KETIK, SAMPANG – Malam itu, ribuan pasang mata tertuju ke layar televisi. Di Studio 5 Indosiar, Jakarta, sorotan lampu panggung menyinari seorang pemuda asal Kabupaten Sampang, yang tengah membawa harapan kampung halamannya.
Dengan suara khas dan penampilan penuh percaya diri, Ari Adriansyah berhasil mengukir langkah besar dalam perjalanan kariernya.
Kamis, 9 Juli 2026 menjadi malam yang tak terlupakan. Ari Adriansyah dinyatakan lolos dan resmi menyandang predikat Academia D'Academy 8 (DA8) Indosiar setelah tampil memikat pada babak Final Audition Group 7 yang disiarkan secara langsung.
Langkah Ari Adriansyah menuju panggung nasional bukan sekadar tentang bernyanyi. Penampilannya menjadi bukti bahwa talenta dari daerah mampu bersaing di panggung hiburan terbesar di Indonesia.
Pada penampilan pertama, Ari Adriansyah membawakan lagu Aku Bukan Rahwana ciptaan Adibal Sahrul. Suaranya yang lembut namun bertenaga berhasil menyentuh para juri. Wika Salim dan Nazar Sunkar memberikan standing ovation sebagai bentuk apresiasi atas kualitas vokal yang ditampilkan.
Tak hanya itu, Nazar Sunkar yang juga merupakan penyanyi lagu tersebut memberikan apresiasi atas cara Ari Adriansyah membawakan lagu dengan karakter yang tetap terjaga. Soimah pun menilai peserta asal Sampang itu memiliki kualitas vokal yang menjanjikan.
Penampilan Ari Adriansyah semakin memikat saat menyanyikan lagu kedua, Citra Cinta karya Rhoma Irama. Di lagu inilah ia menunjukkan kemampuan improvisasi vokal yang menjadi ciri khasnya.
Improvisasi yang dibangun pemuda asal Kecamatan Tambelangan, Kabupaten Sampang itu berhasil memancing decak kagum dewan juri hingga meraih tiga standing ovation.
Penampilannya dinilai tidak hanya memiliki teknik bernyanyi yang baik, tetapi juga mampu menghadirkan warna baru dalam lagu yang telah dikenal luas masyarakat.
"Ari punya suara yang merdu dan improvisasinya saat membawakan lagu yang kedua sangat mahal," ujar Soimah saat memberikan komentar, sebagaimana disiarkan langsung Indosiar.
Perjalanan Ari Adriansyah berlanjut saat tampil berduet bersama Frazio, peserta asal Padang. Keduanya membawakan lagu Gejolak Asmara ciptaan Adibal Sahrul dengan harmonisasi yang mendapat sambutan positif.
Keberhasilan Ari Adriansyah melaju ke D'Academy 8 menjadi kebanggaan tersendiri bagi keluarga dan masyarakat Sampang. Di balik gemerlap panggung, ada doa dan dukungan yang terus mengalir dari kampung halaman.
Ridwanto, kakak Ari Adriansyah, mengaku bersyukur atas pencapaian tersebut. Menurutnya, dukungan masyarakat Madura, khususnya Kabupaten Sampang, menjadi kekuatan besar bagi Ari Adriansyah untuk terus melangkah.
"Kami sangat bersyukur dan berterima kasih kepada seluruh masyarakat Madura, khususnya Kabupaten Sampang, yang telah mendoakan dan mendukung adek saya. Alhamdulillah, adik saya berhasil lolos dan resmi menjadi Academia D'Academy 8 Indosiar," ujarnya kepada Ketik.com, Sabtu, 11 Juli 2026.
Ia berharap dukungan itu terus diberikan pada setiap babak kompetisi sehingga Ari Adriansyah semakin termotivasi untuk memberikan penampilan terbaik.
"Semoga masyarakat tidak bosan dan terus memberikan doa serta dukungan kepada adik saya hingga pulang menjadi juara. Kami berharap Ari adik saya dapat terus berjuang, membanggakan keluarga, serta membawa nama baik Kabupaten Sampang di tingkat nasional," tuturnya. (*)
.png)