Bupati Pamekasan Tegas Atasi Pelayanan Kesehatan: Jangan Bedakan Pasien Umum dan BPJS

30 September 2026 09:15 30 Sep 2026 09:15

Supyanto Efendi, Rahmat Rifadin

Redaksi Ketik.com
Thumbnail Bupati Pamekasan Tegas Atasi Pelayanan Kesehatan: Jangan Bedakan Pasien Umum dan BPJS

Bupati Pamekasan, KH. Kholilurrahman. (Foto: Pemkab Pamekasan)

KETIK, PAMEKASAN – Dengan tegas Bupati Pamekasan KH. Kholilurrahman memberikan Instruksi kepada fasilitas kesehatan (Faskes) agar segera melayani pasien yang sedang dalam kondisi kritis.

Intruksi tegas tersebut merupakan kepedulian Bupati Pamekasan terhadap masyarakatnya yang sedang membutuhkan pelayanan dalam bidang kesehatan yang disampaikan dimuka umum pada, Kamis, 26 September 2026.

Dia menegaskan, pihaknya tidak ingin peristiwa yang terjadi di Desa Ambat Kecamatan Tlanakan menimpa masyarakat Pamekasan lainnya. Dimana, orang tua kesulitan mendapat layanan kesehatan lantaran terkendala biaya hingga anaknya meninggal dunia.

Beliau meminta rumah sakit atau puskesmas tidak membedakan status antara pasien umum atau pasien BPJS. Apalagi, pasien tersebut memerlukan penanganan medis yang cepat alias kritis.

"Saya sudah sampaikan kepada direktur rumah sakit, baik Rumah Sakit dr. H. Slamet Martodirdjo, maupun Rumah Sakit Waru, dan pimpinan Puskesmas. Kalau ada orang sakit kritis, nyawanya sudah senin-kamis tidak perlu ditanya ini BPJS atau umum," pintanya.

Dia berjanji akan menjatuhkan tindakan tegas terhadap tenaga medis yang masih membedakan status pasien, yaitu pasien umum atau BPJS. Hal itu perlu partisipasi masyarakat untuk melaporkan apabila menemukan kejadian tersebut di rumah sakit atau puskesmas.

"Kalau ada perawat yang bertanya ini apa BPJS atau umum, saya minta perawat itu difoto, namanya difoto, dan akan kita tindaklanjuti," tegasnya.

Dia memungkasi, pihaknya siap membantu masyarakat yang tidak mampu berobat akibat terkendala biaya. Sehingga, masyarakat yang memiliki keluarga sakit untuk segera membawanya ke fasilitas kesehatan agar bisa mendapat penanganan medis.

"Kalau nanti terpaksa tidak bisa membayar, pemerintah yang akan membayar. Kalau pemerintah tidak bisa membayar, saya yang bertanggung jawab untuk mengganti," pungkasnya. (*)

Tombol Google News

Tags:

Bupati Pamekasan Pamekasan Sehat