Putus Rantai Kemiskinan, Pemkab Sleman Kuliahkan Ratusan Mahasiswa Lewat Beasiswa Sleman Pintar

14 Juli 2026 21:25 14 Jul 2026 21:25

Fajar Rianto, Gumilang

Redaksi Ketik.com
Thumbnail Putus Rantai Kemiskinan, Pemkab Sleman Kuliahkan Ratusan Mahasiswa Lewat Beasiswa Sleman Pintar

Wabup Sleman, Danang Maharsa, menyampaikan paparan dalam acara Sosialisasi Beasiswa Sleman Pintar di Ruang Cinema Universitas Amikom Yogyakarta, Selasa 14 Juli 2026. Dalam kesempatan tersebut, ia menegaskan komitmen Pemkab Sleman untuk memutus rantai kemiskinan melalui akses pendidikan tinggi bagi generasi muda Sleman. (Foto: Pemkab Sleman for Ketik.com)

KETIK, SLEMAN – Pemkab Sleman menegaskan komitmen serius dalam memerangi kemiskinan struktural melalui sektor pendidikan. Melalui Program Satu Keluarga Miskin Satu Sarjana (Pratu Kemis Sarjana), Pemkab Sleman terus menggenjot implementasi Beasiswa Sleman Pintar bagi generasi muda yang membutuhkan.

Komitmen ini kembali ditegaskan dalam kegiatan sosialisasi Beasiswa Sleman Pintar yang berlangsung di Ruang Cinema, Universitas Amikom Yogyakarta, pada Selasa 14 Juli 2026.

Acara tersebut dihadiri langsung oleh Wakil Bupati Sleman, Danang Maharsa, jajaran perangkat daerah, serta ratusan calon mahasiswa bersama orang tua.

Pendidikan Tinggi Sebagai Kunci Masa Depan

Wakil Bupati Sleman, Danang Maharsa, menyampaikan bahwa keterbatasan ekonomi seharusnya tidak menjadi penghalang bagi anak-anak Sleman untuk meraih pendidikan tinggi. Baginya, pendidikan adalah investasi jangka panjang yang paling efektif untuk memutus rantai kemiskinan antargenerasi.

"Melalui Program Sleman Pintar, kami ingin memastikan bahwa keterbatasan ekonomi tidak menjadi penghalang bagi generasi muda Sleman untuk meraih pendidikan tinggi dan masa depan yang lebih baik," tegas Danang dalam sambutannya.
 

Strategi Tiga Lapis Penanggulangan Kemiskinan

Sebagai Ketua Tim Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan (TKPK) Kabupaten Sleman, Danang menjelaskan bahwa pihaknya menerapkan tiga strategi komprehensif dalam menuntaskan kemiskinan:
1. Jaminan Sosial: Menyasar warga miskin non-produktif seperti lansia dan penyandang sakit menahun.
2. Peningkatan Keterampilan: Fokus pada pemberdayaan usia produktif agar lebih berdaya guna.
3. Putus Rantai Kemiskinan: Melalui Beasiswa Sleman Pintar, fokus pada pendidikan tinggi untuk generasi muda.

Di tegaskan, pendanaan program ini dipastikan berkelanjutan karena diintegrasikan langsung ke dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Sleman, yang bersumber dari pengelolaan pajak, retribusi, hingga aset daerah.
 

Terintegrasi dengan Magang Industri

Salah satu daya tarik utama dari Beasiswa Sleman Pintar di Universitas Amikom Yogyakarta adalah kurikulumnya yang tidak hanya fokus pada teori. Mahasiswa penerima beasiswa mendapatkan akses ke program magang industri secara terintegrasi.

Dengan skema tadi, lulusan diharapkan memiliki kesiapan kerja yang matang, kompetensi yang relevan dengan dunia teknologi, serta inovasi yang tinggi.

Hal ini terbukti dari banyaknya mahasiswa penerima beasiswa angkatan sebelumnya yang berhasil menorehkan prestasi gemilang di berbagai ajang kompetisi, sekaligus membuktikan bahwa keterbatasan ekonomi bukan batasan untuk meraih kesuksesan.

"Program ini telah memberikan manfaat nyata bagi ratusan mahasiswa di Universitas Amikom Yogyakarta. Harapannya, lahir generasi muda Sleman yang unggul, berdaya saing, dan siap menjawab tantangan dunia kerja berbasis teknologi," pungkas Wabup Danang Maharsa. (*)

Tombol Google News

Tags:

Beasiswa Sleman Pintar Pemkab Sleman Danang Maharsa Amikom Yogyakarta Pratu Kemis Sarjana pendidikan tinggi Penanggulangan Kemiskinan beasiswa pendidikan Berita Sleman