Rayakan Hari Museum Nasional, Intip Keseruan Wisata Edukasi 4 Museum JTP Group di Kota Batu

12 Oktober 2026 16:12 12 Okt 2026 16:12

Dafa Wahyu P., Aziz Mahrizal

Redaksi Ketik.com
Thumbnail Rayakan Hari Museum Nasional, Intip Keseruan Wisata Edukasi 4 Museum JTP Group di Kota Batu

Museum Tubuh Jatim Park 1, meraih rekor MURI sebagai museum dengan koleksi replika organ tubuh manusia terbesar. (Foto: JTP Group)

KETIK, BATU – Empat museum milik Jawa Timur Park Group (JTP Group) di Kota Batu, Jawa Timur, menawarkan pengalaman belajar melalui koleksi keanekaragaman hayati, anatomi manusia, sejarah transportasi, hingga perkembangan musik dan budaya dunia.

Keberadaan Museum Satwa, Museum Tubuh, Museum Angkut, dan Museum Musik Dunia menjadi bagian dari upaya memperluas akses masyarakat terhadap pengetahuan melalui wisata edukasi, bertepatan dengan peringatan Hari Museum Nasional setiap 12 Oktober.

Manajer Marketing dan Public Relations Jawa Timur Park Group, Titik S. Ariyanto, menjelaskan bahwa keempat museum tersebut dikembangkan dengan karakter koleksi dan pendekatan pembelajaran yang berbeda.

Pengunjung tidak hanya memperoleh informasi, tetapi juga dapat mengeksplorasi pengetahuan melalui pengalaman langsung di setiap museum.

“Melalui Museum Satwa, Museum Tubuh, Museum Angkut, dan Museum Musik Dunia, Jawa Timur Park Group berupaya menghadirkan beragam perspektif pembelajaran dalam satu ekosistem wisata edukasi,” ujarnya, Senin, 12 Oktober 2026.

Museum Satwa menjadi salah satu destinasi yang mengenalkan kekayaan fauna melalui sekitar 1.000 koleksi awetan satwa dari berbagai belahan dunia.

Koleksi tersebut memperlihatkan keragaman spesies beserta karakteristiknya, sekaligus memberikan kesempatan kepada pengunjung untuk mempelajari keanekaragaman hayati.

Selain koleksi satwa, museum ini menghadirkan Wanantara Show, sebuah pertunjukan yang mengangkat keanekaragaman flora dan fauna.

Perpaduan koleksi dan pertunjukan tersebut menjadi sarana untuk mengenalkan kekayaan alam serta pentingnya menjaga kelestarian satwa dan habitatnya.

Foto Salah satu area otak di Museum Tubuh JTP 1 yang dibenahi untuk menyambut libur sekolah. (Foto: JTP Group)Salah satu area otak di Museum Tubuh JTP 1 yang dibenahi untuk menyambut libur sekolah. (Foto: JTP Group)

Berbeda dengan Museum Satwa, Museum Tubuh berfokus pada pengenalan anatomi manusia melalui berbagai replika organ tubuh. Museum ini juga meraih rekor Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) sebagai museum dengan koleksi replika organ tubuh manusia terbesar.

Pengalaman pembelajaran di Museum Tubuh turut dilengkapi dengan penyajian cadaver yang dapat diamati secara langsung oleh pengunjung berusia 18 tahun ke atas.

Melalui pendekatan visual dan pengamatan tersebut, pengunjung berkesempatan memahami struktur tubuh manusia secara lebih mendalam.

Foto Upacara HUT RI ke-81 di Museum Angkut, Inspektur upacara berada di mimbar yang merupakan mobil Chevrolet Corvette Stingray tahun 1963. (Foto: JTP Group)Upacara HUT RI ke-81 di Museum Angkut, Inspektur upacara berada di mimbar yang merupakan mobil Chevrolet Corvette Stingray tahun 1963. (Foto: JTP Group)

Sementara itu, Museum Angkut mengajak pengunjung menelusuri perkembangan transportasi melalui sekitar 350 koleksi mobil dan 150 koleksi motor dari berbagai negara.

Ragam kendaraan yang dipamerkan merepresentasikan perubahan desain, teknologi, serta fungsi transportasi dalam kehidupan manusia dari masa ke masa.

Pengalaman di museum ini juga dilengkapi dengan entertainment show yang memadukan unsur hiburan dan tema transportasi. Penyajian tersebut menjadi pendekatan lain untuk mengenalkan sejarah kendaraan dalam suasana wisata yang lebih dinamis.

Foto Ilustrasi pengunjung yang mengikuti tantangan ketepatan irama bertajuk Whitney Houston Drum Challenge di Museum Musik Dunia, Jatim Park 3. (Foto: JTP Group)Ilustrasi pengunjung yang mengikuti tantangan ketepatan irama bertajuk Whitney Houston Drum Challenge di Museum Musik Dunia, Jatim Park 3. (Foto: JTP Group)

Adapun Museum Musik Dunia menghadirkan perjalanan sejarah musik melalui koleksi alat musik dan media rekaman dari berbagai era serta latar budaya.

Museum ini memiliki 212 koleksi alat musik tradisional Indonesia, 643 koleksi alat musik tradisional luar negeri, 64 koleksi alat musik klasik, serta 625 koleksi piringan hitam atau vinyl.

Koleksi alat musik klasik dan vinyl memberikan gambaran mengenai perkembangan instrumen musik, teknologi rekaman, hingga perubahan cara masyarakat menikmati musik.

Melalui berbagai koleksi tersebut, pengunjung dapat mengenal keragaman ekspresi musikal dari Indonesia maupun negara lain.

Titik menuturkan, peringatan Hari Museum Nasional menjadi momentum untuk memperkuat peran museum agar tetap relevan dengan kebutuhan masyarakat.

Menurut dia, museum tidak hanya berfungsi sebagai tempat penyimpanan koleksi, tetapi juga dapat menjadi ruang pembelajaran yang mendorong rasa ingin tahu dan penghargaan terhadap ilmu pengetahuan, sejarah, serta kebudayaan.

“Kami berharap keberadaan museum dapat mendorong rasa ingin tahu, memperluas wawasan, serta meningkatkan apresiasi masyarakat terhadap ilmu pengetahuan, sejarah, dan budaya,” ungkapnya.

Pengembangan empat museum tersebut mencerminkan konsep edutainment yang diterapkan JTP Group dengan menggabungkan pendidikan dan hiburan dalam kegiatan wisata. Setiap museum menawarkan fokus pembelajaran tersendiri, sehingga masyarakat dapat memilih pengalaman sesuai dengan bidang pengetahuan yang ingin dieksplorasi.

Melalui keberagaman koleksi dan tema yang dihadirkan, museum diharapkan dapat terus menjadi ruang publik untuk berbagi pengetahuan, mengenalkan warisan budaya, mendokumentasikan perkembangan peradaban, serta membangun apresiasi masyarakat terhadap berbagai aspek kehidupan.(*)

Tombol Google News

Tags:

Hari Museum Nasional Jatim Park Group Museum Satwa Museum Musik Dunia Museum Tubuh museum angkut Info Kota Batu Berita Kota Batu