Harga Cabai Melonjak Tinggi di Pasar Jakabaring Kota Palembang

9 Oktober 2026 20:55 9 Okt 2026 20:55

Septi Nurhidayati, Mustopa

Redaksi Ketik.com
Thumbnail Harga Cabai Melonjak Tinggi di Pasar Jakabaring Kota Palembang

Aneka komoditas cabai pasar Jakabaring (Foto:Septi N /Ketik.com)

KETIK, PALEMBANG – Fenomena kenaikan harga cabai di Pasar Jakabaring menjadi perhatian masyarakat, terutama ibu-ibu yang mengeluhkan harga cabai yang melonjak tinggi. Harga cabai merah keriting lokal Palembang mencapai angka tertinggi 70 ribu rupiah per kilogram di tinggkat agen.

Kenaikan harga cabai ini terjadi pada bulan September, dengan harga cabai merah berkisar antara 50 hingga 70 ribu rupiah per kilogram. Fenomena ini diperkirakan berlangsung hingga akhir bulan ini.

Kenaikan harga cabai disebabkan oleh stok yang menurun akibat musim kemarau, dan panen yang tidak merata, sehingga menyebabkan permintaan melebihi penawaran. Masyarakat pun mulai mengurangi konsumsi cabai sebagai langkah untuk berhemat.

Dari segi kualitas, cabai Palembang dianggap unggul dibandingkan cabai dari daerah lain. Namun, cabai dari Jawa dan Medan memiliki ketahanan fisik yang lebih baik.

Diketahui Sumber cabai saat ini beragam, dengan Palembang sebagai salah satu sentra penghasil cabai. Daerah lain seperti Pagar Alam, Jambi, dan Bangka Belitung juga turut menyuplai cabai ke pasar.

Informasi ini diperoleh dari Bapak Suparmin, salah seorang agen cabai di Pasar Jakabaring, diwawancarai pada Jumat 9 Oktober 2026. Dirinya menjelaskan tentang kondisi pasar cabai saat ini dan dampaknya terhadap masyarakat.

Para pedagang seperti Bapak Suparmin menyatakan bahwa meskipun harga cabai mahal, pemasaran huga pasokan cabai tetap lancar. 

"Jadi solusinya dengan mengurangi jumlah pembelian, misalnya dari 10 kg menjadi 5 kg" ujar Bapak Suparmin

Dirinya juga menambahkan cabai merah keriting lokal Palembang menjadi salah satu jenis cabai yang paling diminati, dengan harga yang bervariasi. 

"Harga cabai hijau keriting dan cabai rawit juga memiliki harga yang berbeda-beda, dengan cabai hijau keriting dihargai sekitar 30 ribu rupiah," tambahnya.

Daya beli masyarakat mengalami penurunan seiring dengan kenaikan harga cabai. Masyarakat yang biasanya membeli dalam jumlah besar kini beralih ke pembelian yang lebih sedikit.

Bapak Suparmin berharap agar usaha dagangnya tetap berjalan lancar meskipun ada tantangan harga. Ia mengajak masyarakat untuk tetap membeli cabai sebagai kebutuhan pokok, terutama menjelang musim-musim tertentu.(*)

Tombol Google News

Tags:

Kenaikan Harga Cabai kota palembang stok cabai Pasar Jakabaring Ekonomi Kota Kebutuhan Pokok Pedagang pasar