Garuda AI Impact Summit 2026 Bekali ASN dan UMKM Keterampilan Gunakan Kecerdasan Buatan

22 April 2026 07:49 22 Apr 2026 07:49

Fathur Roziq

Editor
Thumbnail Garuda AI Impact Summit 2026 Bekali ASN dan UMKM Keterampilan Gunakan Kecerdasan Buatan

Direktur Binar Dita Aisyah (dua dari kanan) bersama Ainun Amalia, Kepala Dinas Kominfo Sidoarjo Eri Sudewo, Widyaiswara Komdigi Yuliar M. Zega, serta Kabid Pengelolaan Informasi dan Komunikasi Publik Anita Inggit Zaenuris Shofa. (Foto: Sigit Kominfo Sidoarjo).

KETIK, SIDOARJO – Program-program strategis era digital mencuat dalam Garuda AI Impact Summit 2026 Regional Sidoarjo. Para ahli membuka lebar-lebar cara pandang ratusan ASN dan pegiat UMKM untuk semakin dekat dengan teknologi digital. Terutama, bagaimana mengoptimalkan peran AI atau artificial intelegence (kecerdasan buatan).

Garuda AI Impact Summit 2026 berlangsung di Pendopo Delta Wibawa pada Selasa (21 April 2026). Ahli-ahli teknologi digital tampil sebagai narasumber. Mereka hadir dengan latar belakang berbeda dalam acara yang dibuka oleh Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Sidoarjo Ainun Amalia tersebut.

Para narasumber itu adalah Direktur Binar Dita Aisyah yang juga alumnus Georgia State University (GSU) di Atlanta, Georgia, Amerika Serikat. Dita hadir bersama Widyaiswara Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) RI Yuliar M. Zega, CEO Dapoer Digital Kreatif Sinar Hadi Wijaya, serta Abdul Mughits dari pegiat UMKM dan AI Jawa Timur.

Garuda AI Impact Summit 2026 juga merupakan hasil kolaborasi antara Garuda AI, Binar, Microsoft, dan Kementerian Komdigi, dan Pemkab Sidoarjo. Pesertanya adalah 150 ASN admin medsos OPD Sidoarjo serta 50 pelaku UMKM.

”Hari ini, Kabupaten Sidoarjo tidak hanya menjadi saksi, tetapi juga kontributor utama dalam agenda strategis nasional melalui Garuda AI Impact Summit 2026,” kata Ainun Amalia saat membuka acara.

Foto Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesra Kabupaten Sidoarjo Ainun Amalia membuka forum Garuda AI Impact Summit 2026 di Pendopo Delta Wibawa pada Selasa (21 April 2026). (Foto: Sigit Kominfo Sidoarjo)Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesra Kabupaten Sidoarjo Ainun Amalia membuka forum Garuda AI Impact Summit 2026 di Pendopo Delta Wibawa pada Selasa (21 April 2026). (Foto: Sigit Kominfo Sidoarjo)

Garuda AI Impact Summit 2026, lanjut Ainun Amalia, menjadi langkah strategis dalam akselerasi teknologi daerah. Saat ini, artificial intelligence (AI) bukan lagi sekadar tren teknologi.  AI merupakan instrumen vital untuk memperkuat daya saing daerah dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat.

Implementasi pemerintahan berbasis digital di Pemkab Sidoarjo bukan sekadar wacana. Kabupaten Sidoarjo telah membangun fondasi ekosistem digital yang kokoh dan inklusif. Praktik tersebut menjadi bentuk komitmen nyata tentang transformasi daerah yang dilakukan Kabupaten Sidoarjo.

”Kehadiran AI harus kita pandang sebagai pengungkit yang akan memperkuat tiga pilar utama pembangunan kita,” ujarnya.

Apakah tiga pilar utama itu? Masing-masing akselerasi tata kelola pemerintahan (smart governance), transformasi komunikasi publik yang responsive, serta inklusivitas ekonomi digital bagi UMKM.

Ainun Amalia menyebut bahwa integrasi AI dalam sistem pemerintahan daerah ditujukan untuk menyederhanakan birokrasi dan mempercepat proses pengambilan keputusan berbasis data (data-driven policy).

”Kita ingin menciptakan birokrasi yang lebih ramping, namun lebih cerdas dalam melayani,” jelasnya.

Selain itu, Kabupaten Sidoarjo terus mewujudkan transformasi komunikasi publik yang responsif. Seluruh ASN di Sidoarjo harus mampu menjadi garda terdepan dalam diseminasi informasi yang cepat, akurat, dan adaptif.

”AI juga hadir sebagai mitra strategis untuk mendeteksi isu secara dini dan menyusun narasi publik yang lebih tepat sasaran,” tambahnya.

Berikutnya, Kabupaten Sidoarjo akan memastikan inklusivitas ekonomi digital bagi para pelaku UMKM Sidoarjo. Pemkab Sidoarjo akan memastikan bahwa kecanggihan teknologi tidak hanya dinikmati oleh korporasi besar. Teknologi canggih juga menjadi alat produksi bagi UMKM Sidoarjo untuk naik kelas dan bersaing di pasar global.

”Ini adalah peluang emas bagi 150 ASN dan 50 pelaku UMKM terpilih untuk mendapatkan keterampilan aplikatif yang nyata. Jadikan forum kolaboratif lintas sektor ini sebagai ruang untuk belajar, berinovasi, dan menciptakan dampak nyata bagi kemajuan Kabupaten Sidoarjo,” tegas Ainun Amalia.

Kepala Dinas Kominfo Sidoarjo Eri Sudewo menambahkan, penyelenggaraan Regional AI Summit 2026 kali ini memiliki beberapa sasaran utama. Salah satunya, menghasilkan Peta Jalan Komitmen AI Lokal (Local AI Commitment Roadmap). Peta Jalan tersebut disesuaikan dengan kebutuhan dan potensi Kabupaten Sidoarjo.

”Hasil peta jalan lokal ini akan dikonsolidasikan ke dalam Buku Kebijakan AI (AI Policy White Paper) yang akan diluncurkan pada puncak acara National AI Summit mendatang,” kata Eri Sudewo. (*)

Tombol Google News

Tags:

Garuda AI Impact Summit 2026 Diskominfo Sidoarjo Artificial Intelegence Dita Aisyah