Abdul Djabbar), Zona Nganjuk (KH Dahlan Abdul Qohhar dan KH Zainuddin Mojosari), dan Zona Kediri (KH Abdul Karim, KH Marzuqi, KH Mahrus Aly/Lirboyo, KH Jazuli Usman/Ploso, KH Ahmad Siddiq, KH Chamim Jazuli/Mojo).
Selain itu, Zona Malang (KH Nawawi Thohir/Singosari, KH Masykur, KH Tholhah Hasan), Zona Pasuruan (KH Nawawi/Sidogiri), Zona Probolinggo (KH Hasan Sepuh, KH Zaini Mun’in, KH HasanSyaifurridjal/Genggong, KH Hasan Abdul Wafi), Zona Jember (KH Muhammad Siddiq, KH Abdullah Siddiq, KH Mahfudz Siddiq), dan Zona Situbondo (KHR As’ad Syamsul Arifin).
“Setiap tahun, PCNU Surabaya selalu menjadi tuan rumah Hari Santri oleh PWNU Jatim dan PBNU, bahkan tahun ini ada tiga agenda, yakni Ziarah Muassis Zona Surabaya (PWNU, 29 Oktober), Kirab Prasasti Resolusi Jihad yang diakhiri dengan penyerahan prasasti itu dari PWNU ke PBNU ke setelah Apel HSN 2026 di Tebuireng (PBNU, 22 Oktober), dan Mujahadah Kubro (PWNU, 9 November),” kata Ketua PCNU Surabaya, Ir. KH Masduqi Toha.
Ia menambahkan Kirab Prasasti Resolusi Jihad itu diawali dengan Apel HSN 2026 di Tebuireng (PBNU), lalu kirab prasasti dari Jombang ke Kota Mojokerto, kirab dari Kota Mojokerto ke Sidoarjo, dan kirab dari Sidoarjo ke Kota Surabaya yang ditandai dengan penyerahan prasasti itu dari PWNU ke PBNU. “Penyerahan Prasasti Resolusi Jihad di PCNU itu dihadiri Rais Aam PBNU dan Ketua Umum PBNU,” kata Masduqi Toha.
Ziarah HSN 2026 secara khusus atau tidak serentak dilakukan PWNU Jatim dan PCNU Jombang ke beberapa muassis di Jombang (Tebuireng, Tambakberas, Rejoso) pada 18 Oktober 2026. (*)
