Kajari Sampang Tanggung Biaya Pendidikan Dua Anak Yatim di Ponpes, Rutin Salurkan Sedekah untuk Duafa

29 Juni 2026 15:52 29 Jun 2026 15:52

Mat Jusi, Mustopa

Redaksi Ketik.com
Thumbnail Kajari Sampang Tanggung Biaya Pendidikan Dua Anak Yatim di Ponpes, Rutin Salurkan Sedekah untuk Duafa

Jusi Tim Volunteer Tangan Dermawan Indonesia saat menyalurkan uang santunan ke Abd. Qodir santri yatim di pondok pesantren Miftahut Thullab Gedangan (Foto: Mat Jusi/Ketik.com)

KETIK, SAMPANG – Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Sampang, Mochamad Iqbal, menunjukkan kepeduliannya terhadap dunia pendidikan dan masyarakat kurang mampu dengan menanggung biaya makan dua anak yatim yang menempuh pendidikan di Pondok Pesantren Miftahut Thullab, Desa Gedangan, Kecamatan Kedungdung, Kabupaten Sampang.

Selain membantu kebutuhan pendidikan santri yatim, Mochamad Iqbal juga secara rutin menyalurkan bantuan sosial setiap Jumat berupa paket sembako dan uang tunai kepada kaum duafa di pelosok desa melalui Volunteer Tangan Dermawan Indonesia. Dua santri yang menerima bantuan tersebut adalah Abdul Qodir dan Naila.

Abdul Qodir (11), santri kelas III Madrasah Ibtidaiyah di Pondok Pesantren Miftahut Thullab, hidup dalam kondisi serba terbatas. Ia telah menjadi yatim piatu sejak usia dini. Ayahnya meninggal dunia saat ia berusia tiga tahun, sedangkan ibunya wafat tepat pada peringatan seribu hari meninggalnya sang ayah.

Dalam kesehariannya, Abdul Qodir hanya sesekali memperoleh uang saku dari bibinya. Sementara kebutuhan makan sehari-hari ditanggung oleh Nyai Sholehah yang juga mengasuh lima anak yatim lainnya di lingkungan pondok pesantren.

Keterbatasan ekonomi keluarga juga berdampak pada pendidikan kakaknya yang terpaksa berhenti mondok dan memilih membantu bibinya bekerja demi memenuhi kebutuhan hidup.

Sementara itu, Naila yang kini duduk di kelas I Madrasah Tsanawiyah (MTs) di Madrasah Miftahut Thullab juga menjadi salah satu penerima bantuan dari Kajari Sampang.

Abdul Qodir mengaku bersyukur atas bantuan yang diberikan sehingga dirinya dapat terus menuntut ilmu di pondok pesantren.

"Terima kasih Bapak Kajari Sampang Mochamad Iqbal. Semoga bapak sehat selalu," ujar Abdul Qodir kepada jurnalis Ketik.com.

Ia mengatakan bantuan tersebut sangat berarti bagi dirinya. "Bantuannya sangat membantu. Semoga Bapak Mochamad Iqbal beserta keluarga selalu diberikan kesehatan," katanya.

Ungkapan serupa disampaikan Naila. Ia berharap kebaikan Kajari Sampang mendapat balasan yang setimpal.

"Semoga Bapak Mochamad Iqbal sehat selalu. Bantuan Bapak sangat membantu kami sehingga kami bisa belajar dengan giat tanpa memikirkan biaya pendidikan di pondok pesantren," tuturnya.

Koordinator Volunteer Tangan Dermawan Indonesia, Fauzi, mengatakan Mochamad Iqbal merupakan sosok yang konsisten menjalankan kegiatan sosial.

Menurutnya, selain menanggung kebutuhan dua anak yatim di Pondok Pesantren Miftahut Thullab, Kajari Sampang juga rutin berbagi kepada kaum dhuafa setiap Jumat melalui program yang dijalankan organisasinya.

"Beliau tidak hanya membantu anak yatim di pondok pesantren, tetapi juga rutin menyalurkan paket sembako dan bantuan uang tunai kepada masyarakat dhuafa di pelosok desa melalui Volunteer Tangan Dermawan Indonesia," kata Fauzi. Senin, 29 Juni 2026.

Ia menilai kepedulian sosial Mochamad Iqbal menjadi teladan bagi pejabat publik.

"Beliau memiliki jiwa sosial yang tinggi dan tetap berintegritas. Selain tegas dalam menjalankan tugas penegakan hukum, beliau juga memiliki kepedulian terhadap kondisi sosial dan kemanusiaan di Kabupaten Sampang. Semoga beliau selalu diberikan kesehatan," ujarnya.

Sementara itu, Kajari Sampang Mochamad Iqbal menyatakan dukungannya terhadap kegiatan sosial yang diinisiasi Volunteer Tangan Dermawan Indonesia. Menurutnya, kepedulian terhadap anak yatim dan kaum dhuafa merupakan tanggung jawab bersama yang harus diwujudkan melalui tindakan nyata.

"Kejaksaan tidak hanya menjalankan tugas dan fungsi penegakan hukum, tetapi juga memiliki tanggung jawab sosial untuk hadir di tengah masyarakat. Melalui kegiatan ini, kami ingin menunjukkan bahwa negara dan berbagai elemen masyarakat memiliki kepedulian terhadap warga yang membutuhkan bantuan," kata Mochamad Iqbal.

Ia menambahkan, penyaluran bantuan secara langsung ke rumah-rumah warga memberikan gambaran nyata mengenai kondisi masyarakat yang masih membutuhkan perhatian.

"Oleh karena itu, kolaborasi seperti ini perlu terus dilakukan agar manfaatnya semakin dirasakan oleh masyarakat," pungkasnya. (*)

Tombol Google News

Tags:

Tangan Dermawan Indonesia Kejaksaan Negeri Sampang Mochamad Iqbal anak yatim