Berusaha Selamatkan Handphone, Pelajar SMP di Palembang Jadi Korban Penjambretan

30 Juli 2026 21:55 30 Jul 2026 21:55

Yola Dwi R., Mustopa

Redaksi Ketik.com
Thumbnail Berusaha Selamatkan Handphone, Pelajar SMP di Palembang Jadi Korban Penjambretan

Lokasi penjambretan seorang siswa SMP di Jalan Gersik, Lorong Amal Muslim, RT 10 RW 03, Kelurahan Sekip Jaya, Kecamatan Kemuning, Palembang, Kamis 30 Juli 2026. (Foto: Yola/Ketik.com)

KETIK, PALEMBANG – Aksi penjambretan disertai kekerasan menimpa seorang pelajar SMP di Kota Palembang. Korban, Muzaffar Aqhari Ahmad (14), mengalami luka tusuk di bagian kepala dan luka lecet setelah berusaha mempertahankan telepon genggam miliknya dari pelaku.

Korban yang merupakan siswa SMP Negeri 10 Palembang itu juga mengalami sejumlah luka lecet di tubuhnya akibat aksi kekerasan tersebut.

Bahkan, korban sempat terseret sepeda motor pelaku sejauh kurang lebih tujuh meter saat berusaha mempertahankan handphone miliknya. Akibat kejadian itu, korban harus menjalani perawatan medis dan mendapatkan dua jahitan di bagian kepala.

Peristiwa tersebut terjadi pada Minggu 26 Juli 2026 lalu sekitar pukul 20.08 WIB di Jalan Gersik, Lorong Amal Muslim, RT 10 RW 03, Kelurahan Sekip Jaya, Kecamatan Kemuning, Palembang.

Kasus itu kemudian dilaporkan ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polrestabes Palembang oleh bibi korban, Efflyndah (56). 

Efflyndah menuturkan, sebelum kejadian keponakannya sedang menggunakan handphone di depan rumah. Tiba-tiba dua orang pria yang mengendarai sepeda motor datang dan berhenti tepat di hadapan korban.

"Salah satu pelaku turun dari motor lalu langsung merampas handphone yang sedang digunakan korban," ujar Efflyndah saat saat diwawancarai 30 Juli 2026.

Tidak rela ponselnya dibawa kabur, korban berusaha mempertahankan barang miliknya dengan melakukan perlawanan. Aksi tersebut membuat pelaku sempat mengalami kesulitan.

Namun, saat pelaku berusaha melarikan diri menggunakan sepeda motor, korban tetap mempertahankan handphone hingga akhirnya terseret sejauh sekitar tujuh meter di atas jalan.

Dalam aksi tersebut, korban mengalami luka tusuk di bagian kepala serta luka lecet di beberapa bagian tubuh. Pelaku kemudian berhasil melarikan diri membawa handphone milik korban.

Foto Korban penjambretan di Jalan Gersik, Lorong Amal Muslim, RT 10 RW 03, Kelurahan Sekip Jaya, Kecamatan Kemuning, Palembang, saat terbaring di Rumah, Kamis 30 Juli 2026. (Foto: Yola/Ketik.com)Korban penjambretan di Jalan Gersik, Lorong Amal Muslim, RT 10 RW 03, Kelurahan Sekip Jaya, Kecamatan Kemuning, Palembang, saat terbaring di Rumah, Kamis 30 Juli 2026. (Foto: Yola/Ketik.com)

Saat dijumpai di rumahnya, Muzaffar tampak masih terbaring di rumahnya dan belum bisa bergerak bebas akibat luka yang diderita.

Ia menceritakan kronologi peristiwa bermula ketika sedang bermain telepon seluler dengan seorang temannya. Lalu, datang dua orang pria berboncengan sepeda motor pura-pura menanyakan alamat.

"Dia (pelaku) pura-pura nanya alamat, karena saya sudah curiga langsung menjauhkan tangan," ujar Muzaffar, Kamis, 30 Juli 2026.

Remaja itu menjelaskan, pelaku yang dibonceng langsung merampas telepon seluler dari genggamannya.

Muzaffar menahan pelaku sehingga tertarik cukup jauh lebih dari 20 meter, sebelum akhirnya terseret di aspal dan mengalami luka-luka.

"Pas mau menyimpan handphone, tangan langsung ditarik. Lumayan jauh, karena memegangi pelaku yang dibonceng, saya ketarik ke jalan raya sampai belakang," katanya.

Ia baru melepaskan tangannya dari pelaku setelah yang membawa motor menyuruh rekannya mengeluarkan pisau. Dari situ, Muzaffar terseret dan jatuh hingga mengalami luka-luka.

"Saya kira mereka tidak bawa apa-apa, bisalah dilawan. Pas terlihat bawa pisau, langsung saya lepaskan. Temannya yang bawa motor teriak tujah, tujah," tuturnya.

Hingga kini, keluarga berharap pihak kepolisian segera mengungkap identitas dan menangkap kedua pelaku. Sementara itu, laporan yang telah diterima Polrestabes Palembang masih dalam proses penyelidikan.(*)

Tombol Google News

Tags:

Pelajar Smp Jambret Palembang Pencurian dengan Kekerasan Polrestabes Palembang Muzaffar Aqhari Ahmad Sekip Jaya Sumatera Selatan