KETIK, SLEMAN – Dalam rangka memperingati Hari Kearsipan ke-54 yang jatuh setiap 18 Mei 2025 sekaligus menyambut Hari Jadi ke-109 Kabupaten Sleman, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Perpusarsip) Kabupaten Sleman menggelar pameran arsip dan foto sejarah di Lapangan Pemda Sleman.
Pameran ini menampilkan 24 koleksi foto dan arsip sejarah Sleman dari masa ke masa, termasuk dokumentasi bekas pabrik gula di Beran dan pembangunan Selokan Mataram. Tujuan pameran ini adalah untuk mengenalkan sejarah lokal kepada masyarakat dan memperkenalkan perkembangan Kabupaten Sleman.
Kepala Bidang Pengembangan Sistem dan Pelayanan Dinas Perpusarsip Sleman, Yuni Prasetyo Budi Ilmawan, menjelaskan bahwa pameran ini bertujuan untuk mengenalkan sejarah lokal kepada masyarakat.
"Harapannya, masyarakat bisa memahami proses pembangunan Sleman dari waktu ke waktu," terangnya.
Sedangkan Kepala Kantor Arsip Dinas Perpusarsip Sleman, Abu Bakar mengatakan bahwa pameran ini juga bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga dan melestarikan sejarah dan budaya Sleman.
"Kami berharap bahwa pameran ini dapat menjadi sarana edukasi bagi masyarakat untuk memahami sejarah dan budaya Sleman," ujarnya.
Disebutkan oleh Abu Bakar bahwa foto-foto sejarah lokal Sleman juga sebagai nilai sejarah khasanah bangsa. Selain itu foto Sleman tempo doeloe membawa kenangan bagi anak cucu kita.
Dijelaskan dengan adanya pameran ini, diharapkan masyarakat Sleman dapat lebih mengenal sejarah dan perkembangan Kabupaten Sleman. Serta dapat memahami pentingnya pengelolaan arsip yang baik untuk melestarikan sejarah dan budaya Sleman.
Selain itu pameran ini juga dapat meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga dan melestarikan sejarah dan budaya Sleman. Dengan demikian, sejarah dan budaya Sleman dapat terus hidup dan berkembang. Abu Bakar berharap kedepan obyek yang ditampilkan dapat lebih banyak lagi jumlahnya.
Disamping menggelar pameran arsip dan foto sejarah di Lapangan Pemda Sleman. Dinas Perpusarsip juga menyediakan pameran virtual yang dapat diakses masyarakat setiap saat melalui laman resmi.
Dengan begitu masyarakat dapat melihat koleksi digital arsip Sleman kapan saja dan dari mana saja.
Kembali Yuni Prasetyo menyebutkan, pihaknya juga membuka kesempatan bagi masyarakat yang memiliki dokumentasi sejarah untuk menyumbangkan atau menitipkan arsip mereka.
"Kami menyediakan lemari tahan api untuk penyimpanan dan layanan digitalisasi agar dokumentasi sejarah lebih awet," ungkapnya.
Kembali ia sampaikan, kedepannya Dinas Perpusarsip Sleman berencana menyelenggarakan pameran arsip seperti ini secara rutin. Selain itu, akan dilakukan pelatihan dan penataan arsip hingga ke tingkat Kalurahan.
Diah (54), warga Mlati, mengapresiasi penyelenggaraan pameran ini. Menurutnya, pameran ini bisa menjadi sarana edukasi warga Sleman agar mengetahui bagaimana perkembangan Kabupaten Sleman.
"Selama ini saya kira tenun itu identik dengan Nusa Tenggara. Ternyata Sleman juga pernah memproduksi, jadi tidak hanya batik," pungkasnya. (*)
Pameran Arsip dan Foto Sejarah Sleman, Mengenalkan Sejarah Lokal kepada Masyarakat
16 Mei 2025 15:45 16 Mei 2025 15:45
Fajar Rianto, Muhammad Faizin
Redaksi Ketik.com
Memperingati Hari Kearsipan ke-54 yang jatuh setiap 18 Mei 2025 sekaligus menyambut Hari Jadi ke-109 Kabupaten Sleman. Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Perpusarsip) Kabupaten Sleman,Jumat 16 Mei 2025 menggelar pameran arsip dan foto sejarah di Lapangan Pemda Sleman. (Foto: Diskominfo Sleman / Ketik.co.id)
Tags:
Pameran Arsip Sleman Sejarah Sleman Kearsipan Sleman edukasi sejarah Sleman Bersejarah Pengelolaan Arsip Sejarah lokal Kabupaten SlemanBaca Juga:
Pemkab Sleman dan Pengadilan Agama Perkuat Sinergi, Bidik Penurunan Pernikahan DiniBaca Juga:
Pemantau Peradilan Sebut Kekecewaan Pengacara Terdakwa Sri Purnomo Sebagai "Lagu Lama" di Sidang TipikorBaca Juga:
Jejak Culas Dana Hibah Pariwisata Sleman, Potongan Fee hingga Proposal Berkode 'RA'Baca Juga:
Proposal Kilat dan Perbedaan Alamat Terungkap dalam Sidang Dugaan Korupsi Dana Hibah Pariwisata SlemanBaca Juga:
Sleman Borong Penghargaan Bidang Farmasi dan Alkes DIY, Cahya Purnama: Ini Buah DisiplinBerita Lainnya oleh Fajar Rianto
17 April 2026 18:59
Krematorium TPU Madurejo Sleman Hapus Retribusi Sepenuhnya, Dulu Bayar Rp5 Juta
17 April 2026 18:43
Pelantikan DPN Peradi 2026-2031, Imam Hidayat Tekankan Sinergi Empat Pilar Penegakan Hukum
17 April 2026 10:20
Bupati Sleman Harda Kiswaya Resmikan Jembatan Jatra Winongo Senilai Rp 1,6 Miliar
15 April 2026 14:31
Digitalisasi Rusunawa Sleman: Dari SIMRUWA hingga Target Hunian Kelas Satu
15 April 2026 12:27
Zulfikri Sofyan: Vonis Bebas di PN Ruteng NTT Adalah Lompatan Keadilan Substantif
14 April 2026 15:49
Strategi Bidang Cipta Karya DPUPKP Sleman Wujudkan Kedaulatan Air Desa: Menuju PAMdes yang Mandiri
Trending
Pelabuhan Kupal Jadi Jagoan PAD Dishub Halsel, Ramli Manui Mulai Waswas Tahun Ini
SPPG Lajolor Diresmikan, Layani 800 Penerima Manfaat di Singgahan Tuban
Bupati Lebak Apresiasi Prestasi Nathan FC dan Potensi Atlet Muda Daerah
Penyegelan Pabrik Ayam di Jombang, Aktivis: Penindakan Harus Berlaku Sama, Jangan Ada Kepentingan Bisnis
